Panduan dan Cara Budidaya Ubi Cilembu

Ubi Cilembu? Bagaimana Cara Budidayanya? ā€“ Di Indonesia, ubi merupakan salah satu jenis makanan yang cukup digemari. Dan salah satu jenis ubi yang paling populer adalah ubi Cilembu. Jenis ubi ini disukai karena rasanya yang sangat lezat, terutama saat dibakar. Ubi Cilembu masuk ke dalam salah satu dari berbagai macam jenis ubi jalar. Sama seperti ubi jalar lainnya, ubi Cilembu juga mengandung banyak karbohidrat sehingga bisa digunakan sebagai ganti dari nasi.

ubii

Selain itu ubi jalar juga mengandung berbagai macam zat diantaranya adalah air, abu, pati, protein, gula, serat kasar, dan betakaroten. Semua zat tersebut diperlukan oleh tubuh manusia agar tetap sehat. Tidak hanya itu saja, yang menyebabkan tanaman dengan mana Latin ipomoea batatas ioir ini digemari adalah karena semua bagian dari tanaman ubi jalar bisa dimanfaatkan mulai dari daun, batang, sampai dengan akar.

Di tahun 2001, ubi Cilembu masuk ke dalam salah satu komoditi pertanian unggulan di Indonesia. Ubi Cilembu memiliki keunggulan dibanding ubi lain, yakni mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama. Saat ini peluang usaha untuk budidaya ubi Cilembu masih sangat tinggi, mengingat masih belum banyak orang yang tahu bagaimana profit dari usaha budidaya tanaman yang satu ini.

Nah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin mencoba budidaya tanaman ubi Cilembu. Beberapa hal tersebut bisa dilihat di bawah ini.

1. Pembibitan
ubi3Pembibitan ubi Cilembu bisa dilakukan dengan dua cara yakni generatif dan vegetatif. Namun pada skala pertanian biasanya yang dilakukan adalah cara vegatatif. Cara generatif biasa dilakukan hanya untuk penelitian atau menciptakan varietas baru.

Pemilihan bibit ubi yang unggul adalah dari stek tanaman yang sudah berumur lebih dari dua bulan. Pilih tanaman yang memiliki kualitas bagus agar anakannya juga memiliki kualitas bagus. Potong stek sepanjang 25 sampai 30 cm. Gunakan pisau yang tajam untuk memotong. Pemotongan sebaiknya dilakukan pada pagi hari.

2. Pengolahan Tanah
Pengolahan tanah untuk budidaya ubi jalar Cilembu bisa dilakuakn dengan membersihkan rumput atau tanaman liar terlebih dahulu kemudian dicangkul agar gembur. Setelah itu buat guludan dengan lebar bawah 60 cm, tinggi mencapai 30 sampai 40 cm, dan jarak antar guludan mencapai 70 hingga 100 cm. Sesuaikan dengan luas lahan yang dimiliki.

3. Penanaman
Penanaman bibit ubi Cilembu sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Musim yang baik adalah pada saat awal musim hujan di bulan Oktober, ataupun di awal musim kemarau bulan Maret. Sebelum ditanam sebaiknya bibit direndam dalam larutan fungisida.

4. Pemeliharaan
Untuk pemeliharaan tanaman ubi Cilembu sendiri terbilang lumayan banyak mulai dari penyiangan, penyulaman, pemupukan, pembalikan batang dan pucuk, pemangkasan, sampai dengan penyiraman dan pengairan. Semua tahap perawatan tadi harus dilakukan secara sesuai dengan proporsional.

5. Pengendalian Hama
Hama yang biasa menyerang uji Cilembu adalah ulat atau larva, serangga, sampai dengan tikus. Selain itu ubi jalar juga bisa terkena berbagai macma jenis penyakit seperti kudis, layu, dan virus. Sampai saat ini untuk penanganan terhadap hama masih efektif menggunakan bantuan pestisida organik.

6. Pemanenan
Pemanenan ubi Cilembu biasa dilakukan pada 3 sampai 5 bulan pasca ditanam tergantung jenis varietas ubi. Ubi yang sudah matang memiliki ciri serat rendah. Cara memanen ubi jalar adalah dengan memotong tangkainya kemudian gali di tempat tanaman yang sudah dipotong tadi.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *