Panduan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Buncis

Panduan Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Buncis – Buncis merupakan jenis kacang-kacangan yang biasanya diolah sebagai sayur, rasanya ukup enak disertai dengan nilai gizi yang cukup tinggi di dalamnya. Tanaman yang juga dikenal dengan nama latin Phaseolus Vurgalis L ini merupakan tanaman rambat, sehingga pertumbuhannya akan menjalar ke berbagai tempat, untuk hasil yang maksimal maka diperlukan pemberian kayu-kayu sebagai tempat rambatannya.

1

Meskipun tergolong mudah penanamannya, namun ternyata tanaman ini sangat rentan terhadap berbagai macam hama dan juga penyakit, diantaranya adalah:

  1. Kumbang daun, kumbang daun sangat rentan menyerang dengan cara memakan beberapa bagian daun hingga berlubang, jika hal ini terus dibiarkan maka pertumbuhan kacang buncis akan terganggu. Ada banyak sekali cara untuk mengatasinya mulai dari yang paling tradisional hingga cukup modern, yaitu dengan cara membunuh larva atau ulat yang sudah terlihat, namun jika menurut anda hal ini sulit maka solusi selanjutnya adalah dengan menggunakan pestisida organik yang berasal dari campuran jahe, cabe rawit, bawang putih, jeruk dan daun sambiroto.
  2. Lalat kacang, hewan yang satu ini juga sama dengan kumbang daun merek akan memakan bagian tertentu dan membuatnya berlubang-lubang, serangan dari lalat kacang tak hanya mengganggu pertumbuhan sama melainkan dapat membuat tanaman menjadi kerdil hingga mati, jika sudah seperti ini tentunya anda yang akan rugi, cara mengatasinya juga sama dengan kumbang daun yaitu menggunakan pestisida organik.
  3. Penggarek daun, hewan yang satu ini tidak menyerang bagian daun, namun lebih kepada biji buncis yang masih muda sehingga membuatnya bolong-bolong, penggarek daun akan menyebabkan anda rugi karena hasil buncis menjadi tak layak jual, semprot menggunakan pestisida organik selama beberapa kali secara teratur untuk mengatasinya.
  4. Antraknosa, penyakit ini ditandai dengan bercak-bercak coklat kecil pada polong atau biji buncis, semakin lama akan menghitam dan membuat tanaman menjadi mati, cara mengatasinya adalah dengan memilih biji yang benar-benar bagus sebelum memutuskan untuk menanamnya, karena dengan biji yang bagus akan tahan terhadap antraknosa.
  5. Embun tepung, penyakit ini ditandai dengan setiap bagian baik itu daun, batang, bunga dan juga buah yang berubah warna menjadi putih keabu-abuan. Jika dibiarkan akan menyebabkan tanaman menjadi kering dan mati, caranya dengan membuang dan membakar bagian yang terserang agar tak menjalar ke bagian yang lainnya.
  6. Virus mozaik, virus ini akan membuat bagian ujung daun menjadi keriting. Ujung daun yang menjadi keriting ini akan menguning dan membuat pertumbuhan batang menjulur ke bawah tak normal, akibatnya tanaman menjadi kerdil dengan hasil yang tak optimal, cara untuk mengatasinya adalah dengan penyemprotan pestisida organik.

Selain itu masih ada banyak jenis penyakit yang berpotensi menyerang tanaman buncis.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *