Manfaat Edelweiss Untuk Peremajaan Kulit Dan Kesehatan Secara Umum

Bunga Edelweiss merupakan tanaman yang biasanya tumbuh subur di dataran tinggi berdekatan dengan area hutan yang banyak ditumbuhi oleh salah satu jenis rumput yang bernama Isachne Pangerangensis, dimana bunga Edelweiss ( Anaphalis Javanica ) memiliki dua spesies yang lain bernama Violet ( Viola Pilosa ) dan Cantigi ( Vaccinium Varingiaefolium ).

i 41

Bunga ini merupakan keluarga besar dari bunga Matahari. Bunga ini hanya tumbuh di daerah pegunungan yang sangat dingin dan berbatu, di atas ketinggian 2000 – 2900 dari permukaan laut.

Edelweiss tumbuh subur di atas tanah yang tandus karena tumbuhan ini mampu bersimbiosis dengan mikoriza atau jamur yang berada pada akar tumbuhan yang bisa menyerap zat nitrogen dan mengurai sampah – sampah organik.

Pada umumnya di Indonesia terdapat dua jenis bunga Edelweiss, Edelweiss Jawa dan Edelweiss Eropa (Leontopodium Alpinum). Edelweiss Eropa memiliki bunga berukuran lebih besar dan sangat cantik, sedangkan Edelweiss Jawa merupakan bunga berumpun.

Daunnya kecil – kecil dan diselimuti bulu – bulu seperti beludru. Pada musim berbunga yang berlangsung sekitar bulan April sampai Agustus, masing – masing kuntum bunga terdiri dari lima mahkota bunga yang berwarna kuning selebar 5 mm dikelilingi oleh kelopak yang melingkar indah menyerupai bintang.

Saat berbunga, aroma wangi tersebar di sekitar tanaman yang banyak mengundang ratusan jenis serangga seperti kutu, lalat, kupu – kupu, lebah dan serangga untuk menikmati madunya.

Namun setelah selesai menghisap madu, biasanya serangga – serangga tersebut langsung mati dan betebaran di sekitar tanaman Edelweiss dan menjadi pupuk organik yang turut menyuburkan tanah. Manfaat dari tanaman Edelweiss untuk kecantikan dan kesehatan bisa anda baca ulasannya di bawah ini :

1. Manfaat untuk perawatan kulit secara umum.

Ketika ilmuwan mendapatkan bukti nyata tentang khasiat pada tanaman ini, mereka menemukan bahwa tanaman Edelweiss ternyata banyak mengandung segala macam senyawa yang bermanfaat bagi kesehatan kulit.

Seperti zat asam chlorogenic, luteolin, derivatif bisabolane, dan beta sitosterol. Berikut uraian lebih jelas tentang hal ini : asam klorogenat adalah salah satu keluarga dari senyawa organik alami dan merupakan zat polifenol utama dalam secangkir minuman kopi panas.

Zat ini banyak memiliki sifat antimikroba alami, dan merupakan antioksidan yang cukup kuat, terbukti ampuh buat membantu menghambat pertumbuhan tumor.

Asam klorogenat bisa menetralisir radikal bebas sebelum mereka merusak DNA dan membantu mencegah tanda – tanda penuaan dini. Luteolin adalah flavonoid, salah satu bioflavonoid yang diketahui banyak mengandung zat berguna untuk kesehatan tubuh dan kecantikannya.

Bioflafonoid ampuh buat melawan radikal bebas, agen anti-inflamasi, serta dapat mengurangi keparahan reaksi alergi. Derivatif Bisabolane mengandung sifat anti-inflamasi. Beta Sitosterol adalah sterol tanaman yang memiliki struktur kimia mirip dengan kolesterol.

Di dalam tubuh manusia, zat ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah, sementara secara topikal zat ini memiliki aktivitas anti-inflamasi cukup tinggi serta membantu untuk menenangkan kulit.

Karena senyawa tersebut di ataslah yang membuat tanaman Edelweiss menjadi salah satu tanaman herbal yang bagus buat melindungi kulit dari efek penuaan.

Salah satu hal yang menunjang fakta ini adalah bunga Edelweiss memiliki senyawa yang ampuh buat menyerap cahaya UV, sehingga banyak dimanfaatkan dalam campuran produk tabir surya alami dan berguna untuk melawan unsur – unsur yang menyebabkan terjadinya penuaan dini, radikal bebas, dan oksidatif bergizi bagi kulit dari dalam ke luar tubuh, melindungi dari peradangan, melawan bakteri, dan menyediakan keseluruhan efek yang bermanfaat buat menenangkan pikiran.

2. Penggunaan kosmetik bunga Edelweiss.

Baru – baru ini bunga Edelweiss mulai digunakan sebagai obat tradisional selain untuk mengobati gangguan perut dan masalah pernapasan yaitu menguntungkan untuk perawatan kulit meliputi hal – hal berikut ini : perlindungan dari radiasi ultra violet sinar matahari adalah penyebab paling umum terjadinya penuaan dini.

Paparan sinar matahari yang berlebihan terutama pada siang hari saat intensitas sinar UV sangat tinggi, akan menyebabkan kulit menjadi kasar dan mudah berkeriput, serta wajah mulai tumbuh bintik – bintik hitam pada permukaan kulit.

Ekstrak bunga Edelweiss memiliki konsentrasi tinggi berupa zat flavonoid dan asam fenolat sebagai media untuk membantu melawan sinar UV sekaligus melindungi kulit anda dari kerusakan akibat UV matahari.

Sifat antipenuaan dalam bunga Edelweiss didapat dari kandungan antioksidan yang ampuh buat menangkal radikal bebas berbahaya dan dapat meremajakan kulit tubuh dan wajah. Teh yang terbuat dari infuse bunga Edelweiss berkhasiat untuk antipenuaan.

Infuse artinya bunga Edelweiss yang direndam atau celupan bunga Edelweiss, seperti pada infuse water. Sifat antiinflamasi dalam bunga Edelweiss mengandung bahan aktif tertentu seperti bisabolone, seskuiterpen trisiklik, coumarin, dan lignan hadir dalam akarnya yang bersifat kuratif untuk dermatitis dan retensi cairan.

Sifat  Stem Cell Therapy dari sel – sel berguna dalam mahkota bunga Edelweiss menjadikan tanaman ini bermanfaat buat merangsang pertumbuhan sel – sel kulit baru terhadap pori – pori wajah sekaligus melindunginya dengan cara yang sama seperti tanaman herbal yang lain terhadap kondisi iklim yang keras.

Zat – zat tersebut memiliki konsentrasi tinggi berupa asam leontopodic A dan B yang diketahui sebagai sumber antioksidan alami yang cukup besar. Kandungan ini ampuh buat merangsang peningkatan produksi asam hyaluronic dan mencegah degradasi kolagen, sehingga bisa mengurangi munculnya garis – garis halus dan kerutan di wajah.

3. Manfaat kesehatan lainnya dari zat leontopodium.

Sifat bakterisida yang menyerupai Air Infuse (rendaman/celupan) dari bunga Edelweiss digunakan sebagai obat alami tradisional yang bersifat herbal terhadap tonsilitis, faringitis, infeksi telinga, dan bronkitis.

Juga bermanfaat sebagai peringan sakit pencernaan. Biasanya digunakan sebagai campuran dalam rebusan susu sapi murni dan madu untuk mengobati sakit maag (refluks asam dari perut ke dalam pipa makanan karena sfingter yang lemah) dan pencernaan sulit.

Baca Artikel Lainnya :

Sebagai fungsi trombosis vena, zat kimia yang disebut leolignin bisa diperoleh dari akar tanaman Edelweiss adalah ampuh buat membantu menghambat intima hiperplasia dan pembentukan bekuan dalam pembuluh darah saphena manusia, sehingga mampu mencegah kerusakan katup vena dan varises.

Begitulah beberapa manfaat yang bisa anda peroleh dari tanaman herbal bunga Edelweiss bagi kesehatan dan kecantikan tubuh dan wajah manusia yang dirangkum dari berbagai sumber. Semoga bermanfaat.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *