Memanfaatkan Lahan Sempit Untuk Bercocok Tanam Melalui Hidroponik

Cara menanam dengan teknik hidroponik merupakan salah satu strategi untuk menyiasati ketersediaan tanah yang semakin minim sekarang ini. Kata hidroponik sendiri berasal dari kata hydro (air) dan ponics yang bermakna daya. Jadi hidroponik dapat diartikan sebagai cara menanam tanaman dengan media air.

c 109

Jika Anda memiliki lahan yang cukup meski tidak terlalu luas, bisa Anda manfaatkan sebagai lahan hidroponik. Di negara-negara maju sendiri, cara bercocok tanam seperti ini sudah menjadi pilihan masyarakatnya.

Hal ini disebabkan karena tanah mereka sudah semakin sempit saja. Saya pikir, di Indonesia pun juga demikian. Sebab semakin hari lahan terus berkurang untuk kepentingan perumahan atau kepentingan lainnya yang menyangkut kelangsungan hidup manusia.

Teknik bercocok tanam hidroponik ini memiliki beberapa kelebihan dibanding teknik konvensional pada umumnya, yaitu:

  • Tanaman tumbuh setengah kali lebih cepat karena akar tanaman tidak perlu mencari nutrisi sampai ke dalam tanah, alias tinggal serap saja. Sebab, nutrisi yang diperlukan tanaman sudah dipersiapkan dengan larutan khusus.
  • Teknik hidroponik tidak memerlukan media tanam yang luas layaknya cara konvensional.
  • Lebih aman terhadap serangan hama dan bibit penyakit.
  • Penggunaan pestisida jauh lebih sedikit sehingga kandungan bahan kimia juga dapat diminimalisir sehingga tanaman menjadi lebih sehat.

Berkebun adalah satu kegiatan yang sangat mengasyikkan dan menyehatkan. Apalagi kalau mengingat bagaimana keuntungannya, pasti kita jadi lebih bersemangat ya, hehe.

Prinsip menanamnya juga sangat sederhana, cukup memanfaatkan botol-botol air mineral yang sudah tidak digunakan kemudian digantung di luar rumah yang berpotensi mendapat sinar matahari langsung.

Menurut seorang ibu rumah tangga yang telah berhasil memanfaatkan lahan sempit pekarangan rumahnya untuk bertanam hidroponik, cara melakukannya cukup mudah. Botol air mineral yang sudah dipotong menjadi 2 bagian tinggal diisi cairan nutrisi, dan bibit tanaman yang sudah disemai diletakkan di dalamnya.

Baca Artikel Lainnya :

Perlu diperhatikan bahwa untuk bertanam hidroponik tidak semua jenis tanaman bisa dikembangkan dengan teknik ini. Biasanya jenis sayuran yang ditanam dengan teknik ini adalah sayuran selada dan sawi.

Untuk perawatan, hanya perlu menyiraminya dengan takaran segelas air setiap pagi dan sore secara rutin. Selain itu, harus dipastikan tanaman mendapat sinar matahari langsung.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *