Mengetahui Tentang Asal – Usul Dan Jenis Bunga Sakura

Bunga Sakura merupakan salah satu bunga yang paling banyak dan sangat mudah tumbuh serta dijumpai di Jepang sehingga bunga ini dijadikan lambang bunga nasional. Asal – usul pemberian nama ” sakura ” adalah dari kata ” saku ” ( bahasa Jepang untuk makan mekar ) ditambah dengan akhiran yang menyatakan bentuk jamak dari suku kata ” ra “.

o 77

Dalam bahasa Inggris, bunga sakura populer dengan nama cherry blossoms. Warna bunga sebagian besar tergantung pada spesiesnya, ada yang berwarna putih dengan sedikit warna merah jambu, kuning muda, merah jambu, hijau muda atau merah menyala dan ping.

Bunga sakura digolongkan menjadi 3 jenis berdasarkan atas susunan daun mahkota bunga sebagai berikut : bunga tunggal dengan daun mahkota selapis, bunga ganda dengan daun mahkota berlapis dan bunga semi ganda.

Di kota Tokyo, anda bisa menikmati indahnya bunga sakura meskipun sedang berlangsung musim gugur seminggu setelah musim ini berlangsung yaitu di tengah suhu yang berkisar antara 5 derajat C sampai 12 derajat C.

Dengan kondisi cuaca yang aneh justru membuat bunga sakura rajin mengeluarkan kuntum bunga yang nantinya akan bermekaran, meskipun tidak semestinya anda menikmati indahnya bunga sakura dengan suhu sedingin tersebut di atas.

Pohon sakura adalah salah satu jenis pohon yang tergolong ke dalam familia Rosaceae, dari genus Prunus adalah sejenis dengan pohon prem, persik, atau aprikot Jepang, tetapi secara umum sakura digolongkan ke dalam sub genus bunga sakura. Pohon sakura merupakan salah satu  ikon Jepang yang berbunga hanya setahun sekali yaitu di bulan April.

Di pulau Honshu, kuncup – kuncup dari bunga sakura jenis someiyoshino akan terlihat bermunculan dalam jumlah besar di akhir musim dingin dan bunganya mulai mekar di akhir bulan Maret sampai awal bulan April ketika cuaca mulai hangat.

Di Jepang, mekarnya bunga sakura jenis someiyoshino dimulai dari desa Okinawa yaitu bulan Februari, dilanjutkan ke pusat dari pulau Honshu bagian sebelah barat, sampai di kota Tokyo, Osaka, Kyoto yaitu sekitar akhir Maret sampai awal April, lalu bergerak sedikit kencang ke arah utara, dan berakhir di pulau Hokkaido ketika liburan Golden Week bagi pelajar SMU dimulai.

Pada saat bunga sakura mulai bermekaran, terdapat sebuah tradisi di Jepang yang sangat populer dikalangan para turis mancanegara yaitu tradisi melihat bunga sakura yang baru mekar, warnanya alami, segar dengan bau harum  khas sakura, dimana tradisi ini biasa disebut dengan istilah hanami ( diambil dari kata hana artinya bunga, dan mi atau miru artinya melihat ).

Apakah anda suka dan pernah melihat sebuah sketsa dari film Crayon Shinchan tentang kegiatan pelajar SD melihat bunga sakura yang baru mekar ?

Kondisi seperti itulah yang paling sering terjadi di Jepang. Acara hanami kerap dilakukan dengan rekan kantor, keluarga, teman – teman di sekolah, teman – teman kuliah sambil membawa alas atau tikar untuk alas anda duduk di bawah sebatang pohon sakura yang sedang berbunga sambil mengobrol dengan santai dan menikmati bekal berupa makanan dan minuman ringan bersama orang – orang terdekat.

Masing – masing dari anda diwajibkan untuk membawa bekal makanan dan minuman untuk dimakan bersama – sama bahkan bisa melakukan tukar makanan atau minuman dengan teman – teman anda. Pada umumnya hanami biasa dilakukan di taman – taman sakura pada pusat kota yang merupakan titik sentral dari kegiatan hanami.

Karena terlalu banyak yang ingin merasakan kegiatan santai berhanami di taman bunga sakura termasuk para turis mancanegara, tak jarang anda harus melakukan booking terlebih dahulu kepada pengelola taman untuk mendapatkan tempat strategis yang anda inginkan, kemudian bisa memberi tanda bahwa tempat tersebut telah anda booking supaya tidak ada orang lain yang merebutnya.

Kegiatan selanjutnya adalah mengobrol dengan santai sampai menunggu waktu makan siang tiba ( hanami dimulai pukul 9 pagi ), bekal makan siang yang dibawa dari rumah jenisnya beragam, ada makanan khas Jepang atau makanan cepat saji khas orang barat dan akan diakhiri dengan berfoto – foto ria dekat salah satu pohon sakura.

Meskipun terlihat sederhana, namun kegiatan yang satu ini sangat menyenangkan untuk anda lakukan.

Karena Sakura Erat Hubungannya Dengan Janji Yang Selalu Ditepati

Bunga sakura identik dengan bunga yang pasti mekar di musim semi. Banyak turis asing yang selalu menantikan mekarnya bunga – bunga yang termasuk ke dalam tanaman hias sensitif di mancanegara karena hanya bisa tumbuh subur di Jepang saja.

Bunga ini sangat terkenal karena warnanya yang khas, namun dalam tradisi warga Jepang, bunga sakura mengandung simbol tersendiri bagi masyarakat mereka penganut aliran Shinto dimana bunga ini akan muncul setiap musim semi datang termasuk di negara tetangga seperti Korea Selatan.

Sakura mempunyai filosofi tentang menjaga janji. Dari sini diharapkan anda bisa belajar dua hal utama dalm hidup yang dicontohkan melalui sekuntum bunga sakura, pertama adalah belajar tentang konsistensi dalam berjanji lalu menepatinya, kedua belajar akan menghargai kebermanfaatan dalam hidup.

Bunga sakura akan mulai berguguran di saat musim semi usai dan banyak pengunjung asing akan menyesal tidak sempat menikmati keindahan dari bunga sakura ini, kuntum – kuntum bunga sakura seolah ingin menyampaikan pesan untuk menenangkan hati orang – orang yang bersedih dengan berjanji bahwa mereka akan kembali lagi ke Jepang pada musim semi dilain waktu.

Meskipun waktu telah berlari cukup kencang ke depan dan telah melalui jalan yang sangat panjang, dimana musim silih berganti datang, namun waktu akan menepati janjinya untuk kembali hadir di acara liburan anda yang akan mengiringi datangnya musim semi baru.

Baca Artikel Lainnya :

Kehadiran musim semi akan selalu menghadirkan kebermanfaatan dan kecerahan kepada lingkungannya melalui keindahan hidup dalam diri anda masing – masing.

Semoga anda bisa mengiktibari kehidupan bunga sakura melalui kehidupan anda sehari – hari dengan selalu memberikan arti kepada lingkungan anda dan tentunya mampu menjaga akan sucinya janji yang telah anda ucapkan.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *