Mengetahui Asal Mula Yorkshire Pudding, Makanan Inggris Yang Unik

Makanan penutup khas Inggris bernama puding selalu identik dengan makanan yang bercitarasa manis dengan lelehan coklat dan susu di atasnya. Di Inggris, terdapat puluhan variasi makanan dari jenis pudding, yang paling populer adalah puding dengan tambahan toping daging serta sayuran pada adonan dasarnya.

n 67

Asal mula pudding menjadi sajian favorit dikalangan para bangsawan Inggris adalah karena kudapan ini terkenal memiliki dua rasa standar yaitu manis dan gurih. Yorkshire pudding adalah makanan khas daerah Yorkshire, Inggris, pada umumnya disajikan untuk disantap pada acara – acara Sunday Lunch Party.

Pudding ini dihidangkan bersama makanan utama yang lannya. Ini adalah cermin budaya kuno para bangsawan di Inggris dan biasanya disantap dengan cara tradisional menyantap pudding yang hingga saat ini masih umum berlaku dibagian Yorkshire pinggiran yaitu daerah pegunungan dan pedesaan.

Sausnya dibuat dengan campuran bahan – bahan seperti susu, yogurt, keju, saos sambal dan saos tomat, serta taburan irisan peterseli atau bisa dicocol dengan memakai saus putih mayonais untuk sarapan pagi.

Yorkshire pudding telah berabad – abad menjadi kudapan favorit bagi masyarakat Inggris. Pembuatannya lebih banyak secara tradisional dan sangat sederhana, dimana adonan tepung gandum diuleni hingga kalis, lalu diberi tambahan susu, air dan telur ayam kemudian dipanggang di atas tungku tradisional agar memiliki aroma wangi yang khas.

Namun dengan berjalannya waktu ke masa depan, cara menghidangkan makanan berupa pudding menjadi bermacam – macam. Ada yang disteam atau dikukus dan dipanggang dalam oven.

Di tempat asalnya, apabila sebuah keluarga akan berkunjung ke rumah warga lainnya saat acara makan siang maka bisa dipastikan pudding yang satu ini akan disuguhkan sebagai sajian penutup yang berasa manis dan gurih.

Yorkshire Pudding merupakan makanan tradisional terbeken di Inggris sepanjang masa. Asalnya dari kawasan North East England dimana pada jaman dulu makanan ini hanya ditujukan untuk warga miskin yang tidak mampu membeli daging buat santap malam mereka.

Anak – anak mendapatkan pudding ini dengan tambahan berupa saos daging yang berasa manis dan gurih, biasanya hanya diperoleh ketika perayaan Natal dan tahun baru.

Saat ini Yorkshire Pudding biasa disajikan dengan daging panggang sebagai makanan utama tradisional warga bangsawan Inggris kuno namun segala lapisan masyarakat di kota London bisa menyantapnya dengan variasi resep yang semakin modern.

Jika anda berkunjung ke kota London buat liburan, sempatkan untuk mencicipi Yorkshire Pudding khas Inggris. Tempat yang umum menyediakan pudding ini yaitu Chapter all Day Dining yang berada di Blackheath, 43 – 45 Montpelier Vale.

Porter English Restaurant yang berada di 17 Henrietta Street, Covent Garden dan Rules Restaurant yang berada di 35 Maiden Lane, London. Alat transportasi umum dan murah yang digunakan untuk menuju ke lokasi yaitu dengan mengendarai tube memakai rute Westminster – Covent Garden.

Kenali Berbagai Jenis Saus Dan Kecap Pendamping Makan Yorkshire Pudding

Seperti dijelaskan di atas, Pudding Yorkshire lebih nikmat jika disantap bersama dengan saos dimana dalam dunia masakan Eropa, saos berarti cairan yang digunakan sewaktu memasak atau dihidangkan bersama – sama makanan sebagai penyedap supaya makanan tersaji lebih sempurna. Saus yang paling sederhana berupa kecap atau sambal, merupakan saus utama pada sebagian besar sajian khas Eropa.

Berikut adalah macam – macam kecap atau saus yang tepat digunakan sebagai bahan pendamping Yorkshire Pudding, masing – masing punya karakter tersendiri untuk setiap jenis saos yang dipilih :

1. Saus Hoisin.

Saus berwarna cokelat kemerahan ini terbuat dari bahan kacang kedelai, garam, bubuk cabai, gula halus, pasta bawang putih, cuka, dan tepung terigu. Rasanya manis dan tajam.

Saus ini biasa dipakai untuk masakan ringan semacam temannya roti untuk sarapan pagi, salad buah dan daging atau seafood atau disajikan begitu saja untuk celupan cumi goreng dan sebagainya.

2. Saus Hollandaise.

Terbuat dari mentega putih yang dijernihkan atau dipisahkan bagian lemak dan airnya. Kemudian dicampur dengan krim kental sehingga tercipta saus mousseline. Saos ini selanjutnya bisa dicampur dengan perasan jus jeruk lemon sehingga tercipta saus maltaise.

Dan saus turunan terakhir dari saus maltaise adalah saos hollandaise merupakan saus béarnaise yang dibuat dari campuran saus dasar, tarragon, serta taburan peterseli cincang.

Penduduk Perancis yang pertama kali menciptakan saos ini sering menamakan saus ini dengan istilah béarnaise atau saus romantis karena teksturnya yang creamy dan rasanya gurih dan asam.

Saus ini mempunyai tiga jenis saus turunan lagi, yaitu saus foyot (dari saus béarnaise dan demi glace), saus rachel (dari saus béarnaise, demi glace serta pure tomat) dan saus choron (dari saus béarnaise dan pure tomat).

3. Saus Dasar (Mother Sauce).

Kata saus pada awalnya berasal dari bahasa Perancis (sauce) yang diambil dari bahasa Latin salsus berarti digarami. Terdapat beragam varian saus yang bermula dari masakan Perancis kemudian menyebar ke beberapa negara di Eropa.

Baca Artikel Lainnya :

Di negara asalnya Perancis, saus merupakan unsur utama dalam masakan yang dibagi ke dalam lima kategori (saus bechamel, saus espagnole, saus veloute, saus hollandaise, dan saus tomat), dari kelima macam saus tersebut, tercipta beragam saus turunannya yang cocok dikombinasikan dengan beragam makanan pendamping seperti Yorkshire Pudding.

Anda tinggal memilih salah satu saos tersebut di atas yang cocok untuk pudding yang satu ini yang memang harus disajikan dengan toping manis maupun gurih.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *