Melihat Sejarah Pembentukan Negara Israel

Menilik sejarah terbentuknya negara Israel akan membuat Kita harus menelusuri hingga pada masa abad ke-3 dahulu. Abad ke-3 tersebut menjadi masa keemasan para penganut agama Kristen yang menjadi mayoritas penduduk di Israel. Kemudian selepas abad ke-3 tersebut perubahan terjadi dan menjadikan Israel dihuni oleh masyarakat penganut agama Islam.

fu 10

Pendudukan masyarakat beragam Islam ini berlanjut sejak abad ke-7 hingga abad ke-20 pertengahan. Negara Israel resmi berdiri setelah terjadinya pembunuhan terhadap kaum Yahudi.

Peristiwa pembunuhan tersebut kemudian mendorong terbentuknya berbagai gerakan Zionis yang mencoba mendirikan negara baru di dalam negara Israel. Migrasi dimulai dengan adanya migrasi masih kaum Yahudi terhadap kaum penduduk yang beragama Islam. Hal inilah yang menjadikan sebagian besar kaum Yahudi, yakni sekitar 47% dari seluruh dunia, tinggal menetap di Israel.

Sejarah Pembentukan Negara Israel

Sebelum diketahui terbentuknya negara Israel ini maka Kita akan belajar mengenai sejarah kaum Yahudi yang masa tersebut melakukan berbagai penyerangan. Penyerangan kaum Yahudi pun terjadi di Palestina yang memiliki ibukota di Gaza.

Raja Nebuchadnessar II dari kerajaan Babilonia berhasil menaklukkan Juddah dalam sebuah pertempuran. Penaklukan tersebut juga terjadi pada kerajaan yang dipimpin oleh Solomon, yakni Bait Alloh yang kemudian membuang kaum Yahudi ke daerah Babilonia.

Sejarah terbentuknya negara Israel kemudian berlanjut kepada penaklukkan Babilonia oleh Cyrus dan juga Persia. Kemenangan Cyrus ini kemudian menjadikan para tawanan Juddah dibebaskan dan memiliki kesempatan untuk kembali tinggal di Juddah.

Kemudian Persia dikalahkan oleh Alexander yang kemudian terjadi beberapa perubahan siapa yang menguasai daerah tersebut. Peperangan demi peperangan terjadi hingga menjadikan beberapa negara kalah dan lainnya menang. Kemudian pada masa berikutnya negara yang tadinya kalah kemudian mencicipi manisnya kemenangan sebuah perang.

Judea menjadi salah satu pusat pemerintahan Roma, dan menjadi sebuah daerah yang makmur dan menjadikan penduduknya dalam kondisi berlimpah. Meski demikian namun tetap saja ada kesenjangan sosial yang terjadi antar bangsa yang mendiami kawasan Judea tersebut.

Lalu pada tahun 66 masehi, kaum Yahudi melakukan sebuah revolusi terhadap masyarakat Roma. Revolusi inilah yang kemudian menjadi tonggak awal bagaimana negara Israel dapat berdiri dan bisa dikenal hingga sekarang.

Revolusi yang berhasil dibentuk menjadikan sebuah wilayah dengan kepemimpinan baru, dan kemudian diberi nama Israel. Israel ini kemudian menjadi satu kekuasaan dengan Kerajaan Romawi atau lebih tepatnya masuk ke dalam kawasan Romawi Timur. Pergolakan terus terjadi di Jerusalem, yang sempat dibawah kekuasaan Persia, Byzantein, dan lain sebagainya.

Hingga Bynzantein mendapatkan kekuasaan penuh terhadap Jerusalem dan melarang adanya paham Judaisme. Kemudian pada tahun 1099 kekuasaan berada di tangan pemimpin baru dan diubah namanya menjadi Kerajaan Khatolik. Masa tersebut menjadikan kaum Yahudi dan juga Islam menjadi kaum minoritas dan dijadikan sebagai budak.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *