Mengenali Hama dan Penyakit Tanaman Padi

Mengenali Hama dan Penyakit Tanaman PadiHama ialah salah satu kendala yang sering sekali di hadapi oleh petani. Karena hama ini, petani sulit sekali untuk meningkatkan produksinya, bahkan pada beberapa kejadian hama ini bisa menyebabkan petani mengalami kegagalan panen.

Untitled

Sebenarnya hal ini bisa di kurangi bila para petani dengan rajin melihat atau mengamati paling tidak satu minggu sekali lahan mereka. Dengan cara ini, petani dapat melakukan penanganan dini terhadap hama tersebut.

Hama tikus sawah

Tentu Kita sering mendengar hewan ini, kepadatan tikus sendiri memang sangat berkaitan dengan pertumbuhan padi. Serangan tikus-tikus ini terjadi bahkan sejak persemaian, hingga pada puncak masa-masa panen. Sebenarnya hama ini dapat di kendalikan. Seperti dengan cara:

  • Pada saat pengolahan tanah, sebaiknya di lakukan peracunan habitat tikus ini,
  • Menanam dengan serentak yang berselang kurang dari 10 hari, sehingga masa generative yang di lalui tanaman akan serempak, dan populasi tikus pun dapat terdeteksi dengan baik,
  • Mengecilkan ukuran pematang serta tanggul yang berada pada area persawahan,
  • Melakukan sanitasi lingkungan, sanitasi ini dilakukan di rumput atau tempat-tempat persembunyian yang lain,
  • Lakukan pemagaran.

Hama wereng

Hama ini juga sering sekali menjadi musuh para petani, memiliki ciri badan berwarna coklat, warna sayap yang berbintik-bintik, dan memiliki panjang 2 hingga 3 mm. Hama ini juga di takuti karena padi bisa mati dengan kering, parahnya ia juga dapat menularkan berbagai jenis penyakit.

Tanaman-tanaman padi yang sangat rentan dengan hama ini adalah ia yang di pupuk dengan pupuk ber-unsur N yang sangat tinggi, serta jarak tanaman yang sangat rapat. Namun beberapa varientas tertentu juga sangat di sukai oleh hama ini.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangani hama ini ialah:

  • Menggunakan varietas lahan, penggunaan ini di lakukan sebagai cara untuk menghambat wereng. Verietas-varietas yang di gilir memang harus memiliki daya tahan yang baik dai dalam musim ataupun selain musim,
  • Penggunaan insektisida, penggunaan pembasmi hama ini dapat di lakukan pada saat persemaian, bila ternyata di temukan populasi wereng,
  • Pengurangan pupuk N, karena pupuk N sangat di sukai oleh wereng, lebih baik Kita tidak berlebihan dalam pemberian pupuk jenis ini.

Hama putih palsu

Tentu Anda sudah pernah mendengar hama ini, hama putih palsu biasanya menyerang daun, ia akan menyerang jaringan hijau di daun namun dari lipatan daun. Pada permukaan di bawah daun ia akan meninggalkan bekas seperti noda yang berwarna putih. Biasanya ia sangat aktif pada malam hari.

Untuk mengendalikannya, bisa dengan pengeringan yang Anda lakukan di sawah selama 3 hari, selain itu pemberian insektisida juga bisa menghambat pertumbuhan hama ini.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *