Mengulas Seputar Beternak Kambing Etawa

Mengulas Seputar Beternak Kambing Etawa – Beternak merupakan salah satu kegiatan untuk mengembangbiakkan dan membudidayakan hewan yang termasuk ke dalam hewan ternak untuk mendapatkan hasil dari hewan tersebut. Hasil yang didapatkan dari beternak dapat berupa daging, telur, susu dan bulu. Hewan ternak dapat berupa sapi, babi, unggas, burung, kambing. Salah satu hewan yang banyak dikembangkan saat ini adalah kambing etawa.

10

Apa itu beternak kambing etawa?

Salah satu hewan yang dapat diternaka adalah kambing etawa. Kambing etawa atua kambing Jamnapari adalah kambing yang berasal dari India. Kambing ini memiliki telinga yang panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidung kambing ini cembung. Kambing jantan biasanya memiliki tinggi 90-127 cm dengan berat 91 kg dan kambing jantan setinggi 92 cm dengan berat sekitar 63 kg. Kambing ini memiliki tanduk yang pendek. Hasil yang didapat dari beternak kambing ini adalah susu. Susu yang dihasilkan dapat mencapi 2-3 liter setiap harinya.

Kandang untuk beternak kambing etawa

Sebagai permulaan untuk beternak kambing etawa, dapat dimulai dengan membangun kandang yang sesuai dan nyaman untuk kambing tersebut. Kandang dapat dibuat dari bambu dengan besar yang cukup dan memungkinkan kotoran kambing langsung jatuh ke tanah sehingga memudahkan untuk membersihkannya. Tujuan lainnya adalah agar kandang tidak bau jika kotoran langsung ke tanah karena dapat diuraikan secara alami. Kotoran yang terurai tersebut dapat pula dijual sebagai pupuk kandang.

Mengenai beternak kambing etawa

Saat beternak kambing etawa, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya adalah:

  • Kandang harus bersih cukup ruang sehingga kambing dapat bergerak dengan baik. Kandang juga harus mendapatkan sinar matahari yang cukup agar kotoran dan bakteri dalam kandang dapat dicegah atau diperlambat.
  • Kambing etawa dapat beranak hingga 3 kali dalam 2 tahun. Usia kambing dewasa 11-12 bulan. Bobot kambing yang dapat dikawinkan garus lebih dari 50 kg.
  • Waktu hamil dari kambing adalah sekitar 5 bulan dan masa melahirkan hingga masa istirahat adalah 2 bulan sehingga perlu dijaga pola makan dan kebersihand ari kambing. Jika tidak, kambing akan terkena cacingan dan kudisan atau skabies.
  • Bagian yang dapat dimanfaatkan dari kambing etawa diantaranya adalah daging, susu, kotoran dan kulit.
  • Jika ingin dijual, perhatikan mengenai kesehatan, usia dan musim jual kambing. Perkiraan harga kambing dapat dihitung dengan cara berat x harga daging kambing eceran x 50% karkas.

Perawatan dalam beternak kambing etawa

Makanan yang digunakan untuk pakan kambing etawa harus berkonsentrat dan hijau atau segar. Pakan dapat berupa rumput, daun dari kacang-kacangan atau dapat memberi makan dengan fermentasi dari jerami, gedebog pisang atau dengan beaktul. Perawatan kandang kambing harus dilakukan rutin untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan kambing. Saat pembuatan, jangan lupa untuk membaut ventilasi untuk sirkulasi udara.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *