Misteri dan Mitos Tentang Pohon Hantu di Pantai Neskowin

Seperti yang Anda lihat pada gambar di atas, sepanjang garis pantai tersebut dikelilingi oleh puluhan bahkan ratusan makhluk yang mirip manusia berjubah hitam.

Deskripsi yang menakutkan ya,? ^^ Namun memang begitulah adanya * setidaknya bagi saya. Jika Anda melihatnya melalui jarak pandang yang cukup jauh, maka Anda akan merasa melihat orang-orang dengan jubah hitam sedang melakukan suatu ritual di pantai tersebut.

q 86

Pantai yang dari tadi kita bicarakan ini, bernama Neskowin dan secara geografis terletak di Oregon, Amerika Serikat. Sedangkan barisan yang nampak seperti orang-orang berjubah hitam yang saya katakan tadi—sebenarnya tidak lain adalah pohon yang mati.

Pohon? Kok warnanya hitam begitu ya? Dan bagaimana ia bisa tetap berdiri tegak padahal kondisi tubuhnya sudah mati? Selayaknya pohon yang sudah tidak memiliki aktivitas kehidupan, maka ia akan segera lapuk dan tumbang bukan?

Setidaknya, itulah pertanyaan yang mengaliri benak saya ketika memikirkan tentang pantai yang lekat dengan kesan misterius ini.

Menurut penelitian, daerah pantai ini dulunya, sekitar dua abad yang lalu, merupakan sebuah hutan. Hutan cemara lebih tepatnya.

Namun, karena akibat dari pergerakan Bumi—yang kita sebut dengan bencana alam—akhirnya daerah ini menjadi pantai. Bencana alam yang diprediksikan telah mengubah kondisi geografis daerah ini adalah tsunami.

Pohon-pohon mati yang berjajar sepanjang garis pantai Neskowin menjadi saksi siklus alam yang terjadi ribuan tahun silam. Diperkirakan, dulu, tinggi pohon-pohon ini bisa mencapai 60 meter. Sekarang, penduduk sekitar menjulukinya sebagai pohon “hantu”.

Menurut saya sendiri, pohon-pohon itu tetap bisa berdiri kokoh karena terletak di pantai. Kondisi lingkungan sekitar yang lembab, basah, dan dan mengandung banyak setidaknya bisa membuat akar pohon tersebut tetap dapat menancap di tanahnya.

Tentu saja, dulu pohon-pohon ini tidak langsung berada di tepian pantainya. Namun, bisa jadi, justru terendam air. Seiring berjalannya waktu dari tahun ke tahun, membuat kondisi tubuh pohon ini menyesuaikan diri. Dan akhirnya tinggallah pohon-pohon mati ini berdiri dengan kokoh.

Hehe, terdengar seperti hipotesis yang konyol dan mengada-ada ya? Yang pasti, siklus alam adalah jawaban bagi semua pertanyaan yang saya lontarkan tadi. Entah bagaimana prosesnya, namun yang pasti, secara ilmiah, dapat dibuktikan bahwa siklus alam telah berkontribusi terhadap perubahan geografis ini.

Baca Artikel Lainnya :

Banyak wisatawan yang tertarik dan penasaran dengan keunikan pantai ini. Di Oregon sendiri, pantai ini memang menjadi ikon sebagai tempat wisata yang ramai dikunjungi turis maupun wisatawan lokal.

Jika Anda adalah juga tertarik dan ingin melihatnya secara langsung, silakan bergabung dengan mereka dan nikmati keindahan hutan purba yang telah berganti wajah ini.

Loading...

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *