Mitos tentang Minuman Beralkohol

Mitos tentang alkohol sangat banyak, yuk langsung aja kita bahas beberapa mitos dan fakta seputar minuman beralkohol :

c 31

  • Mitos : Minuman keras seperti vodka, rum, dan tequila lebih berbahaya dari pada bir dan anggur

Fakta : Kerusakan yang disebabkan oleh alkohol tergantung pada banyaknya alkohol yang dikonsumsi. Dibandingkan dengan minuman keras, anggur dan bir memiliki persentase alkohol yang relatif rendah, tetapi anggur dan bir juga sering dikonsumsi dalam jumlah yang lebih besar.

  • Mitos : Alkohol dapat merangsang nafsu makan

Fakta : Bagi beberapa orang, alkohol bisa merangsang nafsu makan si peminum alkohol, tapi hal ini nampaknya memiliki efek terbalik kepada pecandu minuman keras. Pecandu minuman keras cenderung memiliki pola makan yang buruk dan juga biasanya menderita gizi buruk.

  • Mitos : Minum minuman beralkohol dapat menyehatkan tubuh

Fakta : Konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah yang medium atau sedang dikaitkan dengan rendahnya risiko terkena penyakit jantung. Konsumsi yang lebih tinggi atau high, bagaimanapun juga akan meningkatkan risiko untuk tekanan darah tinggi, penyakit jantung, stroke, beberapa kanker, kecelakaan, kekerasan, cacat lahir, bunuh diri, dan kematian pada umumnya.

Di samping itu, mengkonsumsi alkohol yang berlebihan dapat merusak hati, otak, pankreas, dan jantung.

  • Mitos : Anggur dapat menambah tingkat penyerapan mineral dalam tubuh

Fakta : Anggur dapat menambah tingkat penyerapan tubuh akan mineral seperti kalsium, kalium, fosfor, magnesium, dan seng, tetapi alkohol yang terkandung dalam anggur akan meningkatkan ekskresi mineral-mineral dari dalam tubuh, sehingga tidak ada manfaat yang dapat diperoleh dalam hal ini.

  • Mitos : Minum minuman beralkohol dapat menghangatkan badan

Fakta : Minum minuman beralkohol dapat mengalihkan aliran darah ke kulit dan dapat membuat anda merasa lebih hangat, tetapi sebetulnya hal ini justru dapat mendinginkan tubuh anda.

  • Mitos : Bir ringan dan anggur tidak akan menyebabkan alkoholisme kepada peminumnya

Fakta : Alkoholisme tidak terkait dengan jenis minuman, melainkan terkait pada kuantitas dan frekuensi konsumsi minum minuman beralkohol.

  • Mitos : Mencampurkan berbagai macam jenis minuman beralkohol dapat membuat anda mabuk

Fakta : Terlalu banyak mengkonsumsi minuman beralkohol dalam bentuk apapun dapat membuat anda mabuk, jadi bukan karena campuran alkohol melainkan dari kuantitas alkohol yang di konsumsi tubuh.

Baca Artikel Lainnya :

Fakta : Mineral dan vitamin yang terkandung dalam bir tidak dapat dibandingkan dengan mineral dan vitamin yang berasal dari makanan. Efek diuretik dari alkohol bisa menyebabkan tubuh kehilangan cairan dalam jumlah yang jauh lebih besar dibandingkan dengan jumlah cairan yang didapat dari bir.

  •  Mitos : Alkohol dapat membantu Anda untuk tidur lebih baik

Fakta : Bukannya dapat membantu anda untuk tidur lebih baik, alkohol malah dapat mengganggu tidur anda. Pada awalnya, alkohol mungkin dapat membantu orang tertidur lebih cepat, tetapi alkohol membuat tubuh tidak dapat mencapai siklus tidur REM (tidur dalam) dan dapat membuat orang bangun lebih cepat karena dampak sakit pasca mabuk.

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *