Mengenal Virus Paling Berbahaya di Dunia

Mengenal Virus Paling Berbahaya di Dunia – Virus adalah sekumpulan DNA yang dilindungi oleh selubung protein yang dinamakan kapsid. Virus adalah organisme terkecil, lebih kecil dibandingkan organisme manapun di dunia.

Untitled

Virus dapat dikatakan sebagai organisme setengah hidup. Mengapa demikian ? Karena virus pada dasarnya bersifat dorman dan berada dimanapun. Akan tetapi ketika menemui dan hinggap di sel hidup, virus akan bereplikasi dan melipatgandakan dirinya. Virus merupakan organisme yang kosmopolitan, hampir di semua tempat pasti ditemui virus. Hanya saja memang kondisinya pasti dalam keadaan dorman.

Dan tahukah kamu, berbagai virus telah banyak menimbulkan wabah besar di dunia. Sebut saja wabah flu yang bahkan sampai saat ini terus berevolusi. Mulai dari flu burung, flu babi, dan berbagai jenis flu lainnya telah menyebabkan kematian di seluruh dunia. Dan tidak lupa wabah cacar yang pernah menjadi endemic di seluruh dunia.

Belum lagi yang baru-baru ini terjadi, yaitu ebola. Ebola merupakan penyakit paling mematikan dan membunuh semua orang yang menderitanya. Harapan hidup seseorang yang menderita ebola hanya 10%. Wabah ebola yang terjadi, khususnya di daratan Afrika membuat kita perlu melawannya.

Virus memiliki kelebihan dalam memutasikan DNA nya. Hal ini membuat virus sangat sulit untuk diobati. Dengan kecepatannya merubah susunan DNA nya tersebut. Diperlukan teknologi vaksinasi yang terbaru untuk melawannya. Dengan resiko kematian yang diancam oleh virus, berikut adalah beberapa virus yang sangat mematikan di dunia.

Virus Marburg

Mungkin beberapa orang belum kenal dengan virus ini, virus Marburg diidentifikasi oleh ilmuwan tahun 1967 yang sempat menyerang petugas laboratorium yang tertular oleh monyet import asal Uganda. Virus ini memiliki gejala yang sama dengan ebola.

Mula-mula penderita akan mengalami demam tinggi disertai dengan pendarahan. Selanjutnya akan diikuti dengan shock dan kegagalan organ hingga akhirnya mati. Virus ini menjadi wabah yang besar dan memiliki angka kematian hingga 80% di Kongo pada tahun 1998 sampai 2000.

Virus Ebola

Sama halnya seperti virus Marburg, virus Ebola menyerang daratan Afrika dan menyebabkan kematian disana. Ebola diidentifikasi pertama kali pada tahun 1976 di Sudan dan Kongo. Virus ini sangat menular dan ditularkan melalui cairan tubuh, pertukaran darah, maupun jaringan manusia atau hewan. Menurut WHO tingkat kematiannya mencapai 71% di Sudan.

Rabies

Rabies telah dikenal sejak tahun 90an dan vaksinnya pun telah dikeluarkan pada tahun 1920. Infeksi ini jarang terjadi di Negara maju tapi menjadi masalah yang serius di Negara berkembang, termasuk Indonesia. virus ini dapat disembuhkan dengan vaksin anti rabies dan didukung oleh produksi antibodi dari tubuh kita.

Demam berdarah

Demam berdarah ditemukan pertama kali di Thailand dan Filipina tahun 1950. Virus ini seketika menyebar ke daerah tropis dan subtropics melalui perantara nyamuk. Virus ini tersebar di Negara dengan penduduk yang padat sehingga penyebarannya terbilang sangatlah mudah.

Virus ini menyerang hingga 50 juta penderita tiap tahun, walaupun dengan tingkat kematian yang cukup rendah.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *