Mengenal Perbedaan Pindah Silang dan Pautan

Mengenal Perbedaan Pindah Silang dan Pautan – Dalam sebuah DNA salah satu bagian yang penting adalah proses pembentukannya ada 2 macam yaitu pautan dan pindah silang.

1

Pautan atau linkage dan pindah silang merupakan serangkaian hukum, salah satunya adalah hukum Mendel, sebagaimana yang telah dijelaskan oleh hukum Mendel yaitu setiap proses merupakan pola pewarisan sifat yang berasal dari kromosom namun tak benar-benar menggambarkan pola pewarisan gen individu tersebut. Jenis hukum pewarisan sifat yang satu ini tentunya sudah tak begitu asing lagi mengingat hampir di setiap kajian biologi selalu membahasnya, hanya saja mungkin ditemui pada sekolah tingkat SMA.

Untuk lebih jelasnya mengenai pautan dan pindah silang perhatikan penjelasan berikut ini:

Pautan

Pautan dikenal juga sebagai kecenderungan gen tertentu pada kromosom untuk diturunkan. Pautan hanya bisa terjadi jika 2 gen berdekatan satu sama lain pada kromosom yang sama, jadi dalam satu kromosom yang memang terdiri dari berjuta DNA akan saling mengalami pautan.

Gen terletak berdekatan dan bergaul secara independen, ini tak sama dengan pasangan gen bebas, melainkan seperti 2 gamet yang saling berdekatan, mereka bergaul bersama dengan independen dan sama-sama lolos ke gamet berikutnya.

Pindah silang

Berbeda dengan pautan pindah silang merupakan proses pertukaran material antara kromosom yang menghasilkan gen rekombinan dengan kromosom homolog. Proses yang bisa menghasilkan gen rekombinan tersebut dinamakan sebagai rekombinasi.

Sebagaimana prosesnya adalah terjadi pada saat pembelahan pertama atau profasi meiosis I, nantinya dalam proses ini akan menghasilkan sebuah gamet dengan rekombinasi gen yang tidak sama, sangat berbeda dari yang didapatkan dari kedua orang tua.

Untuk prosentasenya sendiri jauh sangat bervariasi antara satu organisme dengan yang lainnya. pindah silang ini berbeda dengan pautan karena jika jarak antara satu gen berdekatan justru frekuensinya sangat rendah, namun berbeda jika jaraknya cukup jauh maka prosentasi sangat besar.

Pindah silang sangatlah jarang terjadi pada sentromer menuju ke telomer, pindah silang ini merupakan salah satu hal yang penting untuk membuat ragam lebih bervariasi dan tak sama dengan indukan.

Lalu apa yang membedakan antara pindah silang dengan pautan, berikut ini lebih jelasnya:

  1. Pautan secara singkatnya dapat diartikan sebagai salah satu cara untuk mewarisi gen bersama-sama pada kromosom yang sama. Namun pindah silang bukan untuk mewarisi melainkan hanya bertukar, yaitu pertukaran antara gen homolog dengan yang bisa menghasilkan gen rekombinan.
  2. Pautan bisa terjadi jika 2 gen saling berdekatan dan akan semakin besar frekuensinya jika jarak semakin dekat, sedangkan untuk pindah silang justru kebalikannya, semakin dekat jarak maka kemungkinan untuk berpindah justru semakin kecil, namun berbeda dengan gen homolog yang jaraknya jauh karena bisa dengan mudah mengalami perpindahan.
  3. Pindah silang dan linkage merupakan sesuatu yang bertolak belakang karena pindah silang justru dapat mengganggu gen yang sudah ada dalam pautan atau linkage.
  4. Pautan bisa terjadi kapan saja sedangkan pindah silang tidak, ia hanya bisa terjadi pada profase meiosis I.
  5. Pautan akan menghasilkan susunan baru pada kromosom namun pindah silang justru akan menghasilkan alel rekombinan.

Belajar mengenai DNA berarti kita juga harus mengetahui apa saja proses yang ada di dalamnya, mulai dari awal pengecekan hingga penterjemahan, begitu juga dengan proses pembentukan menjadi sebuah kromosom yang utuh. Antara satu mahluk hidup dengan yang lainnya sangat bervariasi.

 

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *