Panduan Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Talas

Panduan Pengendalian Hama dan Penyakit pada Tanaman Talas – Talas, terutama di bagian umbi ialah sumber karbohidrat yang sangat penting, akan tetapi umbi ini memiliki getah yang sangat gatal serta berbeda tiap ketajamannya, sehingga ia harus di masak terlebih dahulu jika ingin di konsumsi. Bila terlalu banyak memakan makanan ini, akan timbul perasaan seperti begah atau gangguan pencernaan.

1

Talas juga bisa di olah menjadi berbagai jenis makanan olahan. Untuk mendapatkan talas, tentu saja Anda harus melalui proses penanaman. Saat proses penanaman Anda akan menemukan hama serta penyakit. Bagaimana cara mengendalikan hama serta penyakit ini?

Serangga aphis gossypii

Nimfa dewasa yang memiliki sayap ataupun tidak memiliki sayap akan menghisap cairan yang berada di daun. Gejala talas yang terjangkit serangga ini ialah bentuk daun yang keriting. Aphis akan mengeluarkan cairan madu yang mampu menarik semut. Serangga ini tersebar di berbagai penjuru dunia, kecuali di daerah yang memiliki hawa sangat dingin. Pengendalian yang bisa dilakukan dengan menggunakan insektisida seperti dimetoat, atau carbaryl.

Ulat heppotion calerino

Ulat yang satu ini memiliki ukuran yang sangat besar. Ia sangat rakus serta memakan keseluruhan helai daun. Populasi yang sangat tinggi mampu memakan pelepah daun. Tanaman akan menjadi gundul. Serangga ini tersebar di berbagai tempat. Pengendalian ulat ini dengan mengambil atau pun memusnahkan ulat-ulat tersebut. Pemusnahan dilanjutkan dengan pembajakan lahan sesudah panen, hal ini dikarenakan kepompong ulat tersebut berada di tanah.

Serangga agrius convolvuli

Ulat ini memiliki populasi yang sangat tinggi. Ia juga memakan tangkai daun, sehingga pohon pun akan menjadi gundul. Pemusnahannya dengan cara pembajakan. Jika area penanaman ini relatif kecil, Anda bisa mengambil ulat serta memusnahkannya. Selain pengambilan, Anda juga bisa melakukan penyemprotan insektisida secara teratur agar mendapatkan hasil yang terbaik. Penyemprotan bisa dilakukan 7 hingga 10 kali.

Ulat spodoptera litura

Gejala daun talas yang terserang oleh kelompok ini ialah ia akan kehilangan lapisan epidermis hingga menjadi transparan. Lapisan epidermis ini pun akhirnya mengering, ulat yang besar akan memakan daun. Talas merupakan tanaman yang sangat di sukai oleh spodoptera. Salah satu cara pengendalian ulat ini dengan penyemprotan insektisida jika kerusakan telah mencapai hingga 50%. Selain monokrotofos, endosulfan, sangat efektif untuk mengendalikan serangan dari lalat ini. Pengendalian yang sangat efektif bisa dilakukan jika ulat masih berukuran kecil.

Penyakit hawar daun

Gejala dari penyakit ini ialah adanya bercak yang memiliki warna seperti kehitaman. Bercak ini akan membesar dan menjadi hawar. Pada bagian daun yang telah terserang penyakit ini, akan berubah menjadi kering. Tips pengendalian dari penyakit ini dengan menanam talas yang varietasnya tahan terhadap saringan hama, serta penyaringan klon.

 

Baca Artikel Lainnya :

 

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *