Mencicipi Kue Barongko Yang Lezat Dan Membuat Lidah Anda Sulit Melupakannya

Mencicipi Kue Barongko Yang Lezat Dan Membuat Lidah Anda Sulit Melupakannya – Apakah anda mengenal sajian Nusantara yang satu ini yaitu kue barongko?

Mungkin anda akan sulit percaya bahwa kue ini merupakan jajanan khas orang Sulawesi Selatan seperti halnya jajanan basah yang ada d pulau Bali karena sekilas dinilai dari tampilan jajajan ini memang seperti kue nagasari ala orang Bali.

pengebang

Namun jika anda sudah mencoba barang satu biji maka bisa ditebak bahwa jajanan ini memang berasal dari Sulawesi dan dijamin anda akan ketagihan buat mencicipinya, dua bahkan tiga biji sekaligus.

Kue Barongko dibuat dari bahan dasar pisang yang dihaluskan. Rasanya gurih dan manis khas buah pisang. Lidah anda akan sulit melupakannya.

Berbicara mengenai makanan khas orang Sulawesi Selatan, khusunya di Makassar, pikiran anda dituntut untuk teringat hanya kepada sajian pedas bernama coto Makassar, sop konro, ikan bakar atau pisang epe yang banyak dijual di sepanjang jalan raya pantai Losari.

Padahal, ada satu panganan istimewa yang tak kalah enaknya dengan sajian Nusantara tersebut patut untuk anda cicipi,  yakni kue basah Barongko. Mau tahu ? Simak ulasan selengkapnya dari kami di bawah ini :

Sejarah Terciptanya Kue Barongko

Pada jaman kejayaan kerajaan-kerajaan Makassar dulu, di pasar-pasar tradisional banyak dijumpai aneka jajanan basah yang sangat dinikmati oleh keluarga kalangan bangsawan. Raja – raja Bugis gemar menikmatinya sebagai makanan penutup (dessert).

Eksistensi panganan berupa jajanan basah tersebut hingga kini tetap dilakukan terutama untuk keperluan berbagai upacara adat seperti pernikahan, sunatan, membangun rumah baru, dan kegiatan syukuran lainya.

Seiring zaman mulai mengalami perubahan, kue barongko telah menjadi salah satu kue tradisional yang membumi dan banyak orang dari luar pulau mengetahuinya, siapapun dapat membuat dan mencicipinya.

Meskipun demikian, agar anda tetap mendapatkan kualitas cita rasa kue yang khas Makassar, maka dibutuhkan orang – orang yang telah berpengalaman untuk membuat barongko, sehingga barongko jarang dijumpai di pasaran.

Sebenarnya membuat kue barongko sangatlah mudah sehingga bisa dipraktekkan oleh siapapun. Namun ada tahapan tertentu yang agak susah agar citarasa kue benar – benar menunjukkan rasa aslinya.

Bahan utama membuat kue barongko adalah pisang kepok yang dihaluskan dengan cara tradisional sehingga menjadi pasta. Pembungkus barongko adalah dari daun pisang.

Begitu anda akan menyantap panganan ini, lidah anda akan dimanjakan oleh rasa manis khas buah pisang dengan aroma wangi dari daun pisang yang menusuk lembut hidung anda. Untuk variasi rasa baru, barongko bisa anda campurkan dengan buah nangka atau durian.

Disarankan untuk menghindari mencampur kue dengan bahan dasar membuat cake seperti mentega atau susu.

Secara lengkap anda bisa mengetahui bahan utama membuat kue barongko adalah sebagai berikut :

  • Pisang kepok 1 sisir ( kira – kira 12 buah )
  • Telur 1 butir ayam kampung
  • Gula pasir 50 gram
  • Garam 1/4 sendok teh
  • Santan 100 mili liter
  • Daun pisang secukupnya dan lidi untuk menyemat

Cara membuat kue barongko khas suku Bugis di Makassar :

Langkah awal adalah kupas dan potong – potong buah pisang kepok. Selanjutnya lumatkan pisang dengan cara tradisional hingga membentuk pasta, lalu dicampur dengan santan, gula dan garam. Setelah itu masukkan telur yang sudah dikocok lepas, aduk hingga rata sekali lagi.

Ambil 2 lembar daun pisang, lalu beri 2 sendok makan adonan kue. Bungkus bentuk tum semua adonan hingga habis. Terakhir kukus sekitar 25 menit hingga matang. Dinginkan sebentar, lalu masukkan kue ke dalam kulkas hingga saat akan disajikan nanti.

Baca Artikel Lainnya :

Kue barongko tidak hanya terkenal karena citarasanya yang manis dan gurih, juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia, karena yang menjadi bahan dasar membuat kue ini adalah pisang yang bagus buat memperlancar BAB, menurunkan tekanan darah dan memberikan tambahan energi bagi tubuh anda.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *