Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ketumbar

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ketumbar – Ketumbar merupakan salah satu tanaman rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masakan. Biji ketumbar hampir sama dengan lada jika tidak dihaluskan. Besar diameter dari biji ketumbar kira-kira 1-2 mm.

1

Di beberapa negara, ketumbar atau Coriandrum satuvim L. disebut dengan berbagai nama, misal dalam bahasa Inggris disebut sebagai Coriuander, di Amerika Latin disebut dengan cilanyto, di Thailand disebut dengan phak chee.

Klasifikasi

Ketumbar masuk ke dalam keluarga Apiaceae atau umbelliferae dan termasuk sebagai keluarga wortel-wortelan. Klasifikasi lengkap dari Coriandrum sativum L. yaitu:

Kingdom : Plantae atau tumbuhan

Subkingdom : Tracheobionta atau tumbuhan berpembuluh

Superdivision : Spermatophyta

Division : Magnoliophyta atau tanaman berbunga

Class : Magnoliopsida

Subclass : Rosidae

Order : Apiales

Family : Apieceae atau Umbelluferae

Genus : Coriandrum

Species : Coriandrum sativum

Morfologi

Tanaman ketumbar merupakan tanaman yang termasuk sebagai semak semusim dan hanya memiliki tinggi sekitar 1 meter dengan akar tunggang bulat, berwarna putih dan bercabang. Ketumbar memiliki batang dan berkayu dengan tekstur lunak dan beralur serta berlubang, memiliki percabangan dikotom dan berwarna hijau.

Memiliki akar tunggang yang bulat dan bercabang serta berwarna putih. Sedangkan pada daunnya, Coriandrum sativum L. memiliki tulang daun yang menyirip, termasuk daun majemuk, bersel udang dan di tepi daun berwarna hijau dan hijau keputih-putihan.

Bunga ketumbar termasuk ke dalam bunga majemuk yang berbentuk payung. Panjang tangkai dari bunga ini sekitar 5-10 cm. Bunga ini memiliki warna putih dengan 5 lempar lepas yang masing-masing mempunyai panjang 2-3 cm.

Pada bagian mahkota dari bunga, terdiri dari 5 daun mahkota yang berwarna merah muda atau putih. Sedangkan pada buah, ketumbar memiliki bentuk yang agak kotak hingga bulat yang akan berwarna hijau ketika masih muda dan berwarna kuning kecoklatan ketika masak. Buah akan memiliki biji yang bulat coklat.

Tanaman yang daunnya disebut juga sebagai fresh coriander atau coriander leaves atau Chinese parsley atau cilantro ini dapat tumbuh di daerah yang termasuk dataran rendah ataupun di dataran tinggi yang memiliki ketinggian hingga 2000 mpdl. Panen dapat dilakukan setelah tanaman berumur sekitar 3 bulan. Tanaman yang telah dipanen akan dijemur dan kemudian akan dipisahkan dari buahnya yang berwarna coklat.

Kandungan dalam Tanaman Ketumbar

Ketumbar memiliki banyak manfaat karena mengandung berbagai macam nutrisi, mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh. Pada biji ketumbar, terdapat minyak esensial yang kadarnya dapat mencapai 0.5-1% yang juga sebagai antibakteri atau anti mikroba. Hasilnya adalah, daya tahan tubuh dapat meningkat sehingga tidak mudah untuk terjangkit penyakit.

Atsiri atau minyak esensial yang terkandung juga dapat bertugas sebagai stimulan, merangsang enzim pencernaan, meningkatkan fungsi hati, menguatkan organ pencernaan dan untuk meningkatkan nafsu makan. Jika menambahkan biji ketumbar pada makanan, akan membuat produksi peroksida lipid menurun dan kolesterol darah juga akan ikut menurun.

Terdapat komponen aktif yang terdapat dalam ketumbar yang bernama linalool dengan jumlah sekitar 60-70% dari total minyak esensial yang membuat tanaman tersebut tidak hanya digunakan sebagai bumbu masak namun juga dapat digunakan untuk mengobati beberapa penyakit misalnya sakit kepala, perut kembung dan radang payudara. Komponen aktif tersebut terdiri dari:

  • Geraniol sebanyak 1,6-2,6%.
  • Geranil asetat sebanyak 2-3%.
  • Kamfor sebanyak 2-4%.
  • Senyawa dari golongan hidrokarbon dengan jumlah sekitar 20% terdiri dari b-pinen, 1-pinen, p-simen, dipenten, a-terpinen, g-terpinen, fellandren, terpinolen.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *