Manfaat Sukrosa dan Dampak Negatifnya bagi Tubuh

Sukrosa merupakan bentuk lain dari gula, yang juga merupakan molekul dari karbohidrat selain bentuk molekul lainnya. Sukrosa merupakan gula alami yang umumnya terdapat di dalam tubuh tanaman, sehingga bisa dijumpai pada buah-buahan maupun sayur-sayuran.

fu 77

Rasa manis alami pada jenis buah dan sayur dapat dipastikan merupakan sukrosa yang diproduksi oleh tanaman itu sendiri. Sukrosa dapat terbentuk melalui proses kimia pada tanaman, yakni proses fotosintesis yang utamanya adalah mengolah karbondioksida.

Sukrosa pada tanaman bisa dijumpai dalam batang tebu, umbi wortel, umbi singkong, dan juga sayuran dengan rasa manis lainnya. Sukrosa ini juga bisa diproduksi lebih lanjut, semisal mengolah batang tebu menjadi butiran gula.

Maka gula pasir sejatinya adalah produk olahan sukrosa yang sering Kita nikmati dan Kita manfaatkan dalam mengolah makanan dan minuman. Rasa manis yang diberikan mampu menjadikan jenis masakan tertentu terasa semakin nikmat. Sayangnya kandungan senyawa kimia di dalam sukrosa ternyata tidak sepenuhnya dibutuhkan oleh tubuh.

Fungsi sukrosa bagi tubuh manusia

Dalam artian bahwa mengkonsumsi sukrosa sebaiknya tidak berlebihan agar fungsi atau manfaat senyawa ini bisa dirasakan dengan optimal. Berikut adalah beberapa fungsi sukrosa bagi tubuh Kita:

  1. Sebagai sumber energi tubuh

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa sukrosa merupakan bentuk lain dari karbohidrat, bahasa biologinya adalah molekul karbohidrat. Senyawa penyusun sukrosa akan sama dengan karbohidrat namun dalam bentuk atau tampilan yang berbeda. Sukrosa adalah gula yang dimanfaatkan oleh tubuh sebagai sumber energi. Pengubahan gula sukrosa menjadi energi dapat terjadi apabila kondisi kesehatan tubuh masih normal. Tubuh mampu memproduksi enzim-enzim yang mampu mengolah dan mensintesis karbohidrat.

  1. Sebagai cadangan lemak

Sukrosa tersusun oleh fruktosa dan juga glukosa, fruktosa akan dipecah dari glukosa untuk kemudian dipindahkan ke organ hati. Pemindahan ini dapat terjadi apabila kebutuhan tubuh akan fruktosa sudah terpenuhi dan memiliki jumlah yang masih berlebih. Cadangan fruktosa ini oleh hati kemudian diolah kembali dan mejadi bentuk lemak. Lemak ini merupakan sumber energi, sayangnya apabila fruktosa berlebihan tersimpan di dalam hati maka akan menimbulkan gangguan pada organ ini.

Dampak negatif sukrosa bagi tubuh

Mengkonsumsi makanan yang kaya sukrosa secara berlebihan ternyata memiliki dampak negatif bagi kondisi tubuh. Sukrosa yang mengandung glikemik akan mengurangi kemampuan tubuh dalam mengolah atau mencerna karbohidrat.

Akibatnya tubuh akan mengalami penumpukan gula yang berlebihan, baik dari masuknya sukrosa maupun karbohidrat. Pada akhirnya akan menjadikan kadar gula di dalam darah naik secara drastis ataupun perlahan. Sehingga memicu gangguan kesehatan pada pankreas dan memunculkan penyakit diabetes.

Konsumsi sukrosa yang terlalu banyak juga bisa memicu pertumbuhan bakteri yang membentuk karang pada gigi. Alhasil kerusakan gigi pun tidak dapat dihindari, terlebih jika tidak diimbangi dengan aktivitas menjaga kebersihan gigi secara rutin.

Konsumsi sukrosa yang terlalu tinggi juga meningkatkan resiko obesitas karena adanya penumpukan gula di dalam tubuh. Metabolisme tubuh akan terganggu sehingga proses kimia pemecahan lemak bermasalah. Penumpukan lemak dan gula berlebihan tidak dapat dihindari dan menjadikan tubuh kegemukan dan mengalami masalah kesehatan yang serius.

Konsumsi makanan dengan sukrosa memang tetap diperlukan mengingat sukrosa sendiri juga memberikan manfaat bagi tubuh. Namun mengusahakan mengkonsumsi makanan dengan kandungan sukrosa alami tetap dijadikan prioritas. Sukrosa alami pada buah dan sayuran akan lebih mudah dicerna oleh tubuh jika dibandingkan dengan gula pasir.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *