Panduan Sederhana Budidaya Tanaman Sengon

Panduan Sederhana Budidaya Tanaman Sengon – Sengon merupakan salah satu jenis tanaman yang tengah naik daun akhir-akhir ini. Tanaman yang memiliki nama Latin Albazia Falcataria ini banyak diburu karena harga jualnya yang tinggi. Kayu pohon sengon dapat dimanfaatkan untuk berbagai macam keperluan seperti untuk membuat tiang rumah sampai dengan perkakas rumah tangga.

seng

Pohon sengon bisa tumbuh dengan ketinggian mencapai 30 hingga 45 meter dengan diameter batang mencapai 70 sampai 80 cm. Selain itu, berat jenis kayu pohon sengon memiliki rata-rata 0,33 dan tergolong ke dalam kelas awet IV sampai V. Tanaman yang satu ini memiliki akar tunggang dan akar serabut. Akar tunggangnya dapat tumbuh menancap tanah cukup kuat. Sedangkan akar serabutnya tergolong tidak terlalu banyak.

Tanaman yang satu ini begitu digemari karena harga jualnya yang lumayan ini. Profit yang bisa didapat, menarik banyak minat orang untuk melakukan budidaya tanaman yang satu ini. Namun untuk bisa menghasilkan pohon sengon yang berkualitas, perlu ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Berikut beberapa tahap panduan budidaya tanaman sengon yang bisa dicoba.

  1. Pembibitan Sengon

Pertama-tama yang harus dilakukan dalam budidaya tanaman sengon adalah mempersiapkan bibit. Bibit sengon bisa didapat dari biji. Ya, perkembangan tanaman sengon melalui biji. Jadi bisa dibilang cukup sulit dibudidaya dibanding dengan tanaman yang perkembangbiakannya bisa melalui setek atau okulasi.

Untuk bisa menghasilkan bibit sengon, perlu dilakukan perendaman biji sengon di dalam air selama 15 hingga 30 menit. Setelah direndam dalam air mendidih selanjutnya biji didiamkan selama kurang lebih 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan kecambah.

  1. Pengolahan Lahan

Lahan untuk budidaya tanaman sengon sebaiknya adalah lahan datar yang subur dan dekat dengan sumber air. Selain itu lahan untuk budidaya sengon sebaiknya yang dapat dijangkau oleh transportasi. Tujuannya adalah untuk mempermudah mengangkut pohon saat panen.

Sebelum bibit pohon ditanam pada lahan, sebaiknya lahan dibersihkan terlebih dahulu dari tanaman pengganggu atau gulma yang dapat menghambat pertumbuhan pohon sengon. Setelah itu bisa dilakukan pembajakan tanah untuk memperbaiki struktur tanah sebelum bibit sengon ditanam.

  1. Penanaman

Untuk memulai penanaman bibit sengon, terlebih dahulu harus dipersiapkan pembatas yang bisa dibuat dari bambu, atau biasa orang menyebutnya dengan ajir. Setelah itu buat lubang tanam dengan ukuran sekitar 30 x 30 x 30 cm. Masukkan bibit dari tempat persemaian ke dalam lubang tanam. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak tanaman.

  1. Perawatan

Perawatan tanaman sengon tidaklah rumit. Hanya perlu 5 tahap utama untuk merawat sengon agar dapat tumbuh dengan baik. 5 tahap tersebut adalah penyiangan, penyulaman, pendangiran, penjarangan, dan pemangkasan. Penyiangan adalah tahap dimana tanaman dibersihkan dari berbagai tanaman pengganggu seperti rumput ilalang dan gulma. Penyiangan harus dilakukan untuk menjaga petumbuhan sengon.

Penyulaman dilakukan untuk mengganti bibit sengon yang mati dengan bibit yang baru agar nanti saat panen diperoleh hasil yang berkualitas. Pendangiran dilakukan untuk memperbaiki struktur tanah disekitar pohon agar pertumbuhannya bisa maksimal. Penjarangan dilakukan untuk memberikan ruang tumbuh bagi pohon sengon. Dan Pemangkasan dilakuakn untuk menghilangkan bagian pohon atau cabang yang tidak berguna.

  1. Panen

Pada umumnya pohon sengon akan siap dipanen saat berusia 5 hingga 7 tahun, tergantung kebutuhan dan permintaan pasar. Kayu sengon yang telah dipanen bisa dimanfaatkan untuk membuat berbagai macam barang.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *