Mengenal Kromosom Seks Manusia dan Tugasnya

Mengenal Kromosom Seks Manusia dan Tugasnya – Dalam tubuh manusia terdapat kromosom seks yang menentukan jenis kelamin manusia satu dengan yang lainnya. Itulah mengapa di dunia ini terdapat perempuan dan juga laki-laki yang masih-masing memiliki karakter berbeda.

Untitled

Kromosom seks ini adalah kromosom Y dan juga kromosom X yang saling bersatu atau berpasangan. Pasangan antar dua kromosom seks ini akan menjadi penentu seorang janin di dalam kandungan ibu lahir sebagai laki-laki ataukah perempuan.

Tugas kromosom seks pada tubuh manusia

Kromosom seks manusia yang menentukan jenis kelamin terdiri dari kromosom X dan juga kromosom Y. seorang pria akan memiliki sifat kromosom Y pada DNA nya, sehingga susunan kromosom seksnya adalah XY.

Sementara untuk perempuan murni di dalam rantai DNA selnya hanya memiliki pasangan kromosom X sehingga membentuk ikatan kromosom XX. Masing-masing memiliki karakter tersendiri dan saling bekerjasama untuk menentukan jenis kelamin seorang bayi di dalam kandungan.

Hingga saat ini masih sangat sulit untuk merencanakan memiliki anak laki-laki atau perempuan sebab proses pembelahan kromosom seks ini sangat rumit. Proses pertama diawali dengan pembuahan, yakni bertemunya kromosom seks XX dari ibu dan kromosom XY dari sang ayah.

Pertemuan dua kromosom seks yang strukturnya berbeda ini tidak lantas langsung menjadi kromosom seks XX ataupun XY. Ada sekian proses lanjutan usai pembuahan berhasil dilakukan, salah satunya ialah pembelahan antara dua kromosom seks yang berbeda saling bertemu.

Usai melakukan pembelahan maka akan terjadi rumus matematika mengenai peluang, peluang tersebut sama besarnya, yaitu:

  1. Kromosom seks yang saling bertemu antara ayah (XY) dan ibu (XX) akan menjadikan anak dengan kromosom XY sehingga berjenis kelamin laki-laki.
  2. Pertemuan kromoson antara ayah dan ibu ini akan menghasilkan kromosom seks XX sehingga bayi lahir dengan jenis kelamin perempuan.
  3. Adanya kromosom X ganda sehingga menjadikan seorang anak memiliki kromosom seksual XXY, lahir sebagai laki-laki namun memiliki kecenderungan seperti perempuan.
  4. Bisa pula menjadi kromosom Y ganda yakni XYY yang lahir sebagai laki-laki namun memiliki kecenderungan untuk infertil.

Kelainan terjadinya penggandaan baik untuk kromosom X maupun kromosom Y ini karena adanya masalah genetik dari salah satu orangtua. Bisa dari ayah yang memiliki struktur kromosom seksual yang abnormal, namun bisa pula dari pihak sang ibu.

Kelainan pada kromosom seksual dapat memicu berbagai masalah kesehatan, dan tidak hanya sebatas masalah kesehatan alat reproduksi. Melainkan ada banyak kasus seorang anak mengalami masalah kesehatan hemofilia, yakni darah sukar untuk membeku sehingga saat terjadi luka tidak akan menutup.

Baca lainnya :

Kelainan berupa hemofilia ini adalah gejala dari adanya kelainan kromosom X yang mengganda, sehingga memiliki struktur kromosom XXY. Anak yang terlahir dengan penyakit hemofilia umumnya tidak akan memiliki umur yang panjang. Kebanyakan kasus anak penderita hemofilia hanya akan bertahan beberapa bulan saja usai lahir. Meskipun pernah pula sampai menginjak usia anak-anak atau balita namun tetap langka dan kemungkinannya kecil.

Lain halnya jika seseorang lahir dengan kromosom seksual Y ganda atau XYY maka akan memiliki masalah dengan kesuburannya. Kromosom Y ganda akan mempengaruhi kualitas sperma dalam melakukan pembuahan ke sel telur. Kemungkinan laki-laki yang mandul bisa karena latar belakang genetik ini dan bisa pula dari gaya hidup yang tidak sehat. Mencegah adanya kemungkinan kromosom seks cacat memang masih belum bisa dilakukan hingga saat ini.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *