Menambah Gizi Sayuran dengan Memasaknya

Menambah Gizi Sayuran dengan Memasaknya – Semua orang pasti familiar dengan sayuran, salah satu komoditi pertanian yang memiliki banyak manfaat. Selain kaya akan zat gizi, sayuran kaya akan vitamin dan mineral yang sangat penting untuk perkembangan tubuh. Dengan berjuta manfaat dari sayuran tersebut, tidak heran para ahli kesehatan dan nutrisi menyarankan sayuran sebagai salah satu konsumsi wajib dalam menu makan kita.

1

Sayuran yang terjaga kesegarannya memiliki kandungan gizi yang tinggi. Untuk itu disarankan untuk memakan sayuran dalam keadaan segar dan bersih, serta tidak dimasak pada suhu yang tinggi. Akan tetapi tahukah kamu ? Beberapa sayuran justru akan meningkat kadar gizinya ketika dimasak. Hal inilah yang diungkapkan oleh Prof. Liu, ahli makanan dari Cornell University. Jadi anggapan bahwa makanan akan selalu berkurang nutrisinya tidaklah selalu benar.

Mengapa hal tersebut bisa terjadi ? Tanaman kaya akan nutrisi di setiap selnya. Terkadang banyak nutrisi yang masih melekat di dinding sel yang bila dalam keadaan segar tidak dapat dilepaskan dan diserap tubuh. Oleh karena itu, dengan memberikan panas pada makanan, akan menyebabkan terurainya nutrisi yang melekat pada dinding sel sehingga dapat diserap oleh tubuh.

Adapun beberapa sayuran yang akan meningkat gizinya adalah sebagai berikut :

Tomat

Bagaimanapun cara memasaknya, baik itu dijadikan saus, campuran makanan, digoreng, maupun dibakar, tomat akan meningkat kandungan likopennya setelah dimasak. Likopen sangat penting dalam menurunkan resiko kanker dan serangan jantung. Likopen inilah yang menyebabkan warna merah pada tomat.

Dengan pemanasan, tomat akan meningkatkan antioksidan hingga 62% walaupun kadar vitamin C-nya berkurang. Akan tetapi, pengurangannya tidak sebanding dengan manfaat yang dihasilkannya.

Bayam

Setiap sayuran hijau kaya akan kandungan oksalat. Oksalat berpengaruh terhadap penyerapan kalsium dan zat besi sehingga apabila tinggi kandungannya dalam tubuh, akan mengakibatkan terhambatnya penyerapan kedua zat tersebut.

Selain itu, oksalat juga berpengaruh dalam pembentukan batu ginjal. Akan tetapi, pengaruh oksalat dapat dihilangkan dari bayamdengan memasaknya dalam suhu tinggi dan menyiramnya dengan air dingin. Hal ini akan efektif menurunkan kandungan oksalat hingga 40%.

Jamur

Jamur yang telah dimasak akan memiliki kandungan niasin, kalium, magnesium, dan zink dua kali lipat dari pada yang tidak dimasak. Selain itu, jamur tertentu mengandung racun sehingga memasaknya merupakan hal yang perlu untuk menghilangkannya.

Semoga bermanfaat..

Baca Juga :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *