Memulai Budidaya Lintah, Hewan untuk Terapi Kesehatan

Memulai Budidaya Lintah, Hewan untuk Terapi KesehatanSelama ini, lintah kebanyakan dipandang sebagai hewan menjijikkan. Namun jika Anda jeli melihat peluang, maka lintah sebenarnya bisa menjadi peluang usaha yang menjanjikan. Budidaya lintah terutama sangat menguntungkan karena sekarang ini tren yang terjadi adalah masyarakat berusaha kembali menggunakan terapi tradisional untuk kesehatan, dan salah satunya adalah dengan terapi lintah.

sosial

Persiapan kandang untuk memulai budidaya lintah

Bagi Anda yang ingin memulai budidaya lintah ini, hal pertama yang harus dipersiapkan adalah kolamnya. Untuk kandang, Anda bisa mempersiapkan hal berikut ini:

  • Kolam dari tembok, dengan tinggi sekitar 30 cm, dan ukuran bebas sesuai dengan lahan yang Anda miliki.
  • Beri lumpur, pasir, batu, atau hal lain yang biasanya ada di habitat asli lintah agar lintah bisa menempel.
  • Tutup kolam dengan kawat kasa agar lintah tidak kabur.
  • Usahakan suhu air adalah 18-20o bagi anak lintah, dan 25-30o untuk membesarkan lintah.

Kondisi agar lintah bisa hidup

Lintah harus dibedakan dengan pacet yang mungkin pernah Anda temui menempel di pepohonan atau daun. Bila pacet menyukai tempat kering, maka lintah adalah binatang yang hidupnya memerlukan air. Karena itu, kualitas air yang bagus sangatlah diperlukan. Untuk mendapatkan lintah dengan kondisi terbaik, maka kondisi air tempat mereka tinggal haruslah:

  • Mempunyai kondisi asam atau pH antara 5 hingga 7.
  • Punya kelembaban 30% sampai dengan 40%.
  • Buatlah kolam berbeda untuk anak lintah dan lintah dewasa, karena induk lintah bisa memakan anaknya.
  • Ingat, suhu yang tepat bagi anak lintah adalah 18-20 derajat, dan pembesaran 25-30 derajat, jadi buatlah kolam berbeda untuk pembesaran dan berkembang biak.

Agar lintah bisa berkembang baik

Karena lintah adalah hewan hemafrodit, Anda cukup meletakkan bibit lintah di kolam yang sudah disiapkan, dan mereka akan berkembang biak sendiri. Pilihlah induk lintah berumur 6 bulan sebagai bibit karena sudah siap untuk berkembang biak. Bila Anda ingin semua berjalan dengan lancar, maka berilah para induk lintah ini makan satu kali dalam waktu dua minggu. Pakan untuk lintah sendiri mudah untuk dicari, seperti ikan lele, belut, atau ikan lain yang mempunyai kulit licin dan memudahkan lintah untuk bisa menempel di permukaan kulit mereka dan makan.

Pemasaran

Lintah dinyatakan siap dipasarkan ketika sudah berumur 4-6 bulan. Bila Anda membeli 50 ekor lintah sebagai bibit di awal, Anda akan mendapatkan sekitar 20.000 ekor lintah di akhir pengembangbiakan. Binatang ini digunakan untuk terapi kesehatan, maka jalan terbaik untuk memasarkannya tentu dengan:

  • Menghubungi pengepul lintah yang akan membeli lintah hasil usaha Anda untuk didistribusikan ke perusahaan yang membutuhkan.
  • Menjual kepada farmasi, tempat pembuatan obat-obatan.
  • Dijual kepada penjual obat tradisional.
  • Membuka sendiri usaha terapi lintah di tempat Anda.

Bila Anda ingin hasil yang terbaik, Anda bisa bergabung dengan komunitas yang juga membudidayakan lintah, dan komunitas UKM.

Baca Artikel Lainnya :

2 thoughts on “Memulai Budidaya Lintah, Hewan untuk Terapi Kesehatan

  1. Pingback: Cepat Kaya dengan Hobi Memelihara Kucing | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

  2. Pingback: Cara Agar Susu Kambing Berkualitas dan Sehat | Pusat Infomasi Pertanian Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *