Macam-Macam Bentuk Piramida Ekologi

Piramida ekologi merupakan sebuah kalkulasi data yang berupa diagram untuk menggambarkan faktor-faktor yang penting dalam suatu ekosistem secara ekologis, seperti biomassa, energi, ukuran populasi, dan variasi antar tingkatan tropik.

q 125

Secara sederhana pada diagram ini akan menempatkan produsen dalam hal ini tumbuhan yang dapat berfotosintesis pada bagian paling bawah, sedangkan bagian paling atas merupakan tingkatan tropik tertinggi. Setiap ukuran tersebut akan menggambarkan setiap tingkatan dalam tropik tersebut.

Berikut macam-macam bentuk piramida ekologi, antara lain:

  1. Piramida Biomassa

Merupakan piramida ekologi dengan ukuran yang berat menggambarkan materi hidup diwaktu tertentu. Pada saat mengukur biomassa pada setiap tingkatan tropik, maka rata-rata berat sebuah organisme pada setiap tingkatan harus diukur terlebih dahulu, baru selanjutnya jumlah masing-masing organisme pada setiap tingkatan diperkirakan.

Piramida ini berfungsi untuk menggambarkan perpaduan antara massa semua organisme pada habitat tertentu yang diukur dalam satuan gram, kemudian dari total keseluruhan biomassa dikalkulasi.

Pengukuran jenis ini akan menghasilkan data yang lebih akurat mengenai apa yang terjadi pada sebuah ekosistem.

  1. Piramida Jumlah

Merupakan piramida ekologi dengan tingkatan yang paling sederhana seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Piramida ini organisme pada tingkatan pertama merupakan organisme yang menduduki jumlah paling banyak, dan jumlah ini akan semakin berkurang pada setiap tingkatan tropik selanjutnya. Piramida ini dapat diketahui berdasarkan atas jumlah setiap organisme di tiap-tiap tingkatan tropik.

  1. Piramida Energi

Merupakan piramida ekologi yang dihitung berdasarkan hasil observasi yang dilakukan pada kisaran waktu yang lama. Dan piramida ini merupakan jenis piramida yang paling akurat dibanding dengan piramida lainnya.

Akan tetapi, piramida energi akan terjadi sebuah penurunan energi masing-masing tingkatan secara berturut-turut. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor berikut ini, antara lain:

  1. Pada piramida energi hanya jumlah makanan pada kisaran tertentu yang dapat ditangkap dan dimakan oleh setiap tingkatan tropik selanjutnya.
  2. Pada piramida energi hanya beberapa jenis makanan yang akan dimakan dan tidak dapat mengalami proses pencernaan sehingga akan dikeluarkan sebagai sampah.
  3. Pada piramida energi hanya sebagian makanan saja yang dapat dicerna menjadi bagian-bagian dari masing-masing tubuh setiap organisme, sedangkan sisa makanan tersebut akan digunakan sebagai sumber energi.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *