Mengetahui Fungsi, Sumber, Absorbsi, dan Kebutuhan Pada Clorida

Mengetahui Fungsi, Sumber, Absorbsi, dan Kebutuhan Pada Clorida -Clorida adalah suata zat yang sangat di butuhkan bagi tubuh manusia, ternak ruminansia atau non ruminansia bahkan juga unggas membutuhkan kandungan clorida, yang dapat membantu peran di dalam metabolisme dalam mahkluk hidup.

Berikut ada beberapa penjelasan yang akan di jelaskan tentang clorida ( Cl ) berupa fungsi clorida makhluk hidup, sumber asal clorida, absorbsi dan juga kebutuhan makhluk hidup terhadap kandungan clorida tersebut.

a. Fungsi dan Sumber Clorida

Fungsi klorida adalah Ion klorida mempunyai afinitas yang sangat lemah untuk bergabung dengan protein,akan tetapi memberi kesempatan sebagai pembantu utama terhadap kekuatan ion dari medium ekstraseluler dan menjadi pasangan yang kuat dari anion Na+.Klorida masuk sel-sel dengan K+,klorida ditransportasi sangat aktif,terutama oleh sel-sel mukosa saluran pencernaan dalam pertukaran klorida yang bertanggung jawab terhadap konsentrasi H+ dari cairan saluran pencernaan.

b. Kebutuhan Clorida

Kebutuhan Cl untuk ternak belum dapat di tentukan secara pasti, tetapi dalam kondisi ternak, kemungkinan terjadi defesiensi Cl adalah kecil. Kandungan besar bahan makanan, kecuali ikan dan produk rendah. Produk daging biasanya mengandung Cl yang lebih tinggi daripada produk makanan. Kandungan Cl rumput pasture sangat bervariasi dan berkisar antara 0,003 -0,342 %. Sumber utama Cl untuk sebagian besar hewan adalah garam biasa.

c. Absotrpsi dan Eksresi Clorida 

Clorida hampir semuanya diabsorpsi di dalam usus halus dan dieksresikan melalui urine dan keringat. Dengan kehilangan clorida akan juga menghilangkan kandungan natrium, kebanyakan keringat akan dihalangi oleh adosteron secara langsung dapat mempengaruhi terhadap kelanjar keringat.

d. Gejala Defesiensi Clorida

memperlihatkan kebutuhan untuk pertumbuhan optimal kuau (pheasant) dan quail ( burung puyuh ) antara 480 dan 1100 mg Cl- per kg ransum.Usaha dari Burns dkk untuk mendapatkan defisiensi selalu tidak berhasil.Mereka berkesimpulan bahwa kebutuhan klor untuk anak ayam tidak melampaui 600 mg per kg ransum. Meskipun demikian penelitian yang dilakukan oleh Leach dan Nesheim memperlihatkan bahwa nilai tersebut terlampau rendah. Peneliti-peneliti ini menghasilkan defisiensi klorida dengan memberi ransum yang dimurnikan kepada anak ayam yang mengandung 190 mg Cl – per kg ransum. Ayam tersebut memperlihatkan hambatan pertumbuhan yang hebat,mortalitas tinggi,hemokonsentrasi,dehidratasi dan tingkat klorida yang rendah dalam darah. Sebagai tambahan ayam yang menderita defisiensi klorida memoerlihatkan gejala syaraf yang khas. Penambahan 1200 mg Cl- per kg ransum menghasilkan pertumbuhan normal dan dapat mencegah gejala defisiensi. Meskipun kelebihan natrium dan kalium tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan anak ayam yang menderita defisiensi, tapi peningkatan kation-kation ini dalam ransum basal, memungkinkan pula kematian dan gejala syaraf. Penambahan bromide ( 676-1352 mg/kg) kedalam ransum basal, sebagian dapat melawan sebagian besar dari gejala defisiensi klorida, kecuali gejala syaraf. Penambahan tingkat bromide yang lrbih tinggi tidak memperlihatkan efek apa-apa. Tingkat jodida 537 sampai 1074mg per kg ransum menghambat pertumbuhan dan mengkibatkan mortalitas dan gejala syaraf yang memperlihatkan interaksi antagonistik antara jodida dan klorida. Tingkat fluorida 268mg/kg ransum tidak mempunyai efek terhadap defisiensi klorida.

Anak-anak ayam yang menderita defisiensi klorida memperlihatkan gejala tetanus dengan reaksi syaraf yang khas yang di akibatkan oleh suasana ribut. Mereka jatuh kedepan dengan kakinya direnggangkan kebelakang, setelah satu atau dua menit sembuh kembali, tapi spasmus lainnya tidak dapat baik kembali dalam beberapa menit.

Demikianlah ulasan tentang diatas semoga dapat memberikan manfaat dan juga berguna bagi anda, serta menjadi sumber bagi anda.

Baca juga : Proses Metebolisme Protein Dalam Tubuh

Loading…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *