Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pasak Bumi

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Pasak Bumi – Tanaman pasak bumi merupakan salah satu tanaman khas dari Indonesia, di dalam negeri sendiri tanaman ini memiliki beragam nama sesuai dengan wilayah tumbuhnya, ada yang mengatakan sebagai bidara laut, memperoleh, widara putih, penawar pahit, pesan, tongkat Ali dan masih banyak lagi.

1

Mungkin kebanyakan dari Anda masih cukup awam dengan jenis tanaman yang satu ini. Namun tak ada salahnya melihat beberapa manfaat yang ditawarkan, karena pada kenyataannya satu tanaman saja mengandung jutaan khasiat, baik itu bagi kesehatan maupun yang lainnya. sangat penting untuk diketahui bahwa tanaman pasak bumi ini juga cukup banyak dimanfaatkan oleh produsen obat-obatan.

Sebagian besar hasil dari budidaya tanaman tersebut akan diekspor ke luar negeri, umumnya bangsa asing memang menyukainya karena bisa diolah menjadi berbagai macam produk berkualitas yang nilai jualnya juga sangat mahal. Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih detail mengenai tanaman tersebut simak beberapa ulasannya berikut ini. Pasak bumi sendiri tergolong sebagai tanaman dengan klasifikasi :

Kingdong: Plantae

Divisi: Magnoliophyta

Kelas: Magnolipshida

Ordo: Sapindales

Family: Simaorubaceae

Genus: Eurycoma

Spesies Eurycoma Longifoia Jack

Tergolong dalam kerajaan tumbuhan dengan beberapa klasifikasi tersebut, sebagian besar orang biologi mengenalnya dengan nama eurycoma longifoia jack. Tanaman ini berbentuk sebagai pohon yang kecil dengan karakteristik berikut ini:

  1. Tinggi dari pohon ini bisa mencapai angka 6 meter, ini jika pertumbuhannya bisa maksimal, namun jika tidak rata-rata hanya sampai 4 meter saja.
  2. Tergolong sebagai jenis tumbuhan monokotil mengingat dari pohonnya saja tak bercabang, namun beberapa diantaranya yang ditemukan memiliki paling tidak satu atau 2 cabang dengan karakteristik menyerupai sebuah payung.
  3. Pohon dari tanaman pasak bumi tak terlalu besar dengan diameter kurang lebih 15 cm. Batang tersebut berwarna coklat dengan tekstur yang cukup licin.
  4. Memiliki daun yang majemuk dan menyirip, jumlahnya sendiri ganjil, sesuai dengan jenisnya sebagai tumbuhan monokotil.
  5. Pohon jantan tetap dapat menghasilkan buah pasak bumi, namun kebanyakan buahnya akan selalu gugur di saat masih muda, berbeda dengan pohon betina yang selalu menghasilkan buah dalam jumlah yang lebat dan tak rentan untuk mengalami keguguran.

Itulah sekilas mengenai ciri-ciri atau karakteristik dari tanaman yang kaya akan khasiat tersebut. Jika secara sengaja atau tidak Anda menjumpai tanaman dengan ciri tersebut maka bisa dikatakan sebagai pasak bumi, jangan buru-buru untuk menebangnya karena bisa dimanfaatkan sebagai obat atau juga bahan yang lainnya. bahkan bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan bisa dimulai sekarang juga mengingat harga jual yang ditawarkan oleh tanaman ini tergolong sangat tinggi.

Selain untuk dijual pada pembeli dalam negeri Anda juga bisa mengekspornya hingga ke luar dengan harga perkilo mencapai jutaan rupiah. Pasak bumi merupakan tanaman yang kaya akan berbagai macam khasiat, baik itu dari daun, akar, batang, bunga, buah dan juga daunnya, dengan kata lain semua bagian dari tanaman tersebut bisa dimanfaatkan, kebanyakan diantaranya digunakan sebagai obat yang dapat meningkatkan stamina.

Entah itu dengan dicampurkan dalam minuman berenergi maupun obat-obatan. Tak jarang juga yang mengidentikkannya sebagai tanaman yang berguna untuk meningkatkan vitalitas kaum adam. Hal ini jugalah yang membuat nilai jualnya semakin mahal. Jadi dibanding dengan mengosongkan lahan produktif Anda akan jauh lebih baik menggunakannya untuk budidaya tanaman tersebut. Caranya mudah dengan hasil yang cukup menguntungkan.

 

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *