Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buah Delima

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buah Delima – Buah delima merupakan buah yang mengandung banyak zat antioksidan yang tinggi dan sehingga memiliki banyak manfaat terutama untuk kulit.

1

Buah yang diperkirakan berasal dari Timur Tengah tepatnya di Iran ini memiliki berbagai macam jenis yaitu delima merah, delima putih dan delima ungu. Delima memiliki nama latin yaitu Punica granatum atau Punica granatum L. dan berasal dari kerajaan Plantae atau tumbuhan dan berasal dari genus Punica.

Buah delima memiliki nama yang berbeda di setiap negara misalnya di Vietnam, buah ini disebut dengan Lu’u atau Thap Lu’u, di Thailand disebut Thapthim dan di Filipina disebut dengan Granada atau Delima. Klasifikasi lengkap dari tumbuhan Punica granatum L. ini yaitu:

  • Kingdom : Plantae atau tumbuhan
  • Sub kingdom: Tracheobionta atau tumbuhan berpembuluh
  • Super devisi: Spermatophyta atau tumbuhan yang menghasilkan biji
  • Devisio : Magnoliophyta atau tumbuhan berbunga
  • Classis : Magnoliopsida atau tumbuhan dikotil atau tumbuhan berkeping dua yang termasuk ke dalam sub kelas Rosidae
  • Ordo : Myrtales
  • Familia : Punicaceae
  • Genus : Punica
  • Species : Punica granatum

Delima dapat tumbuh di daerah dataran rendah hingga daerah yang memiliki ketinggian dibawah 1.000 mdpl. Media tanam yang digunakan adalah tanah gempur yang tidak tergenang air dan air tanah yang tidak dalam. Ciri-ciri dari delima yaitu:

  • Memiliki batang kayu dengan ranting bersegi, memiliki percabangan yang banyak, lemah, pada ketiak daun terdapat duri. Berwarna coklat ketika masih muda dan ketika kotor akan berwarna hijau tua.
  • Pada daun, berbentuk lonjong hingga lanset dengan pangkal lancip dan ujung yang tumpul memiliki tepi yang rata dan tulang yang menyirip serta permukaan daun yang mengkilap. Daun delima memiliki panjang sekitar 1-9 cm dengan lebar sekitar 0,5-2,5 cm.
  • Delima berbunga sepanjang tahun dengan jenis bunga tunggal. Bunga memiliki tangkai yang pendek dan keluar di ujung ranting atau dari ketiak daun teratas. Biasanya, bunga berwarna merah, ungu atau putih dan terdapat sekitar 1-5 bunga.
  • Buah delima berbentuk bulat berdiameter sekitar 5-12 cm dan terdapat bercak yang agak menonjol dan berwarna lebih tua. Memiliki biji yang banyak dan kecil. Warna biji beragam sesuai dengan jenis delima dengan bentuk yang bulat panjang, bersegi pipih dan keras serta tersusun tidak beraturan.

Menurut penelitian, terdapat berbagai macam kandungan yang tidak hanya terdapat pada buah namun juga pada kulit buah, kulit akar dan kayu serta daun. Kandungan kimia, nutrisi dan vitamin yang terkandung diantaranya yaitu:

  • Kulit buah : alkoloid pelletierene, betulic acid, granantin, oatu, ursolic acid, elligataniun, isoquercitrin, truterpenoid, resin dan kalsium oksalat.
  • Kulit akar dan kulit katu terdapat sekitar 20% elligatanin, 0.5-1% alkaloid misalnya pseudopelletierine. Dalam bagian ini juga memiliki astringen yang kuat yang dapat digunakan untuk pengobatan diaere sedangkan alkaloid pellitierine dapat melumpuhkan cacing pita, cacing kremi dan cacing gelang.
  • Dalam daun mengandung alkaloid, kalsium oksalat, tannin, lemak, peroksidase dan sulfur.

Dalam sari buah, terdapat potasium atau ion kalium yang tinggi, asam folic dan vitamin A, C, E. Dalam biji terkandung kalium 259 mg/100 gr, energi 63 kal/100 gr, vitamin C 30 mg/100 gr. Sedangkan pada jus delima kandungannya yaitu:

  • Asam sitrat,
  • Asam malat,
  • Glukosa,
  • Fruktosa,
  • Maltosa,
  • Vitamin A, C dan E,
  • Mineral seperti kalsium, fosfor, magnesium, natrium, kalium,
  • Tanin

 

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *