Konflik Merah Putih di Kota Manado

Peristiwa merah putih di Manado merupakan salah satu peristiwa yang terjadi setelah masa kemerdekaan. Tepatnya ialah pada masa Jepang mengalami kekalahan dan pihak Sekutu ingin mengambil alih wilayah dari Manado ini. Di mulai dari pesawat B-29 milik AU dari sekutu yang mengebom wilayah Manado.

fi 82

Akibatnya, menimbulkan banyak kerusakan dan juga kematian yang tak sedikit. Dari peristiwa pengeboman oleh pesawat berjumlah banyak tersebut menjadikan sebuah titik kecurigaan pada Jepang. Yang mana Jepang mencurigai adanya pihak Sekutu yang berperan sebagai tokoh nasionalis.

Di mulai dari tahun 1945 tepatnya di bulan april hingga tahun 1946 di pertengahan februari terjadi banyak sekali konflik-konflik, dan menjadikan titik peristiwa merah putih di Manado, seperti:

  • Peristiwa yang terjadi di bulan April hingga Agustus di tahun 1945 saat pimpinan Kaigun mempersiapkan adanya kemerdekaan Indonesia sama seperti perjanjian di waktu dulu. Dalam peristiwa ini, bendera merah putih Indonesia dikibarkan bersama bendera dari Jepang.
  • Bulan September 1945 Belanda dan NICA yang berada di bawah tangan Sekutu terlepas dan bergabung di wilayah Indonesia. Namun dalam peristiwa ini tak menghasilkan dampak apa-apa.
  • Sekutu pergi dari Indonesia namun tugasnya diserahkan ke NICA-KNIL di bawah komando Inggris. Pada kesempatan tersebut, terjadi peristiwa revolusi pemberontakan yang dilakukan oleh pemuda Manado.

Dari sekian banyaknya peristiwa tersebut munculnya satu titik yang menjadikan suatu peristiwa merah putih di kota Manado. Tepatnya di tanggal 14 Februari yang mana pihak Sekutu berhasil mempengaruhi Belanda untuk meminta Kopral Mambi Runtukahu sebagai pemimpin menyerang pos markas garnisun Manado. Hingga akhirnya kaum nasionalis ditangkap oleh NICA dengan tuduhan mata-mata Jepang. Saat peristiwa ini terjadi, J Kaseger ikut berjuang di pihak Indonesia.

Saat dimana keesokan harinya yakni tanggal 15 Februari 1946 komando KNIL yang bernama De Vries telah tertangkap dan menjadi tawanan. Dalam peristiwa ini juga, tahanan tersebut dihadapkan oleh Taulu dan Wuisan untuk menanyakan adanya kudeta militer. Akan tetapi, Taulu dan Wuisan yang sedang terdesak akhirnya mengaku ikut berjuang demi Indonesia.

Namun tak berhenti di situ saja, tepat di tanggal 16 Februari ini terjadi peperangan yang sangat hebat dan akhirnya berhasil mengalahkan pihak penjajah tersebut yang mencoba mengambil alih Indonesia dengan beragam caranya. Hingga setelah kejadian ini, seluruh kota Manado atau Minahasa melakukan proses pengibaran bendera merah putih.

Dalam proses ini, pengibaran bendera merah putih tidak lagi diiringi ataupun disandingkan dengan bendera dari Jepang ataupun dari lainnya. Tepat di hari itu peristiwa pengibaran bendera merah putih terjadi dan lancar. Dari sekian banyak proses perjuangan yang terjadi kala itu, peristiwa ini dijadikan sebagai peristiwa yang bersejarah bagi Manado dan juga Indonesia.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *