Nasi Jinggo Ala Pulau Dewata, Murah dan Sehat !

Nasi jinggo pertama kali dijual kepada masyarakat luas di sekitar jalan Gajah Mada Denpasar yaitu di dalam pasar Gajah Mada dan sepanjang kompleks pertokoan Gajah Mada di sebelah kiri jika anda datang dari arah Grenceng.

h 90

Nasi jinggo ini mulai dikenal sebagai objek bisnis UKM para ibu rumah tangga di Bali sejak awal tahun 1990.

Pada kali pertama nasi ini diciptakan, penikmatnya hanya sedikit yaitu dari kalangan masyarakat kelas menengah ke bawah seperti sopir – sopir yang sedang mengantar dagangan besar ke pasar Gajah Mada atau buruh bangunan hingga para pekerja malam lainnya yang kebanyakan dari luar kota Denpasar bahkan dari luar pulau Bali, para pedagang tersebut mulai berjualan dari jam 11 malam sampai jam 1 pagi.

Tapi kini, penjual nasi jinggo semakin mudah dijumpai dimana – mana pada tempat – tempat strategis di kota Denpasar menjajakan makanan khas Bali bernama nasi jinggo, mulai dari hampir disemua ruas jalan pusat kota Denpasar (Diponegoro), Gatot Subroto Barat dan Timur, Thamrin, WR. Supratman, Hayam Wuruk, Gunung Agung, Imam Bonjol sampai ke jalan raya Sesetan.

Bahkan sudah ada beberapa penjual nasi jinggo yang membuka rumah makan lesehan  di pasar senggol kawasan daerah pelajar di Sanglah dengan hanya menyediakan tikar untuk duduk, bangku kecil untuk ngopi temannya makan nasi jinggo, yang makan ke tempat ini sudah bukan kalangan menengah ke bawah tapi para mahasiswa hingga pekerja kantor juga suka mampir di warung lesehan nasi jinggo.

Nasi yang disajikan dengan dibungkus memakai daun pisang ini dijula dengan harga yang murah meriah yaitu bekisar Rp 1.500 – Rp 3.000 per  bungkusnya.

Untuk sekedar info kepada para penghuni baru di kota Denpasar, di bawah ini kami berikan ulasan lengkap tentang nasi jinggo dan pelengkap yang menyertainya, simak di bawah ini :

Pelengkap :

  • Nasi Putih
  • Kering Tempe
  • Ayam Pelalah
  • Serundeng
  • Sambal Sero

Bahan Sambal Sero :

  • 5 buah cabai merah keriting, potong – potong
  • 10 buah cabai rawit merah, potong – potong
  • 1 sdt terasi
  • ½ sdt garam dan penyedap rasa secukupnya
  • ½ sdt gula pasir
  • 4 sdm minyak goreng

Cara membuat Sambal Sero :

  • Tumis cabai dan terasi sampai harum. Angkat lalu haluskan.
  • Panaskan sisa minyak menumis tadi, masukkan cabai dan terasi yang sudah halus dengan ditambahkan garam dan gula,
  • Masak sampai benar – benar matang. Sisihkan.

Bahan Serundeng :

  • 1 butir kelapa setengah tua, kupas, parut kasar
  • 2 cm lengkuas memarkan
  • 2 btg serai memarkan
  • 2 lbr daun salam
  • 150 ml air
  • 2 ½ sdm gula pasir
  • 2 sdm minyak goreng

Bumbu halus Serundeng :

  • 1 sdm ketumbar
  • 8 bh bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 btr kemiri
  • 1/2 sdt asam jawa
  • 4 sdm gula merah
  • 1 ½ sdt garam dan penyedap rasa secukupnya

 Cara membuat Serundeng :

  • Campur kelapa parut, bumbu halus, lengkuas, serai, dan daun salam sambil diaduk hingga rata.
  • Tambahkan air dan gula pasir, masak dengan sedikit minyak goreng hingga kelapa berwarna kecokelatan dengan memakai api kecil,
  • caranya adalah dengan diaduk – aduk sampai bumbu meresap dan kelapa menjadi kering, ini pertanda Serundeng sudah matang. Angkat.

Baca Artikel Lainnya :

Bahan pelengkap lainnya seperti kering tempe dan ayam pelalah sangat mudah membuatnya (seperti masakan para ibu rumah tangga di rumah, bisa dilihat pada buku resep masakan Bali), anda tinggal membungkus nasi dan pelengkapnya dengan selembar daun pisang, tata semua dengan rapi dan menarik, niscaya akan banyak yang suka.

Selamat Mencoba !!

 

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *