Makna Terkandung Dalam Prosesi Upacara Ngaben

Makna Terkandung Dalam Prosesi Upacara Ngaben – Ngaben adalah salah satu upacara penyucian atma (roh) fase pertama, merupakan sebuah kewajiban suci dilakukan oleh umat Hindu Bali terhadap leluhurnya dengan cara melakukan prosesi pembakaran jenazah.

Menurut keyakinan warga Bali di Pulau Dewata, badan manusia terdiri atas badan kasar, badan halus dan karma.

Baca Juga : Pengertian Tren Marketing

Badan kasar dibentuk dari 5 unsur yang dikenal sebagai Panca Maha Bhuta yaitu pertiwi (zat padat), apah (zat cair), teja (zat panas), bayu (angin) dan akasa (ruang hampa).

Kelima unsur ini selalu menyatu dan akan membentuk fisik manusia yang digerakan oleh atma (roh). Ketika manusia sudah meninggal, dipercaya yang mati adalah badan kasarnya saja, namun atmanya masih berstana dan bisa dirasakan oleh anggota keluarga.

Nah upacara Ngaben di atas dimaksudkan sebagai proses penyucian atma / roh saat meninggalkan badan kasar karena yang bersangkutan sudah meninggal dunia.

Upacara Ngaben di Bali menyerupai upacara sejenis yang dilakukan dan adalah keyakinan umat Hindu di India, bahwa untuk dapat mempercepat proses pengembalian badan kasar kepada unsur Panca Maha Bhuta, maka dilakukanlah upacara Ngaben (kremasi) yang berlangsung sejak jaman Bharata Yudha di India sekitar tahun 400 SM.

Selanjutnya, pengaruh Agama Hindu yang mulai masuk ke Bali sejak abad ke 8 semakin memperkaya ragam budaya masyarakat Bali yang sudah mengenal upacara Ngaben mulai dilakukan di Pulau Bali oleh warga Hindu.

Prosesi Ngaben dilalui dengan menggelar upacara Ngaben dilengkapi oleh sarana upakara berupa sesajen dan kelengkapan lainnya sebagai simbol seperti halnya melakukan ritual keagamaan lain yang sering dilakukan oleh umat Hindu Bali.

Upacara Ngaben atau sering pula disebut upacara Pelebon kepada orang yang meninggal dunia, dianggap sangat penting, ramai dan semarak, karena dengan pengabenan itu keluarga dapat membebaskan arwah orang yang meninggal dari ikatan – ikatan duniawinya menuju sorga, atau menjelma kembali ke dunia melalui reinkarnasi.

Karena upacara ini memerlukan tenaga, biaya dan waktu yang panjang dan besar, hal ini sering dilakukan begitu lama setelah kematian.

Demikian ulasan singkat mengenai rangkaian prosesi Ngaben di Bali kami tulis dari berbagai sumber berita, semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Backup WordPress

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *