Menerapkan Perencanaan Penggunaan Lahan melalui kerjasama pengembangan

Untitled

Menghubungkan masalah dalam jangka waktu yang panjang

Perencanaan tata guna lahan yang dilaksanakan dalam rangka untuk mengasosiasikan solusi dari sebuah masalah (misalnya erosi tanah, tidak cukup produksi pertanian dan pendapatan rendah) terhadap perencanaan yang diterapkan untuk konservasi jangka panjang dan pemanfaatan sumber daya lahan. Oleh karena itu perencanaan tersebut didasarkan atas tindakan pencegahan yang berorientasi ke masa depan berdasarkan pada kepentingan, sudut pandang dan potensi pemecahan masalah dari para anggota.

Contoh columbia

Tujuan utama dari “Rio Checua ProyekColumbia “ adalah untuk menghentikan degradasi yang cepat yang berda di tanah lereng lembah yang dipilih oleh Cordilleras Timur menggunakan langkah-langkah perlindungan yang tepat dalam penggunaan lahan. Perencanaan penggunaan lahan digunakan untuk mengidentifikasi langkah-langkah yang diperlukan serta disesuai dengan lembaga untuk implementasi masyarakat.

Dengan keberhasilan pelaksanaan tindakan perlindungan terhadap erosi tanah, prasyarat diciptakan untuk memecahkan masalah pembangunan dalam jangka waktu yang panjang hal ini bertujuan untuk: mengamankan pasokan air untuk minum, dan meningkatkan pendapatan kecil. Degradasi sumber daya lahan pada dasarnya adalah sebuah konsekuensi dari suatu tanah yang tidak cocok pemanfaatan, yang telah gagal untuk disesuaikan misalnya diakibatkantekanan ekonomi masyarakat sekitar.

langkah-langkah :

Melobi untukperlindungansumber daya

GTZ mempromosikan perencanaan tata guna lahan terpadu untuk menyelaraskan tujuan yang terkait dengan perlindungan sumber daya yang mempunyai fokus pada kepentingan ekonomi lokal. Perencanaan Penggunaan Lahan mengambil pada fungsi sumber daya lahan terhadap perlindungan yang seringkali tidak memiliki lobi.

Dukungan dalam Pembenahan Konflik

Perencanaan Penggunaan Lahan digunakan dalam rangka mencari solusi konflik antara berbagai kelompok penduduk, antar desa, dan pemerintah atau perusahaan besar, antara petani dan penggembala, dll. Dalam proses ini, aturan penggunaan lahan adalah dinegosiasikan antara pihak yang terlibat dalam konflik.

Mempromosikan kelompok yang kurang beruntung dan penguatan localkompetensi perencanaan

Dalam hal ini memberikan kesempatan kelompok yang kurang beruntung dan untuk meningkatkan akses mereka terhadap sumberdaya lahan. Perempuan memainkan peran aktif dalam Perencanaan Penggunaan Lahan, sehingga status mereka di desa dan di masyarakat harus ditingkatkan. Dengan menerapkan prinsip “learning by melakukan “, Perencanaan Penggunaan Lahan partisipatif dimaksudkan untuk meningkatkan perencanaan kompetensi di tingkat lokal

Perencanaan Penggunaan Lahan dikatakan tepat bila :

  • Negosiasi diperlukan antara jangka pendek dan menengahdengan tujuan ekonomi di satu sisi dan kepentingan manajemen di sisi lain. sumber daya lahan akan bernilai positif akibat efek ekonomi yang diharapkan dalam jangka panjang akan berjalan akibat hasil dari negoisasi yang telah dilakukan.
  • Konflik penggunaan lahan harus dihindari
  • Sumber daya alam yang harus dilindungi dan direhabilitasi oleh:
  1. Perencanaan sistem penggunaan lahan yang berkelanjutan,
  2. Melaksanakan tujuan nasional dan regional terkait dengan perlindungan sumber daya yang memiliki prioritas,
  3. Menyiapkan cadangan biologis dan kawasan konservasi,
  4. Memantau perubahan penggunaan lahan untuk melayani nasional perencanaan sumber daya.
  5. Penilaian dan mengidentifikasi zona intervensi dan daerah untuk proyek-proyek pembangunan,
  6. Perencanaan tindakan infrastruktur seperti pembangunan jalan atau proyek irigasi bertujuan melestarikan lahan sumber daya;

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *