Mengapa Wanita di Negara Maju Lebih Mudah Terkena Kanker?

Kanker menjadi penyebab kematian terbesar ke-5 di Indonesia. Menurut data statistik,  jumlah kematian akibat kanker melebihi jumlah kematian karena penyakit malaria, TBC, dan HIV secara global.

Studi menunjukkan bahwa ternyata wanita lebih rentan terkena kanker. Jenis kanker yang sering mengunjungi para wanita adalah kanker payudara, kanker serviks, dan kanker paru.

l 35

Di Indonesia sendiri, kanker payudara berada pada posisi teratas atas banyaknya kematian para wanita. Kanker payudara adalah kanker invasif yang umum menyerang kaum wanita dari seluruh dunia. Sekitar 18.2% dari semua kasus kematian akibat kanker, kanker payudara menyumbang andil yang besar disana.

Namun, menurut data statistik pula, kasus kanker payudara ini jauh lebih tinggi daripada kasus yang bisa ditemukan di negara maju seperti Amerika Serikat.

Ada beberapa alasan untuk bisa menjelaskan situasi ini.

Yang pertama adalah terkait dengan gaya hidup. Studi menunjukkan bahwa kanker payudara lebih banyak terjadi pada usia lansia. Pada wanita di negara maju umumnya memiliki angka harapan hidup yang cukup tinggi sehingga bisa hidup lebih lama.  Mereka memiliki gaya hidup dan kebiasaan makan yang berbeda dari wanita-wanita lain di negara berkembang.

Jika mereka bisa hidup lebih lama (sampai usia lansia) namun tetap dengan kebiasaan atau cara hidup yang rentan membuat mereka terserang kanker, maka tidak heran jika di negara maju, para wanitanya lebih mudah terkena kanker.

National Cancer Institute melaporkan bahwa di Amerika Serikat tiap tahun rata-rata terdapat 2240 pria dan 232.340 wanita meninggal karena kanker.

Di Indonesia, 80 – 90% pasien kanker tidak dapat lagi diselamatkan karena mereka datang saat kondisi sudah mencapai stadium yang sudah lanjut sehingga sangat sulit untuk disembuhkan.

Melisa Luwia MHA, ketua 2 Yayasan Kanker Indonesia mengatakan bahwa kebiasaan seperti merokok, gaya hidup yang tidak sehat, dan mengkonsumsi makanan berlemak adalah faktor utama pemicu kanker.

Baca Artikel Lainnya :

Lebih detail lagi, Melisa menjelaskan bahwa memang tidak semua gaya hidup, tapi umumnya para penderita kanker menganut gaya hidup yang tidak sehat.

Sebagai contoh, penderita kanker serviks memiliki gaya hidup berhubungan seks dengan banyak orang, kanker paru-paru karena kebiasaan merokok, dan kanker payudara disebabkan kegemaran makan makanan berlemak tinggi.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *