Mencicipi Kudapan Tradisional Dengan Resep Berumur 500 Tahun

Ratusan tahun lalu, di Indonesia, masyarakat kelas menengah ke bawah telah mengenal ide pembuatan telur asin yang berasa gurih dan awalnya makanan ini berasal pada suatu kawasan pedesaan yang berlokasi di Tiongkok.

Konon, ada sebuah keluarga petani yang berhasil menemukan telur – telur bebek di dalam kolam air berlumpur di area persawahan dimana diketahui bahwa lumpur tersebut mengandung kapur ( sejenis kalsium hidroksida ).

o 4

Petani tersebut membawa pulang telur – telur itu dan mencoba merebusnya. Setelah matang dan mencicipi satu butir, ternyata rasanya lezat dan gurih. Selanjutnya petani tersebut berupaya membuat telur bebek berasa persis seperti telur – telur yang dia temukan di kolam lumpur kapur tersebut.

Hasilnya adalah, dia berhasil menemukan resep telur yang rasanya gurih dan mampu bertahan selama ratusan tahun bernama telur bebek asin yang hingga kini tersebar luas di Hong Kong, Tiongkok, serta sejumlah daerah di Asia Tenggara dengan variasi kreasi telur bebek yang jumlahnya ratusan, beberapa diantaranya dikenal dengan nama telur abad / telur hitam / telur pidan / telur bitan.

Meskipun rincian penemuan telur bebek tidak didokumentasikan secara ilmiah, menurut para ilmuwan memperkirakan bahwa resep tersebut telah ditemukan sejak lebih dari 500 tahun lalu, kira – kira pada masa pemerintahan Dinasti Ming.

Saat ini banyak dijumpai beberapa teknik untuk memproduksi dalam skala besar serta proses pengawetan telur asin yang ternyata tidak mengalami perubahan besar sejak pertama kali ditemukan di Tiongkok.

Caranya adalah sebuah tong besar dicampur dengan teh hitam kental, garam kasar, dan arang, di dalamnya berisi telur bebek. Tong itu kemudian ditutup rapat lalu disimpan di gudang dalam balutan udara dingin semalaman.

Telur asin / telur hitam / telur pidan / telur bitan adalah telur yang diawetkan dengan cara pengasinan. Mereka  populer  disebut  sebagai telur seribu tahun atau telur milennium ( telur abad ), dimana proses pengawetan telur tersebut memakan waktu hanya beberapa minggu atau beberapa bulan, caranya adalah dengan merendam telur dalam larutan garam dan bahan – bahan lainnya.

Jenis telur yang digunakan adalah telur bebek, puyuh atau ayam. Bahan – bahan pengawet di dalam tong berfungsi mengubah kuning telur menjadi bertekstur krim seperti keju dan mengubah putih telur menjadi jelly yang berwarna gelap.

Sejak jaman dulu telur ini telah menjadi kudapan ringan yang umum disantap oleh masyarakat Tiongkok dan mudah didapatkan di toko – toko kelontong, di restoran Tiongkok, dan kedai sederhana. Mereka menyukainya karena rasa telur abad yang unik dan memiliki bau yang parah seperti minuman keras.

Cara menaklukkan bau telur abad yang kurang enak tersebut adalah dengan mengkonsumsinya bersama makanan lainnya, seperti membuat bubur ayam dengan telur abad.

Dimana cara penyajiannya adalah bubur ayam panas ( dibuat seperti biasa ) diberi kecap manis dan sambal cabe pedas lalu sebutir telur abad atau telur asin. Menyantap semangkok bubur ini terasa lembut di lidah dan dijamin anda pasti menyukainya.

Baca Artikel Lainnya :

Meskipun telur abad pada awalnya dibuat oleh petani dan warga desa Tiongkok selama ratusan tahun silam, tapi saat ini penganan ini mulai muncul di seluruh dunia terutama pada kedai – kedai makanan tradisional di Hong Kong.

Dan semakin bertambah banyak ketika sejumlah juru masak asal Tiongkok mengungsi ke kota Hong Kong pada tahun 1940-an karena Perang Saudara Tiongkok. Resep telur abad pun turut serta mereka bawa ke Hong Kong.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *