Manfaat dan khasiat buah alpukat serta cara budidayanya

Manfaat dan khasiat buah alpukat serta cara budidayanya – Buah apukat merupakan buah yang sangat populer bagi masyarakat Indonesia, buah yang memiliki bentuk khas ini selain memiliki rasa yang enak juga kaya akan vitamin serta mineral yang sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Buah ini biasa di oleh menjadi berbagai macam olahan makanan, bisa di jus atau juga bisa dimakan langsung dengan gula atau madu.

s

Buah apukat setidaknya memiliki kandungan 11 vitamin serta 14 mineral yang bermanfaat bagi tubuh kita. Buah apukat dikenal kaya akan protein, vitamin B2, vitamin B3, potasium (kalium), serta vitamin C. Selain memiliki kandungan vitamin buah apukat juga mengandung asam lemak omega 3 yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dari jantung, untuk menurunkan kolesterol serta sangat berguna untuk otak.

Namun apabila anda hanya buah dari apukat saja yang bermanfaat sebaiknya anda pikir lagi, sebab biji dan daun dari apukat juga memiliki berbagai manfaat, biasanya biji serta daun apukat digunakan untuk pengobatan tradisional. Biji serta daun obat ini biasa digunakan untuk mengobati darah tinggi, kencing batu, sakit kepala, serta diabetes.

Berikut ini beberapa manfaat lain dari buah , biji serta daun apukat untuk kesehatan tubuh kita

  1. Mengobati sariawan
  2. Mengatasi kulit wajah kering
  3. Mengatasi gigi berlubang
  4. Bengkak karena peradangan
  5. Kencing manis
  6. Rambut berkilau

CARA MEMBUDIDAYAKAN APUKAT

Setelah mengetahui manfaat dari buah, biji serta daun apukat mungkin anda juga ingin untuk mulai membudidayakan buah ini. Tapi sebelum anda melakukan pembudidayaan apukat ini ada beberapa syarat yang harus anda ketahui. Alpukat merupakan tanaman yang biasa tumbuh pada dataran rendah dan dataran tinggi. Alpukat akan tumbuh dengan baik pada tanah cadas keras yang tandus, tetapi alpukat juga tidak tahan dengan genangan air secara terus menerus. Alpukat lebih senang tumbuh pada daerah yang beriklim basah dengan curah hujan 1500 – 3000 mm per tahun. Setelah mengetahui syar tumbuh dari alpukat berikut akan saya ulas cara untuk membudidayakan alpukat.

CARA BUDIDAYA BUAH ALPUKAT

  1. Pembibitan tanaman

Untuk pembibitan tanaman ini biasanya silakukan dengan cara okulasi atau sambung pucuk. Bibit alpukat dapat disambung setelah berumur 1 – 8 bulan. Setelah tu bibit bisa ditanam pada jarak 12m x 12 m untuk masing masing tanaman. Ukuran dari lubang untuk menanam 60 cm x 60 cm x 40 cm. Kemudian tambahkan pupuk kandang sebagai pupuk dasar sebanyak 30 kg/lubang. Untuk memudahkan proses penanaman sebaiknya dilakukan pada saat musim hujan.

  1. Pemeliharaan pohon alpukat

Untuk pemeliharaan buah alpukat dapat dilakukan denga pemangkasan hanya untuk membentuk pohon (pemotongan pada batang pokok). Tanaman alpukat hasil dari bibit okulasi akan mulai berbunga pada umur sekitar 5 – 6 tahun, sedangkan apabila bibit ditanam dari biji akan membutuhkan waktu sekitar 9 – 12 tahun.

  1. Hama dan penyakit alpukat

Hama serta penyakit yang sering menyerang pohon alpukat adalah ulat daun dan penggerak cabang. Biasanya buah yang masih muda juga diserang oleh lalat buah. Untuk mengatasi penyakit ini dapat dilakukan dengan menggunakan pestisida yang sesuai maupun dengan insektisida.

  1. Panen dan pasca panen

Buah alpukat dapat dipanen setelah buah tua benar. Untuk pemanenan dapat dilakukan dengan memetik buah dari pohon. Lakukan pemetikan dengan jaring, agar buah tidak jatuh. Buah yang tua akan matang setelah dibiarkan selam 2 – 3 hari setelah pemetikan.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *