Musisi Bergelar Rajanya Dangdut Rhoma Irama

Musisi Bergelar Rajanya Dangdut Rhoma Irama-Raden Haji Oma Irama yang lebih dikenal dengan Rhoma Irama yang lahir di Jawa Barat pada tanggal 11 Desember 1946 ini merupakan seorang musisi Indonesia di jalur music dangdut. Tidak hanya itu saja bahkan Rhoma Irama dikenal sebagai the king of dangdut bersama grup musiknya Soneta Band. Selain itu, Rhoma Irama juga seorang actor dan beberapa tahun belakangan ini juga aktif sebgai politikus. Rhoma Irama merupakan keturunan dari keluarga bangsawan di Jawa Barat dari pasangan Raden Burdah Anggawirya dan ibunya R.Hj. Tuti Juariah.

Rhoma-Irama

Band Rhoma Irama pertama adalah Tornado and Gayhand, band ini mengcover lagu-lagu rock milik grup band barat seperti the beatles dan lain lain. Pada tahun 1960, Rhoma Irama mulai menyayikan lagu-lagu melayu dan pop Indonesia. Kemudian di tahun 1968, Rhoma Irama bergabung dalam kelompok Orkes Melayu Purnama. Grup music ini merupakan kelompok music yang memulai dengan memainkan gaya bermusik dangdut di dalam music orkes melayu. Ini dicirikan dengan drum diganti menjadi double drum, peranan gitar listrik dalam music lebih dikembangkan, dengan adanya suling yang gaya ini diadopsi dari music Bollywood. Pada masa ini juga, Rhoma Irama tetap melakukan rekaman music pop Indonesia dengan Zaenal Combo dan Galaksi, ketika Rhoma Irama juga mengeluarkan album Ingkar Janji di tahun 1969 dengan Orkes Melayu Chandraleka.

Setelah Rhoma Irama keluar dari rekaman dengan Purnama grup, Rhoma Irama membentuk Orkes Melayu yang baru dengan nama Orkes Melayu Soneta. Grup Soneta ini merupakan kelompok music dangdut pertama di tahun 1970. Dengan judul the sound of moslems pada tahun 1973. Grup music ini berkolaborasi tidak hanya dengan Rhoma Irama tetapi juga dengan Elvy Sukaesih sebagai penyanyinya, baik solo maupun berduet. Album pertama mereka Volume 01, Begadang dikeluarkan pada tahun 1973 yang berisi empat lagu yang dinyanyikan Rhoma Irama, tiga lagu oleh Elvy Sukaesih dan tiga lagu lagi duet Rhoma Irama dan Elvy Sukaesih.

Album Begadang mendapatkan peringkat pertama pada 150 list greatest Indonesian Albums sepanjang masa, Rolling Stone Indonesia. Dengan lagu Begadang mencapai peringkat 24 pada 150 list greatest Indonesian Albums di majalah itu. Kemudian pada tahun 1973 lagunya Terajana yang merupakan satu dari lagu dangdut yang dikenal orang sepanjang masa, dengan gendre yang sangat dipengaruhi music Bollywood.

Sejak dimulainya karir music Rhoma Irama menggunakan nama Oma Irama namun, sejak awal tahun 1970 bersama Soneta grup akhirnya menggunakan nama Rhoma Irama sampai saat ini. sejak itu, Rhoma Irama telah menghasilkan banyak karya music dan juga film. Rhoma Irama menulis music dangdut klasik Kareta Malam dan Kuda Lumping yang dinyanyikan oleh Elvy Sukaesih.

Selama melakukan pertunjukan live, Rhoma Irama dan Soneta selalu menggunakan peralatan music lengkap disertai sound system yang sangat bagis serta effect panggung yang luar biasa. Mereka memasukkan unsure rock kedalam live performancenya. Sejak tahun 1975, Rhoma Irama mulai memasukkan unsure-unsur islam secara eksplisit di dalam lagu-lagunya. Selain itu juga, di dalam penampilannya mulai dari pakaian hingga potongan rambut lebih islami. Tema dari musiknya pun mengandung poligami, korupsi pemerintah, obat terlarang, dan judi. Lagunya yang berjudul Haram berisikan peringatan untuk melawan obat terlarang dan judi. Di tahun 1982 filmnya Perjuangan dan Doa menggambarkan film musical rock bernuansa islam pertama di dunia.

Baca juga : Biografi Musisi Indonesia Rinto Harahap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *