Memaksimalkan Kamera Saku Bagi Pemula Fotografi

Banyak dari pemula yang menanyakan, bagaimana seandainya mereka hanya mempunyai sebuah kamera saku tetapi tidak memiliki kemampuan untuk merubah Shutter Speed serta Aperture secara manual, padahal elemen – elemen ini sangat penting sekali dalam dunia fotografi ?

Pertanyaan di atas sangat bagus untuk dijadikan sebagai pedoman dimana pada dasarnya anda akan memiliki dua pilihan dalam menghadapi beberapa kasus tersulit seperti tersebut di bawah ini.

m 51

Maksimalkan Kamera Saku Kalian !

Cobalah lihat kamera saku anda, dan jangan pernah mengeluh karena anda akan menemukan beberapa kesulitan sebagai langkah awal anda belajar fotografi. Ini adalah sebuah pintu awal bagi anda untuk memasuki dunia fotografi.

Kebanyakan kamera saku yang dipilih oleh para pemula memang di desain dengan menggunakan fitur mode otomatis berdasarkan atas keperluan pemotretan para pemula sehari – hari.

Kamera saku mempunyai beberapa mode pemotretan yang dapat memberikan kenikmatan tersendiri bagi seorang fotografer buat memperlihatkan kemampuan untuk menginformasikan kepada pengguna kamera tentang situasi pemotretan di alam terbuka atau pada ruangan khusus serta tipe foto apa yang akan diinginkan nantinya.

Anda harus mengerti penggunaan mode pemotretan yang mampu memberikan kendali lebih terhadap pengaturan aperture dan shutter meskipun hanya dengan memakai porsi sedikit, dimana masing – masing mode pemotretan yang akan anda pilih akan memicu terjadinya pengaturan yang berbeda pada kamera anda.

Apabila anda ingin mempunyai kendali lebih aman dan nyaman atas pengaturan Aperture dan Depth of Field, maka disarankan untuk memotret dengan menggunakan dua mode otomatis yaitu ‘Portrait’ dan ‘Landscape’ dengan mengetahui ilmu fotografer dasar sebagai berikut :

1). Apabila anda menginginkan  Depth of Field sempit ( fokus di foreground  dan  backround blur ) maka memotretlah dengan memakai mode ‘Portrait’ dimana hal ini akan memberikan informasi penting kepada pengguna kamera saku untuk dapat memakai dan memilih Aperture yang lebih lebar.

2). Jika anda menginginkan Depth of Field lebar ( semua terfokus ) maka memotretlah dengan cara menggunakan mode ‘Landscape’, dimana kamera saku anda akan secara otomatis mengaplikasikan Aperture atau bukaan yang paling kecil.

3). Apabila anda berniat menginginkan Shutter Speed dengan cepat, gunakan mode ‘Sports’ saat akan memotret. Kamera jenis ini akan secara otomatis mengasumsikan kepada anda tentang cara memfreeze atau membekukan pergerakan untuk movement sebuat subyek.

4). Jika anda mengingingkan Shutter speed lambat, maka anda akan menemukan tantangan dimana kebanyakan dari jenis kamera saat ini jarang memiliki mode pengaturan ini.

Anda bisa mencoba dengan memotret memakai mode ‘Night’ (jika kamera saku anda memilikinya) tetapi yang akan menjadi permasalahan nantinya adalah kamera anda pasti akan secara otomatis bekerja yaitu menyalakan flash ketika anda akan melakukan pemotretan. Cobalah untuk menutupi flash dan anda akan mendapatkan hasil foto terbaik sesuai dengan keinginan anda.

Mode kamera tersebut di atas bisa memberikan angka – angka yang spesifik tentang cara pengaturan yang harus anda pilih tetapi yang bisa memberikan kendali kuat apalagi jika anda ingin mengaplikasikan Aperture atau Shutter Speed maka mulailah menggunakan kamera DSLR.

Upgrade Kamera Kalian !

Pilihan ini merupakan opsi yang ideal jika anda menginginkan memegang kendali penuh atas kamera Aperture dan Shutter Speed, meskipun bisa dengan mudah anda melakukan tips fotografi ini tetapi masih saja agak sulit secara akurat melakukan pengaturan terhadap kamera saku yang anda pilih.

Membaca keterangan kami tersebut di atas, anda diharapkan mempunyai dua pilihan terbaik jika memutuskan untuk melakukan upgrade terhadap kamera saku anda, yang pertama adalah membeli kamera DSLR, atau bisa dengan memakai kamera saku yang mempunyai pengaturan manual atau yang dikenal dengan istilah prosumer.

Kamera DSLR adalah pilihan tepat bagi anda yang mempunyai kendali cukup kuat dan tak sebatas hanya mengaplikasikan Aperture serta Shutter speed. Anda akan dengan leluasa memilih beragam lensa, memotret dengan mode manual dan kendali terhadap cara pengaturan standar seperti ISO, White Balance, Exposure dan sebagainya.

Baca Artikel Lainnya :

Pilihan alternatif lain adalah dengan membeli kamera saku yang mempunyai fitur fotografi dimana saat ini banyak sekali kamera saku yang beredar di pasaran telah dilengkapi dengan fitur kendali manual atau semi-otomatis.

Demikian informasi dari kami, semoga anda bisa menangkap penjelasan dari kami !

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *