Mengenal Daniel Swarovski Penemu Kristal Swarovski

Mengenal Daniel Swarovski Penemu Kristal Swarovski – Seperti yang Kita tahu, perhiasan merupakan suatu benda yang sangat berharga dan dianggap sangatlah penting bagi setiap orang.

12

Perhiasan yang indah dan cantik bukan hanya identik dengan kaum hawa, namun beberapa kalangan pria juga tak jarang mengenakannya sebagai aksesoris pelengkap penampilan.

Bagi Anda yang hobi mengoleksi perhiasan, tentu sudah tak asing lagi bukan dengan kristal Swarovski yang sangat mendunia bukan? Ya, kristal yang satu ini sangatlah diminati oleh berbagai kalangan dari penjuru dunia karena keunikan bentuk dan ciri khasnya. Tapi apakah Anda tahu siapa yang pertama kali menemukan kristal Swarovski tersebut? Berikut informasinya.

Daniel Swarovski

Sama seperti kebanyakan benda hasil penemuan lainnya yang dinamai dengan nama penemunya, kristal Swarovski juga diambil dari nama sang penemu, yaitu Daniel Swarovski.

Ia lahir di Bohemia Utara atau yang kini dikenal dengan Republik Ceko pada tanggal 24 Oktober 1862 dan meninggal dunia pada tanggal 23 Januari 1956. Ayahnya yang notabene seorang pemotong kaca dan memiliki pabrik kaca kecil menjadi salah satu alasan mengapa Daniel memiliki keahlian dan terampil dalam mempelajari seni pemotongan kaca.

Awal karir Daniel Swarovski

Karena memiliki bakat dan keahlian yang diturunkan dari sang ayah, Daniel berhasil mematenkan mesin listrik pemotong kaca yang memfasilitasi produksi kaca kristal.

Di samping itu, keberhasilannya juga diperoleh karena ia memiliki kemampuan dalam berinovasi menghasilkan teknik memotong kristal yang profesional. Penemuan visionarinya ini diamankan dan digunakan untuk berkompetisi dengan para pembuat kristal Bohemian.

Di tahun 1895, Daniel, Armand Kosman dan Franz Weis mendirikan perusahaan yang awalnya disebut dengan A. Kosman, Daniel Swarovski & Co, namun disingkat menjadi KS & Co. Perusahaan yang satu ini dibangun di sebuah pabrik pemotongan kristal sekitar kawasan Wattens, Tirol (Austria).

Guna mengambil keuntungan, mereka memakai pembangkit listrik tenaga air setempat untuk melakukan proses grinding energy secara intensif. Cara tersebut telah berhasil dipatenkan dan usaha yang dibangun telah menambah sektor pembuatan patung kristal, miniature, perhiasan, lilin hingga dekorasi rumah.

Setiap patung yang dihasilkan ditandai dengan logo Swarovski asli, yaitu bunga edelweiss. Setelah itu, diganti dengan logo “SAL”. Namun di tahun 1988, logo yang digunakan kembali berubah, yakni logo angsa atau logo Swan. Namun logo tersebut dihapus karena saat ini hanya terdapat nama Swarovski sebagai logo tersebut.

Dalam menciptakan kristal yang mampu membiaskan cahaya dalam spektrum yang menyerupai pelangi, Swarovski melakukan pemotongan secara khusus lewat proses kimia logam pada kristal. AB atau Aurora Borealis merupakan salah satu pelapis yang terpopuler dan mampu memberikan tampilan permukaan pelangi yang licin. Selain Aurora Borealis, masih ada lagi beberapa pelapis lainnya, yaitu:

  • Crystal Transmisi.
  • Volanco
  • Aurum
  • Dorado

Kategori produk Swarovski

Kategori produk Swarovski sangatlah beragam dan bervariasi, diantaranya yakni:

  • Chatons
  • Pendanst
  • Beads
  • Zircon Swarovski.
  • Crystal Pearls.
  • Round Stones.
  • Button & Fasteners.
  • Fancy Stones.
  • Cupchains & findings.

Perkembangan perusahaan Swarovski

Sampai saat ini, perusahaan Swarovski telah memiliki 20.000 karyawan dan dijalani oleh generasi ke 4 dari para anggota keluarga. Di tahun 2006 silam, pendapatan dunia yang diraih sangat luar biasa, yaitu sekitar 2.33 milyar Euros.

Perusahaan Swarovski pada dasarnya dibagi menjadi 2 divisi, yaitu divisi utama yang merupakan pabrik pembuatan kristal Swarovski lepasan dan divisi kedua adalah divisi penjualan produk yang telah didesain dan dihasilkan.

Baca Juga : Kisah Hidup Lester William Polsfuss Penemu Gitar Listrik

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *