Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Wortel

Klasifikasi Terhadap Tanaman Wortel

Menurut sistem tumbuh – tumbuhan / ‘taksonomi’, Klasifikasi Wortel sebagai berikut :

  • Devisio : Spermatophyta
  • Sub Devisio : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledon
  • Ordo : Umbelliferales
  • Family : Umbelliferae
  • Genus : Daucus
  • Species : Daucus Carota L.

Morfologi Tanaman Wortel

2.1. Bunga Wortel

Bunga dari Tanaman Wortel pada umumnya tumbuh dibagian ujung tanaman, memiliki bentuk payung berganda, serta mempunyai warna putih bersih atau merah jambu agak pucat. Tangkai bunga agak pendek dan berukuran tebal. Rangkaian kuntum bunga terletak di area bidang yang sama. Bunga – bunga wortel yang sudah melalui fase penyerbukan akan menghasilkan buah dan biji – bijian berukuran kecil dan berbulu.

2.2. Umbi

Wortel dikenal sebagai salah satu tanaman sayur umbi semusim yang memiliki bentuk semak dimana mampu tumbuh dengan subur di sepanjang tahun baik itu ketika musim sedang musim hujan atau musim kemarau. Memiliki batang pendek dan berakar tunggang dengan bentuk yang berubah – ubah dari bakal umbi hingga menjadi umbi yaitu terakhir berbentuk bulat dan memanjang. Warna umbi adalah kuning kemerah – merahan, banyak mengandung karoten A, vitamin B, vitamin C dan mineral.

Pada awalnya di Indonesia hanya dikenal beberapa varietas Wortel, namun seiring waktu ke masa depan mengalami perkembangan yang semakin maju pesat, saat ini banyak ditemukan varietas – varietas baru sebagai bibit unggul dibandingkan dengan generasi – generasi sebelumnya, dimana varietas – varietas yang dimaksud dibagi berdasarkan atas 3 kelompok besar didasarkan atas bentuk umbi yaitu tipe ‘Imperator’, ‘Chantenay’ dan ‘Nantes’.

Yang dimaksud dengan tipe Imperator adalah mempunyai umbi yang berbentuk bulat memanjang dengan ujung – ujungnya yang meruncing atau menyerupai kerucut, panjang umbi kisaran 20 s/d 30 Cm, dengan cita rasa kurang manis, agak hambar sehingga jarang disukai oleh konsumen. Sedangkan tipe Chantenay mempunyai umbi berbentuk bulat panjang berujung tumpul, dengan ukuran panjang sekitar 15 s/d 20 Cm. dan bercita rasa manis renyah serta banyak air sehingga disukai oleh konsumen. Tipe terakhir yaitu Nantes mempunyai umbi berbentuk peralihan antara tipe satu dan dua yaitu bulat pendek dengan ukuran panjang sekitar 5 s/d 6 Cm atau berbentuk bulat agak panjang dengan ukuran umbi memiliki panjang antara 10 s/d 15 Cm.

Nah dari ketiga kelompok umbi Wortel tersebut di atas, varietas unggulan diberikan kepada kelompok Chantenay yang setiap tahun mampu menghasilkan panen / produksi terbaik, sehingga banyak dikembangkan dimana – mana termasuk Indonesia.

2.3. Daun Wortel

Daun tanaman ini memiliki sifat majemuk dan menyirip berbentuk ganda 2 / 3, dengan anak – anak daun berbentuk garis – garis. Masing – masing tanaman mempunyai 5 s/d 7 tangkai daun yang berukuran agak panjang dengan tangkai daun bersifat agak kaku dan tebal dilengkapi permukaan yang halus, sedangkan helaian daun tipis dan lemas.

2.4. Batang Wortel

Batang dari Tanaman Wortel berukuran sangat pendek sehingga sekilas pandang seperti tak terlihat, berbentuk bulat dan tak berkayu, agak keras dan memiliki diameter kecil yaitu sekitar 1 s/d 1,5 Cm. Warna batang adalah hijau tua, tidak bercabang namun ditumbuhi oleh tangkai daun yang agak panjang sehingga terlihat seperti bercabang.

2.5. Akar Wortel

Tanaman Wortel mempunyai sistem perakaran serabut dan tunggang, dimana dalam pertumbuhannya banyak mengalami perubahan – perubahan dari sisi bentuk dan fungsi yaitu media untuk menyimpan cadangan makanan. Akar lama kelamaan akan berubah menjadi semakin besar lalu membentuk bulat memanjang hingga mencapai diameter sekitar 6 Cm dan panjang sampai 30 Cm, tergantung dari varietas masing – masing.

Nah akar tunggang yang sudah melalui proses perubahan bentuk dan fungsi inilah yang disebut dengan istilah Umbi Wortel.

Baca Juga : Cara Budidaya Jamur Tiram

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi Tanaman Wortel, semoga bermanfaat !

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *