Melongok Tentang Sejarah Kuil Itsukushima Di Jepang Yang Unik

Kuil Itsukushima di Jepang sangat populer hingga ke mancanegara karena memiliki pintu gerbang merah yang besar dan megah bersifat ikonik dan tampak ringan mengapung di atas air kolam yang mengelilingi kuil dan merupakan sebuah ilustrasi klasik sederhana terhadap sejarah arsitektur Jepang yang unik.

Kuil Itsukushima oleh masyarakat Jepang diyakini pertama kali dibangun pada abad ke – 6 dan didedikasikan untuk memuja dewi laut, putri dari dewi penguasa air yang menciptakan Jepang beserta kekayaan alam di dalamnya.

o 20

Kuil Itsukushima dibangun di pulau Itsukushima dan pada jaman dulu populer  dikenal sebagai kuil Miyajima. Pulau ini merupakan tempat suci dalam ajaran Shinto selama berabad – abad dimanfaatkan untuk melakukan yoga atau kegiatan erat kaitannya dengan ajaran agama Shinto.

Ke masa depannya, kuil ini diharapkan menjadi kuil favorit bagi keluarga kaya – raya dan kaum bangsawan di Jepang yaitu dari suku Taira. Untuk melindungi pulau dan menaikkan pamor kuil agar mampu memikat wisatawan asing mau berkunjung ke sana, maka keluarga Taira melarang siapa pun untuk menetap, melahirkan, atau mati di pulau – pulau terdapat bangunan kuil Itsukushima.

Kuil Itsukushima dibangun dalam balutan arsitektur Jepang kuno dengan memilih bentuk yang memanjang hingga keluar teluk, sehingga para turis bisa mengunjunginya tanpa melanggar larangan menyentuh pulau – pulau kecil yang disakralkan oleh penduduknya.

Kuil dengan bentuk cantik tersebut dibangun pada abad ke – 12, ketika Taira no Kiyomori adalah seorang panglima perang besar dan sangat perkasa dari klan yang sama, menyumbangkan sejumlah dana besar untuk melakukan konstruksi terhadap perkembangan jaman arsitektur modern di Jepang.

Seperti dijelaskan di atas, kuil Itsukushima akan tampak semakin menarik ketika air sungai atau air teluk yang mengelilinginya sedang surut, dimana kuil Itsukushima akan terlihat biasa – biasa saja tetapi tetap menonjolkan keindahan arsitektur Jepang kuno.

Ketika air pasang, pemandangan di sekitar taman kastil akan berubah drastis karena air laut pasang akan menutupi tiang – tiang atau pilar kastil sehingga dari kejauhan akan terlihat kuil seakan – akan mengapung.

Gerbang kuil pertama kali dibangun sekaligus dengan pengembangannya pada abad ke – 12 dan gerbang yang sekarang adalah hasil karya pengembangan dari tahun 1875 yang lalu. Pintu gerbang kuil Itsukushima adalah objek wisata yang paling dikenal dan disukai oleh turis yang melancong ke tempat – tempat yang berdekatan dengan lokasi berdirinya kuil.

Kuil Itsukushima merupakan lokasi yang populer dimanfaatkan untuk acara pernikahan tradisional Jepang, dan pada hari – hari tertentu akan digunakan sebagai penyelenggaraan upacara dan tarian – tarian tradisonal terutama menjelang Natal dan tahun baru.

Merasakan Buah Musiman Di Pulau Miyajima Dan Nara

Warga asli yang tinggal di pulau Miyajima dan Nara adalah kelompok pekerja kebun dan ladang sayur atau buah – buahan di samping sebagai penjaga kuil – kuil Itsukushima yang banyak berdiri di sepanjang sungai, danau atau teluk dan pantai yang mengelilingi pulau.

Mereka sangat suka dengan buah musiman khas pulau – pulau ini yaitu nashi ( pir Jepang ), kaki ( sejenis Kesemek Australia atau Persik Jepang ), dan buah anggur hitam adalah buah – buahan yang paling umum tumbuh di prefektur Nara dan sebagian kecil di Miyajima.

Buah kaki sangat produktif berbuah di sepanjang tahun sehingga anda bisa melihat toko – toko makanan di sepanjang jalan besar kota Gose menjajakan camilan ringan dari bahan dasar buah kaki.

Jika anda kebetulan jalan – jalan untuk liburan ke kota Gose di Nara, pertama kali melangkah di kantor visitor center, anda akan disapa oleh seorang staf wanita Jepang pekerja di kantor visitor center dimana mereka sangat suka memberikan seulas senyuman yang menawan.

Saat sekelompok turis masuk ke ruang Travelers’ Lounge yang berisikan seperangkap meja dan kursi rotan yang nyaman sekedar istirahat dan mendapatkan informasi penting untuk tujuan wisata mereka.

Staf tersebut akan meletakkan sepiring potongan buah kaki berwarna jingga dan sekotak tusuk gigi di atas meja mereka. Segarnya  buah kaki saat ditusuk dengan tusukan gigi akan mengingatkan  anda pada kesegaran buah apel.

Teksturnya  renyah  dan  berasa  sangat manis ( seperti apel dan pir di Indonesia ), sangat cocok untuk cemilan sore yang menyegarkan ketika anda lelah dalam melakukan sebuah perjalanan.

Pulau Miyajima Dengan Pesona Natural Dari Kuil Itsukushima

Pesona kuil Itsukushima sejak jaman dulu hingga saat ini seolah – olah tak pernah meredup, setiap tahunnya selalu saja dipadati oleh para pengunjung yang sebagian besar adalah turis asing dengan rasa keingintahuan mereka yang besar.

Kuil yang sebagian besar berlokasi di pulau Miyajima, prefekur Hiroshima ini memang tersohor ke mancanegara dengan arsitekrut torii atau gerbang kuil yang mengapung di pinggir pantai atau sungai dan danau.

Jika biasanya di kota – kota besar di Jepang anda bisa melihat torii yang dibangun di atas tanah, ketika anda jalan – jalan ke pulau ini, anda akan diajak untuk melihat torii yang seolah – olah melayang ringan di atas laut. Tak hanya gerbangnya saja, keseluruhan bangunan kuil Itsukushima pun mengapung di atas lautan.

Sebenarnya, kuil Itsukushima terdiri dari main hall, area berdoa, hingga panggung bernama noh yang khusus dibangun dengan penyangga beton di bawahnya. Hal ini bertujuan, saat ombak laut pedalaman Seto di pulau ini sedang naik, kuil akan tertutup oleh air laut tetapi masih kuat berdiri dan tidak mudah rapuh oleh bencana alam.

Ketika air laut mulai surut, para pengunjung bisa menyaksikan torii lebih dekat karena hanya sedikit air saja yang menutupi tiang gerbang kuil. Saat sore hari, keseluruhan dari pulau Miyajima sangat tepat dijadikan sebagai tempat peristirahatan bersama keluarga untuk berburu senja yang menawan di Jepang.

Momen matahari tenggelam merupakan objek wisata paling menarik di samping tujuan utama untuk melihat kuil Itsukushima dari luar dan dalam.

Baca Artikel Lainnya :

Pulau Miyajima, dimana berkumpulnya kuil Itsukushima berlokasi, banyak menawarkan pemandangan indah dengan beragam flora dan fauna. Kuil Itsukushima mudah diakses dari mana saja karena berlokasi dekat dengan Hiroshima, bisa dengan pesawat udara atau dengan feri secara teratur melayani rute wisatawan ke pulau Miyajima.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *