Mengenal Bentuk-bentuk Pantun

Salah satu karya yang dianggap lucu dan menghibur yakni pantun. Pantun juga termasuk ke dalam salah satu jenis puisi lama. Sebagai sebuah karya sastra, pantun merupakan puisi lama yang terdiri dari empat baris yang berirama silang pada akhir kalimat yakni dengan pola a-b-a-b.

q 30

Setiap baris terdiri dari delapan hingga dua belas suku kata. Pada baris pertama dan kedua merupakan sampiran atau bagian objektif, sedangkan baris ketiga dan keempat merupakan isi pantun atau bagian subjektif.

Adapun pengertian lainnya yakni menurut R.O. Winsted seorang pengkaji budaya melayu mengungkapkan bahwa pantun bukan hanya sekedar gubahan kata-kata yang memiliki rima dan irama.

Melainkan merupakan sebuah rangkaian kata yang indah dan menarik sebagai ungkapan perasaan dan pemikiran penulis. Dengan arti lain, pantun mengandung penuh makna serta ide kreatif dan kritis.

Sebagai salah satu bagian dari jenis puisi lama, pantun memiliki beragam bentuk. Berikut bentuk-bentuk pantun.

  • Pantun Seloka

Pantun seloka disebut juga dengan pantun berkait. Bentuk pantun ini terdiri dari beberapa bait dimana bait satu dengan yang lainnya saling berkaitan atau menyambung.

Ciri dari pantun seloka yakni pada baris kedua dan keempat pada bait pertama digunakan sebagai baris pertama dan ketiga pada bait kedua. Begitu pula pada baris kedua dan keempat pada bait kedua digunakan sebagai baris pertama dan ketiga pada bait ketiga.

  • Pantun Talibun

Bentuk pantun ini memiliki susunan yang terdiri lebih dari empat baris, misalnya enam, delapan, maupun sepuluh. Setiap satu bait pantun talibun harus terdiri dari baris yang genap.

Pembagian baitnya pun hampir sama dengan pantun biasa yakni terdiri dari sampiran dan isi. Misalnya jika pantun talibun terdiri dari enam baris maka pada tiga baris pertama merupakan sampiran, dan tiga baris berikutnya sebagai isi.

Baca Artikel Lainnya :

Pantun karmina atau yang disebut juga dengan pantun kilat merupakan pantun yang terdiri dari dua baris pada setiap baitnya. Baris pertama sebagai sampiran dan baris kedua merupakan isi. Pantun karmina berirama a-a dan setiap baris terdiri atas 8 hingga 12 suku kata.

 

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *