Napak Tilas Keberadaan Kerajaan-Kerajaan Bali

Membahas mengenai kerajaan Bali maka Kita akan melakukan pembahasan mengenai sejarah masyarakat Bali itu sendiri. Ada beberapa kerajaan yang pernah menguasai Bali, dan pada masa tersebut sering terjadi perubahan kekuasaan.

fu 11

Hal ini terjadi sebagai akibat dari adanya perebutan kekuasaan antara satu kerajaan dengan kerajaan lainnya di Bali. Kerajaan Bedahulu menjadi kerajaan pertama yang berdiri dan berkuasa di Bali, setelah mengalami keruntuhan.

Kemudian Bali dipimpin oleh kerajaan Majapahit, dan beralih lagi kepada kekuasaan kerajaan Gelgel. Kerajaan Gelgel tidak selamanya memerintah di Bali, sebab kemudian beralih di tangan kerajaan Klungkung. Semasa kerajaan Klungkung mengambil kekuasaan atas Bali, kemudian terbentuk beberapa kerajaan kecil di bawah tangannya. Kerajaan-kerajaan kecil tersebut tersebar merata dan disebut sebagai Swapraja.

Sejarah Keberadaan Kerajaan-Kerajaan di Bali

Sejarah mengenai peradaban kehidupan kerajaan di Bali memang tidak banyak yang tahu karena minimnya catatan sejarah yang terkumpul. Namun sebuah bukti menunjukkan jika kerajaan yang kali pertama berkuasa di Bali adalah kerajaan Bedahulu. Kerajaan ini juga disebut sebagai kerajaan Bedulu, karena pemerintahan pusatnya terletak di daerah Bedulu dan juga di Pejeng serta Gianyar sebagai tambahan. Konon diungkapkan oleh masyarakat bahwa kerajaan Bedulu dipimpin oleh salah satu bangsawan Bali, yakni Sri Kesari Warmadewa.

Kepemimpinan beliau merupakan kerajaan Bali yang berasal dari dinasti Warmadewa, dan kerajaan Bedulu ada sejak abad ke-4 hingga pada akhir abad ke-14. Dinasti Warmadewa sejak zaman dahulu sebelum kerajaan Bedulu berdiri sudah memiliki kekuasaan besar di Bali.

Dimasa kepemimpinan Sri Kesari diketahui dimulai pada abad ke-10 dan namanya tercantum di dalam beberapa prasasti. Dalam sebuah prasasti memberikan informasi bahwa Sri Kesari merupakan penganut agama Budha Mahayana.

Sri Kesari kemudian turun dari jabatannya sebagai raja atau pemimpin, dan kemudian pemerintahan Bedulu dipegang oleh Ugrasena. Masa pemerintahan Ugrasena kemudian dilakukannya berbagai perbaikan dan pembuatan prasasti. Dimana di dalam prasasti tersebut menyampaikan adanya sistem perpajakan, upacara keagamaan, pemberian anugrah, dan lain sebagainya.

Kemudian tampuk kepemimpinan bergulir usai Ugrasena turun digantikan oleh Sri Tabanendra Warmadewa. Beliau merupakan anak kandung Ugrasena dan memperistri seorang putri dari Jawa Timur, yakni putri dari Mpu Sendok.

Setelah kepemimpinan Sri Tabanendra, kepemimpinan kerajaan Bedulu tetap ada dan berlanjut hingga beberapa, yakni:

  1. Sri Candrabaya Warmadewa (961-975 M),
  2. Sri Janasadu Warmadewa (975-983 M),
  3. Sri Maharaja Sriwijaya Mahadewi (983-989 M),
  4. Sri Udayana Warmadewa (989-1011 M),
  5. Sri Adnyadewi (1011-1022 M),
  6. Sri Darmawangsa Wardana Markatapangkaja (1022-1025 M),
  7. Anak Wungsu (1049-1077 M),
  8. Sri Walaprabu (1079-1088 M),
  9. Sri Sakalendukirana (1088-1098 M),
  10. Sri Suradipa (1115-1119 M),
  11. Kemudian digantikan oleh para raja yang bukan keturunan Warmadewa.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *