Manfaat buah semangka dan cara budidayanya

Manfaat buah semangka dan cara budidayanya – Siapa yang tidak kenal buah semangka? Buah yang memiliki warna kulit hijau dengan sorak hitam ini merupakan buah yang sangat di gemari di Indonesia. Selain rasanya yang sangat manis dan segar, buah ini juga tergolong tidak mahal. Buah semangka biasanya memiliki bentuk bulat dan oval, tapi sekarang banyak variasi dari buah ini seperti segitiga, persegi, bahkan berbentuk hati.

s

Buah semangka juga memiliki berbagai manfaat bagi tubuh kita, kandungan gizi serta mineral yang dimiliki oleh buah semangka sangat banyak. Buah semangka mengandung protein, rendah kalori,lemak,karbohidrat, serat, abu, Vitamin (A, B, C), air,   sirulin, asam aminoasetat, asam amino, asam malat, asam fosfat, arginin, betain, bromine, natrium, kalium, likopen, karoten, silvit, lisin, fruktosa, dekstrosa, dan sukrosa.

Kandungan sebanyak itu tentu saja memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita, berikut ini beberapa manfaat buah semangka untuk tubuh kita.

  1. Penghalus kulit dan penghilang flek hitam pada wajah
  2. Sebagai obat untuk kencing manis
  3. Untuk mengeluarkan cacing di usus
  4. Obat untuk infeksi kandung kemih
  5. Mengatasi tekanan darah tinggi
  6. Untukk obat sariawan
  7. Sebagai anti oksidan
  8. Memperbaiki kualitas sperma
  9. Mengatasi gangguan air seni
  10. Membersihkan ginjal
  11. Menurunkan demam dan bau nafas
  12. Sebagai anti radikal bebas
  13. Membuat wajah cerah dan halus
  14. Sebagai anti kanker
  15. Membantu meningkatkan daya ingat
  16. Mengatasi rambut rontok
  17. Mengobati kulit gatal karena tanaman beracun
  18. Mengobati kudis, jerawat dan biang keringat
  19. Untuk mengobati usung lapar
  20. Mengatasi pusing saat terkena sinar matahari

Tetapi saat mengkonsumsi buah semangka jangan bersamaan dengan gula aren karena akan dapat membentuk racun. Racun ini dapat mengakibatkan diare, kejang, bahkan sampai dengan kematian.

CARA BUDIDAYA BUAH SEMANGKA

Sebelum memulai budidaya semangka ada baiknya anda mengetahui syarat syarat untuk membudidayakan semangka. Semangka dapat tumbuh pada daerah yang memiliki curah hujan 40 – 50 mm/bulan. Area untuk menanam semangka juga harus mendapat sinar matahari secara penuh sejak matahari terbit hingga tenggelam. Semangka cocok untuk ditanam di daerah dataran rendah dengan ketinggian 600 mdpl.

  1. Pembibitan semangka

Untuk pembibitan semangka anda harus mempersiapkan pupuk kandang, yang dicampurkan dengan tanah halus. Setelah itu masukkan media kedalam polybag sampai terisi sekitar 90%. Setelah media semai siap, benih semangka dapat dimasukkan ke dalam kain kemudian diikat, setelah itu rendam dalam larutan khusus. Setelah 1 – 2 hari apabila ada benih yang berkecambah dapat diambil untuk disemaikan. Untuk penyemaian, benih yang memiliki akar 2 – 3 mm dapat dipindahkan ke polybag. Lakukan penyiraman seperlunya

  1. Pengolahan media tanam

Media tanam untuk semangka diolah dulu dengan memberikkan pupuk dasar serta membersihkan lahan dari tanaman tanaman pengganggu, agar saat penanaman bibit dapat tumbuh dengan optimal

  1. Penanaman semangka

Setelah lahan dibersihkan, bibit dalam polybag dapat ditanam pada media tanah dengan jarak masing masing tanaman adalah 20 – 30 cm.

  1. Pemeliharaan tanaman

Untuk pemeliharaan selain melakukan penyiraman serta pemupukan lakukan juga pennyulaman , perempelan, pengairan, serta perawatan lain terhadap tanah. Hal ini dilakukan agar semangka dapat tumbuh dengan baik.

  1. Hama dan penyakit

Jaga kondisi dari semangka agar tidak terserang hama dan penyakit dengan memberikan pestisida serta insektisida sesuai dengan kebutuhan.

  1. Panen semagka

Semangka yang sudah siap dipanen dengan usia sekitar 70 -100 hari setelah penanaman.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *