Mencari Makanan Halal Di Negeri Mayoritas Non Muslim Harus Menggunakan Trik Paling Mudah Berikut Ini

Mencari Makanan Halal Di Negeri Mayoritas Non Muslim Harus Menggunakan Trik Paling Mudah – Apakah anda suka jalan-jalan untuk berlibur ke Jepang atau Tiongkok di China?

Dimana diketahui bahwa tempat ini adalah mayoritas berpenduduk non Muslim dimana tentu saja berpengaruh besar terhadap para wisatawan asing yang berkunjung ke tempat ini terutama ketika mereka akan menikmati wisata kuliner.

kuliner

Kaum muslim seringkali merasa kesulitan untuk memesan makanan halal saat sedang traveling ke sebuah kawasan wisata yang berpenduduk mayoritas non muslim di jepang, Tiongkok, China atau Korea.

Apalagi didukung oleh kondisi buruk dimana mayoritas penduduk di daerah tersebut tidak mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan sempurna.

Sebenarnya ada beberapa cara sederhana dan mudah dimengerti oleh warga setempat dalam mengatasi masalah tersebut di atas, anda bisa membaca ulasan singkat dari kami di bawah ini.

Menurut Islampopuler.com, sejumlah turis dari Indonesia pernah mengalami kesulitan mencari makanan halal di kawasan wisata luar negeri yang mayoritas penduduknya adalah non Muslim, seperti ketika sedang traveling di kawasan wisata pasar Ueno di Tokyo, Jepang, baru – baru ini.

Mayoritas kedai di kawasan wisata ini menjajakan masakan serba dari daging dan minyak babi. Untuk memesan makanan non babi alias halal menurut umat Muslim, sementara semua pelayan atau juru masak di kedai-kedai tersebut kurang mampu berbahasa Inggris, mereka terlalu bangga dengan bahasa Jepang, sehingga apapun yang ditanyakan dalam bahasa Inggris pastilah dijawab dengan bahasa Jepang.

Untuk mengakali masalah ini, pemandu wisata yang mengawal kepergian turis Muslim dari Indonesia tersebut adalah dengan memberi saran paling mudah dilakukan yaitu anda bawa kertas putih dan satu spidol hitam, lalu gambar seekor babi dan beri tanda silang dengan spidol tepat di tengah-tengahnya.

Mereka akan langsung paham bahwa anda mau pesan makanan non babi, jelas Tetty Ariyanto, seorang pemandu wisata senior dari Golden Rama Tour & Travel, Jakarta, Indonesia. Cuma dengan menunjukkan gambar sederhana tersebut maka pelayan restoran akan paham.

Mereka akan membalas dengan menyodorkan gambar – gambar menu sebagai daftar makanan non babi.

Rata-rata adalah dari jenis bakmi goreng, nasi goreng, dan mie rebus yang semuanya diolah tanpa daging dan minyak babi atau sajian seafood.

Sebagai turis penikmat travel dan kuliner, turis Muslim justru tertarik dengan manfaat wisata halal di negeri yang mayoritas penduduknya adalah non Muslim, misalnya memanfaatkan fasilitas tersedia dalam hal menentukan kuliner halal yang akan mereka nikmati nanti.

Misalnya, dalam satu bus pariwisata saat wisata dengan turis yang bukan muhrim, halal atau haram?

Perbedaan pendapat di dalam bus diharapkan mampu membawa anda untuk melangkah jauh mengetahui ragam kuliner wisata non Muslim yang dikenal pada abad 7 dan 8 M saat Imam empat mazhab, Hanafi, Maliki, Syafii dan Hambali hidup dan berkarya.

Apabila kata – kata halal lebih berpotensi merugikan industri pariwisata pada beberapa kawasan wisata non Muslim, maka pemerintah setempat perlu segera mencari jalan keluar atau titik temu agar permasalahan tersebut segera diselesaikan.

Misalnya, cukup dengan menyediakan peta wisata kuliner halal yang disebarkan kepada turis Muslim di hotel, hostel atau motel tempat mereka menginap atau sediakan sejak awal keberangkatan mereka dari negara masing-masing, sedangkan untuk backpacker adalah disiplin diri dengan berbekal media yang dibutuhkan.

Baca Artikel Lainnya :

Pengusaha kuliner di kawasan wisata tersebut juga perlu disadarkan agar sedini mungkin menyediakan toleran dengan umat Islam dalam hal wisata kuliner dengan memberitahukan masakannya apakah halal atau tidak karena kondisi ini adalah bisa menjadi sensitif jika tidak ada transparansi dan transfer informasi tentang kuliner halal haram untuk mereka.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *