Macam-Macam Ekosistem Perairan (Akuatik)

Ekosistem merupakan suatu hubungan timbal balik antara biotik dan abiotik dalam lingkungan yang sama. Ekosistem dibagi kedalam perairan dan darat. Namun kali ini yang akan dibahas adalah ekosistem perairan.

Ekosistem perairan atau yang biasa disebut akuatik merupakan ekosistem yang elemen abiotiknya adalah air. Berikut klasifikasi ekosistem perairan, meliputi:

l 131

  • Plankton adalah organisme mikroskopis yang terdiri dari zooplankton dan fitoplankton.
  • Bentos adalah organisme yang berada pada dasar perairan, misalnya udang, cacing, dan kepiting.
  • Perifiton adalah organisme yang hidup sebagai parasit pada organisme lain, contohnya siput dan ganggang.
  • Nekton adalah organisme yang dapat berenang atau bergerak aktik seperti katak dan ikan.
  • Neuston adalah organisme yang berada pada permukaan air, contohnya tumbuhan teratai, tanaman eceng gondok, dan serangga.

Ekosistem perairan dapat dibedakan menjadi dua jenis, yakni ekosistem air laut dan ekosistem air tawar. Berikut penjelasan masing-masing ekosistem tersebut. Check this out!

  • Ekosistem Air Laut

Merupakan ekosistem yang berada pada perairan laut. Berdasarkan intensitas matahari yang masuk ekosistem ini dibagi dalam beberapa zona berikut, yaitu:

1. Zona Fotik

Pada zona ini matahari masih dapat terlihat jelas karena hanya sedalam ±200 meter dibawah permukaan air laut. Organisme yang tinggal adalah yang mampu berfotosintesis untuk menyerap cahaya matahari.

Agen Poker

2. Zona Twillight

Pada zona ini matahari sudah mulai tidak jelas, dalamnya sekitar 200 hingga 2000 meter dibawah permukaan air laut.

3. Zona Afotik

Pada zona ini matahari tidak terlihat lagi atau gelap. Kedalamannya lebih dari 2000 meter dibawah permukaan air laut.

Ekosistem perairan laut dibagi kedalam beberapa ekosistem utama seperti berikut ini:

  • Ekosistem Terumbu Karang
  • Ekosistem Laut Dalam
  • Ekositem Estuari
  • Ekosistem Pantai Pasar
  • Ekosistem Pantai Batu
  • Ekosistem Air Tawar

Merupakan ekosistem perairan yang bukan dilaut. Ekosistem ini mempunyai karakteristik seperti berikut:

Baca Artikel Lainnya :

  1. Mempunyai kadar garam yang sangat rendah
  2. Sangat dipengaruhi oleh perubahan iklim dan cuaca
  3. Cahaya matahari yang masuk sangat sedikit

Berdasarkan kondisi airnya, ekosistem ini dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  • Ekosistem air tenang, meliputi waduk dan danau
  • Ekosistem air lotik (mengalir), meliputi sungai dan air terjun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *