Mengenal Cara Hewan Melakukan Respirasi Aerobik

Ada 3 jenis makhluk hidup yang ada di bumi ini yaitu manusia, hewan dan juga tumbuhan, ketiganya memiliki karakteristik yang berbeda, namun pada dasarnya sama-sama memiliki ciri makhluk hidup mulai dari bisa bernapas, kemudian membutuhkan konsumsi makanan hingga melakukan ekskresi namun dalam bentuk yang berbeda.

f 1

Manusia sendiri memang bisa dikatakan sebagai makhluk yang paling sempurna dibandingkan dengan yang lain, apalagi kita juga diberikan akal untuk mengungkap apa saja misteri yang ada di bumi ini.

Melihat dari ciri atau karakteristik makhluk hidup yang pada dasarnya sama mungkin membuat Anda bertanya-tanya bagaimana dengan rantai perpindahan energi yang ada. Selama ini kita cukup mendengar mengenai rantai perpindahan energi tersebut bahwa ternyata manusia adalah yang paling tak produktif, lihat saja pada tumbuhan yang mampu mencukupi kebutuhan pangan mereka sendiri bahkan memberikan pada manusia dan hewan.

Rantai ini memang benar adanya, dimulai dari yang paling utama adalah tumbuhan, energinya akan langsung diserap oleh manusia atau melalui hewan.

Namun juga ada satu hal lagi yang wajib untuk diketahui bahwa ternyata tak sepenuhnya energi tersebut berasal secara langsung dari makhluk hidup lainnya, sel-sel tubuh manusia juga memiliki peran penting dalam memenuhi atau menyediakan kebutuhan akan energi tersebut, mengingat ada suatu proses untuk mendapatkan energi yang dikatakan sebagai respirasi sel,

jika pada beberapa pembahasan sebelumnya Anda sudah cukup mengenal bagaimana respirasi aerob maupun anaerob dalam tubuh manusia sekarang bagaimana dengan hewan mengingat makhluk hidup yang satu ini juga tak ada ubahnya dengan manusia yang bertindak sebagai konsumen tumbuhan, beberapa diantaranya bahkan memangsa sebangsanya sendiri.

Untuk lebih jelasnya mengenai hal tersebut berikut ini ada penjelasan mengenai respirasi aerob untuk hewan:

  1. Mayoritas hewan merupakan makhluk hidup yang melakukan repirasi secara aerob baik itu yang memiliki paru-paru maupun menggunakan insang dan jenis lainnya, begitu juga untuk mengelola bagaimana makanan bisa sampai menjadi tenaga untuk mereka sendiri, yang membiakkan hanyalah dimana ia tinggal dan juga jenis makanan seperti apa yang dikonsumsi.
  2. Setelah makanan masuk ke dalam tubuh akan ada sebuah reaksi pemecahan menjadi molekul yang kecil, namun tak terlalu bertahap seperti manusia, molekul-molekul kecil tersebut nantinya akan secara langsung masuk pada aliran darah setelah sebelumnya melalui serangkaian proses enzimatis menggunakan salah satu enzim yang diproduksi oleh pankreas.
  3. Beberapa hewan yang bernapas menggunakan paru-paru bisa secara langsung mengikat oksigen ke udara dan menggunakannya sebagai bahan untuk melakukan respirasi aerobik namun yang tidak akan melakukan rangkaian lain yang dinamakan sebagai fermentasi layaknya manusia yang merasa kekurangan oksigen.
  4. Jenis fermentasi yang dilakukan oleh hewan-hewan tertentu juga tergolong sebagai fermentasi asam laktat, umumnya terjadi pada hewan-hewan dengan sel yang kecil dan tidak sebanyak manusia.
  5. Entah itu jenis respirasi yang dilakukan oleh manusia maupun hewan namun jika tergolong sebagai aerobik atau yang menggunakan oksigen pada hasil akhirnya tetap mendapatkan ATP atau adenosin trifosfat hanya saja yang membedakan adalah caranya dan jumlah yang dikeluarkan oleh masing-masing sel.

Setidaknya itulah siklus mengenai bagaimana hewan-hewan bisa melakukan respirasi aerob sama dengan manusia, beda cara namun tetap dengan hasil keluaran yang sama, akan jauh berbeda lagi dengan tumbuhan, karena jenis selnya berbeda dengan karakteristik yang juga sangat berbeda.

Baca Artikel Lainnya :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *