‘Kuburan Vampir’ Abad Ke-17 Ditemukan

Pada zaman dahulu *ini bukan dongeng :D*, karena budaya paganisme atau ritual puja terhadap benda-benda telah membaur dalam kehidupan masyarakat.

Hal ini membuat adanya ketakutan baru yang menyelubungi kehidupan masyarakat. Ketakutan ini adalah ketakutan terhadap setan.

q 83

Sebuah komunitas masyarakat di Polandia dapat menemukan solusinya. Karena setan dapat bangkit dari manusia yang sudah mati—menurut kepercayaan mereka—maka, masyarakat di Polandia mengubur mayat orang yang sudah mati dengan mengalunginya dengan benda tajam. Misalnya sabit atau besi melengkung yang dikalungkan di leher, atau pinggul.

Namun, menurut penelitian yang dilakukan oleh para pakar arkeolog, tidak semua mayat yang dikuburkan dikalungi dengan benda tajam semacam ini.

Hanya beberapa kuburan saja yang mayatnya dikalungi dengan benda tajam. Dari 250 kuburan yang diteliti di Drawsko (Polandia), hanya ada 5 diantaranya yang mendapat perlakuan berbeda semacam itu.

Menurut hasil penelitian para arkeolog pula, hal ini disebabkan oleh kepercayaan masyarakat sekitar bahwa kematian yang tidak wajar dapat menimbulkan orang yang mati tersebut dapat bangkit dan menyakiti orang yang masih hidup atau membuatnya menjadi salah satu dari 14 jenis setan.

Kriteria dari kematian yang tidak wajar tersebut antara lain, karena bunuh diri, tenggelam, keguguran, mati sebelum dibaptis, dan bahkan mati dalam pernikahan sendiri, disebut sebagai kematian yang tidak wajar.

Salah satu yang dianggap akan bertransformasi menjadi setan adalah ahli nujum atau peramal atau disebut juga para normal (ahli supranatural). Sehingga mereka akan dimakamkan dengan cara berbeda atau meletakkannya di tempat khusus untuk proses transformasinya nanti.

Tindakan mengalungkan benda tajam di leher atau di pinggul dimaksudkan agar mayat dengan kematian tidak wajar itu tidak akan bisa bangkit dan berjalan jauh.

Metode penguburan ini sering dianggap sebagai praktik anti vampir, dan orang yang dikuburkan dengan cara ini maka dianggap adalah vampir.

Namun, para peneliti mengabaikan sebutan vampir ini, untuk membuka wawasan yang lebih luas sebab memang kepercayaan orang dulu tentang setan serta budayanya begitu mengakar kuat.

Di lokasi kuburan Drawsko, Polandia, mereka yang diketahui dikuburkan dengan benda tajam di sekitar tubuhnya itu masih ditempatkan di tempat yang sama dengan warga desa yang lain dan dengan cara tradisional juga, yaitu dengan ritual kristen.

Baca Artikel Lainnya :

Dengan ini, peneliti menyimpulkan, seberapa jahatpun orang tersebut masih dianggap sebagai warga desa dan masih dihargai keberadaannya. Namun, demikian, setan masih dianggap akan menghinggapi mereka, ditandai dengan adanya arit tersebut.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *