Mengulas tentang budidaya kedelai

Mengulas tentang budidaya kedelai – Budidaya kedelai memang jarang mendapat perhatian yang terlalu sering. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kedelai merupakan salah satu dari bahan pokok yang sering kita konsumsi. Olahan kedelai akan sering kita temui pada berbagaimacam olahan makanan, seperti tempe, tahu, sari kedelai, dan sebagainya. Budidaya kedelai sebenarnya membutuhkan perhatian yang lebih, mulai dari lahan yang digunakan, bibit dari kedelai serta perawatan perawatan selama proses budidaya kedelai. Berikut akan saya ulas bagaimana cara budidaya kedelai agar mendapatkan hasil yang maksimal serta memperoleh keuntungan.

160

PENGOLAHAN LAHAN ATAU TANAH

Pengolahan tanah atau lahan untuk budidaya kedelai merupakan elemen yang sangat penting, karena kedelai harus bisa berkecambah dengan baik dan sempurna agar dapat berkembang secara maksimal. Benih kedelai juga memerlukan kelembaban serta oksigen yang cukup untuk dapat tumbuh dengan baik.

Terdapat beberapa tujuan agar pengolahan tanah menjadi gembur. Salah satunya adalah dengan melakukan pembajakan pada tanah untuk membenamkan sisa sisa tanaman, memcahkan bongkahan tanah, meratakan tanah serta memberantas rumput liar yang tumbuh.

Kondisi tanah yang biasa digunakan untuk budidaya kedelai adalah tanh tegalan , permukaan lerang, serta lahan bekas persawahan. Untuk ketiga lahan tadi diperlukan cara pengolahan yang berbeda beda pula. Hal ini dilakukan karena perbedaan struktur tanah yang akan dijadikanlahan untuk budidaya kedelai. Untuk tanah tegalan biasanya dilakukan pembajakan pada tanah agar sisa sisa gulma dapat dibersihkan. Untuk tanah yang berada pada permukaan lereng biasanya dilakukan terasering agar erosi dari tanah dapat diminimalkan. Sedangkan untuk tanah bekas persawahan dapat diberikan dengan membuat jerami padi sampai ke permukaan tanah agar menyerap air, kemudian jermai dapat disingkirkan.

PEMILIHAN BIBIT KEDELAI

Benih yang akan digunakan untuk budidaya kedelai adalah benih yang sudah cukup tua, utuh serta memiliki warna yang mengkilap. Bibit dapat diperleh dari toko toko yang menyediakan bibit ataupun anda dapat melakukan pembibitan sendiri. Untuk memperoleh hasil yang maksimal, bibit yang digunakan harus bibit yang memiliki kualitas yang baik pula. Berikut adalah syarat syarat dari bibit yang baik untuk budidaya kedelai:

  1. Diambil dari tanaman kedelai yang sehat
  2. Memiliki nilai produksi yang tinggi
  3. Pertumbuhan dari tanaman seragam
  4. Bersih dari hama, penyakit serta gulma,
  5. Tidak keriput, dan mengkilat
  6. Kering dengan benar
  7. Disimpan dalam kelembaban < 60%
  8. Ditanam paling lambat 8 bulan sejak dipanen

PEMBUATAN LUBANG TANAM UNTUK KEDELAI

Pembuatan lubang untuk tanaman kedelai dapat dilakukan dengan cara tugal. Buatlubang pada tanah dengan kedalam 3 – 4 cm. Untuk jarak antar tanaman disesuaikan dengan kesuburan serta ketersediaan air pada tanah.

CARA PENANAMAN SERTA PERAWATAN TANAMAN KEDELAI

Untuk cara penanaman kedelai dapat dilakukan dengan 2 cara, yang pertama adalah dengan cara ditebar dan dengan cara ditugal. Setelah penanaman kedelai perawatan yang dilakukan selama proses budidaya kedelai adalah dengan melakaukan pemupukan serta pengairan secara rutin dan sesuai dengan kebutuhan tanaman. Untuk merawat dapat dilakukan dengan membersihkan lahan dari serangan penyakit serta hama yang sering menyerang tanaman kedelai. Pencegahan serta pengendalian akan serangan hama dan penyakit dapat dilakukan dengan mengetahui permasalahan serta cara untuk mengatasi secara benar.

PANEN TANAMAN KEDELAI

Untuk panen kedelai dapat dilakukan setelah kedelai memiliki usia yang cukup untuk dipanen. Kedelai yang dapat dipanen memiliki ciri ciri buah yang sudah besar dan menguning serta isi dari kedelai penuh.

Baca Artikel Lainnya :

 

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *