Kuil Loji Tomonoura Sebagai Asal – Usul Dan Latar Pembuatan Film Ponyo On The Cliff By The Sea

Kuil Loji Tomonoura Sebagai Asal – Usul  Dan Latar Pembuatan Film Ponyo On The Cliff By The Sea – Kebanyakan turis asing yang kebetulan mengunjungi Tomonoura adalah karena kemunculan panorama alamnya yang sangat natural dan cantik di film-film ternama seperti animasi klasik “Ponyo on the Cliff by the Sea” oleh Hayao Miyazaki sebagai asal-usul kota Tomonoura dijadikan sebagai kawasan wisata alam paling indah di Jepang dengan kuil khasnya bernama kuil Ioji atau dalam film aksi berjudul “The Wolverine” karya James Mangold.

5

Beberapa turis mancanegara segera membuat rencana buat mengunjungi kuil tersebut guna menikmati pesona pemandangan alam paling permai se-Asia Timur yang diinyatakan dan dipuji oleh seorang pengunjung asal Korea pada tahun 1700an.

Sebagian lainnya adalah dikunjungi oleh pelukis ternama dari kota Paris yang suka duduk – duduk di sekitar teluk setengah lingkaran di pinggir pantai kota untuk melukis pemandangan pantai dan teluk yang terhampar di depan mata mereka dengan hanya menggunakan peralatan sederhana saja yaitu pensil untuk membuat sketsa dan nantinya akan mereka kembangkan lebih sempurna di Paris hingga menjadi sebuah lukisan yang spektakuler.

Untuk keperluan pemandangan yang memukau dari Tomonoura, terbentang di atas langit yang biru, pesona keindahan langit di siang hari yang sangat memukau dan pada malam hari tidak begitu ramai oleh mendung dan banyak kerlip bintang betebaran menghiasi langit malam yang damai, bergegaslah menuju ke arah bagian barat, tepatnya di kompleks taman dan bangunan kuil Ioji. Bertengger manis di sebuah bukit yang curam.

Dimana anda yang berkunjung ke sana harus mempunyai keberanian untuk mendaki bukit guna mencapai kuil ini.

Tapi jangan kuatir karena pendakian anda akan berakhir bahagia karena ketika sampai di tujuan, terbentang bangunan kuil yang sangat menakjubkan dan menyajikan pemandangan area teluk Tomonoura serta gugusan pulau-pulau sekitarnya, Sensuijima dan Bentenjima untuk bisa anda nikmati buat acara liburan anda ke Jepang. Lakukan kegiatan ini pada hari – hari yang cerah, dimana anda bisa melihat laut Dalam Seto serta perbukitan Shikoku yang berundak – undak nun jauh di seberang langit, membuat mata dan hati anda menjadi terharu akan lukisan alam yang sangat mempesona.

Kuil Loji Tomonoura

Kuil Loji tidak begitu besar dalam hal bangunan sehingga anda bisa menjelajahinya dengan cepat hanya dalam sekali putaran saja.

Loji dibangun oleh salah satu pencetus aliran Budha Shingon, Kobo Daishi, semasa kejayaan periode Heian ketika Sang Budha sedang disebarluaskan di seluruh Jepang.

Terdapat sebuah menara lonceng besar yang menghadap ke arah teluk merupakan asesoris asli yang dibangun pada tahun 1642 untuk mengundang para pengikut aliran Budha pada waktu itu untuk menghadiri ritual upacara keagamaan,

sedangkan bangunan utamanya telah banyak mengalami renovasi berulang – ulang dan terakhir dibangun ulang pada tahun 1685.

Kalau anda kebetulan berada di kawasan ini pada musim semi, anda bisa jalan – jalan melalui sebuah jalur yang di kiri dan kanan dipagari oleh pepohonan bunga sakura yang memanjang di area masuk lorong, dimana anda bisa duduk – duduk di bawah bayangan sebatang pohon sakura sambil menikmati kelopak mahkota bunga sakura yang berguguran di atas rambut anda adalah sebuah pemandangan spektakuler yang patut untuk anda rasakan.

Untuk bisa menyaksikan pemandangan yang lebih spektakuler, anda bisa jalan – jalan menuju ke area pemakaman di belakang kuil dengan menaiki beberapa anak tangga melintasi area kebun bunga sakura menuju bangunan bernama Taishiden merupakan sebuah podium yang terletak di puncak bukit dengan sebuah menara merah kecil di dalamnya.

Menara tersebut sebagai media penanda untuk menunjukkan bahwa pendakian menuju puncak bukit hanya memakan waktu sekitar 15 menit, terdapat 614 anak tangga dari batu sungai yang disusun rapi untuk memudahkan kelompok wanita dalam menaiki bukit melintasi kawasan kebun liar pepohonan belukar perdu dan sakura, namun begitu anda tiba di puncak bukit, anda akan mendapatkan pemandangan luar biasa spektakuler yang jarang anda temukan di tempat lain di Jepang.

Tomonoura, Sebuah Wisata Populer Di Hiroshima

Tomonoura berjarak setengah jam dengan menggunakan bus dari Stasiun JR Fukuyama kemudian naik bus nomor 5 dari luar stasiun, dan berhenti di Tomonoura atau pemberhentian terakhir berupa pelabuhan Tomo ( Tomo Ko ).

Kota ini menyajikan cantiknya pemandangan laut Pedalaman Seto, merupakan kota nelayan dengan kehidupan tradisionalnya yang sangat kental.

Gaya old – fashioned yang kental akan menyapa para turis mancanegara, jejeran rumah – rumah kayu yang mampu bertahan dari gerusan waktu.

Tak mengherankan jika daerah ini terpilih sebagai latar pembuatan sebuah film sensasional dari Studio Ghibli berjudul  Ponyo on the Cliff by the Sea, terinspirasi dengan keindahan panorama alam Tomonoura.

Perjalanan menyusuri perkotaan Tomonoura di Hiroshima sejak dulu mempunyai catatan sejarah pariwisata Jepang yang sangat panjang dan bisa menjadi impian siapa saja untuk mengunjunginya, karena diketahui bahwa Hiroshima merupakan sebuah prefektur yang selalu ada di daftar teratas tempat eksotik di dunia yang memiliki panorama dan sejarah menarik untuk diketahui.

Sehingga, ketika anda sedang berada di Eropa, saat ditanyai oleh orang – orang yang lewat di hadapan anda, ingin melakukan perjalanan kemana saat anda akan ke Jepang ?

Banyak orang yang memilih Hiroshima sebagai tujuan utama perjalanan liburan mereka dan kuil Loji serta panorama alam Tomonoura merupakan pilihan tepat buat bersantai bersama keluarga tercinta.

Baca Artikel Lainnya :

Itulah sisi lain dari Hiroshima dan Tomonoura yang selama ini luput dari pandangan publik. Jika ke Hiroshima dan anda menginginkan suasana pantai yang khas dan unik tapi aman dan nyaman buat berlibur, maka Tomonoura bisa menjadi pilihan yang tepat.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *