Panduan Singkat Tentang Budidaya Ikan Balon Untuk Pemula

Budidaya Ikan Balon – Jenis ikan balon biasanya lebih banyak digunakan sebagai ikan hias. Ikan balon banyak disukai sebagai ikan hiasan karena bentuk ekor dan tubuhnya yang unik.

Ekor ikan balon berbentuk seperti ekor pesawat terbang, sedangkan tubuhnya kecil pendek namun perutnya besar.

ikan balon

Selain itu, ikan balon rata-rata berwarna cerah kenuningan. Ikan balon berhabitat asli di air tawar, sehingga untuk budidaya bisa dibilang cukup mudah.

Ikan balon mempunyai banyak jenis, dan rata-rata semuanya bisa dibudidayakan. Ikan balon yang sering dibudidayakan adalah yang berjenis hitam, karena dinilai mempunyai warna yang eksotis.

Jenis ikan balon lain adalah berwarna kuning keemasan dan biasanya hampir mirip dengan anakan ikan mas, baik dari segi bentuk dan rupanya.

Budidaya ikan balon harus dilakukan dengan pH air 7, dan temperatur yang dibutuhkan yaitu 25-28 derajat selsius.
Persiapan kolam

Budidaya ikan balon lebih banyak menggunakan kolam buatan. Kalam untuk budidaya ikan balon tidak perlu besar dan biasanya terbuat dari petakan kecil dari semen atau bahkan ember. Kolam yang ideal untuk budidaya ikan balon adalah akuarium yang terbuat dari kaca.

Pembuatan akuarium juga harus ditambahkan ornament-ornamen tertentu sebagai tempat perlindungan dan pemijahan ikan balon.

Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga kualitas air dalam akuarium. Air dalam akuarium harus diganti tiap minggu minimal sebanyak 20%.

Pemupukan dasar kolam

Budidaya ikan balon cukup sederhana sehingga tidak memerlukan kolam sebagai wadah. Karena tidak memerlukan kolam, pemupukan dasar kolam tidak perlu dilakukan. Pembudidayaan ikan balon biasanya menggunakan kolam buatan yang berukuran kecil, seperti akuarium, ember, dll.

Yang harus diperhatikan adalah penambahan ornament seperti tumbuhan atau bebatuan karena ikan balon dapat memijah secara alami.

Penebaran benih

Untuk budidaya ikan balon dengan skala kecil, benih bisa didapatkan dari keduan indukan secara langsung. Dalam arti, ikan balon akan kawin dengan pasangannya kemudian bertelur dan beranak.

Pemilihan ikan balon jantan dan betina harus yang sudah siap kawin dan mempunyai kondisi fisik yang bagus.

Perkawinan hendaknya dilakukan di tempat secara terpisah, juga berikan air garam sebagai perangsang dan tumbuhan sebagai perlindungan. Jika sudah ada larva yang mengapung di atas kolam, anakan ikan balon berarti siap dipindahkan.

Pemberian pakan

Pakan ikan balon tidak seperti ikan lainnya, karena ikan ini sangat kecil. Pemberian pakan untuk anakan ikan balon yang berumur 4-5 hari biasanya dengan kutu air atau dengan kuning telur yang telah direbus kemudian dihancurkan.

Pada ikan balon yang sudah mempunyai panjang 2-3 cm atau setelah berusia 17 hari, pakan yang diberikan bisa berupa cacing.

Dan untuk ikan balon yang sudah mencapai tahap dewasa, pakan yang diberikan biasanya berupa cuk.

Pemberian pakan untuk ikan balon hendaknya dilakukan dua kali dalam sehari. Pakan yang diberikan juga jangan berlebihan karena hal ini justru dapat merusak kualitas air.

Pembersihan kotoran dalam akuarium atau kolam harus dilakukan minimal dua hari sekali untuk menjaga kelangsungan hidup anakan ikan balon. Pembersihan bisa menggunakan selang kecil dengan cara disedot.

Pemanenan

Masa panen ikan balon biasanya sangat bergantung pada tingkat perawatan yang diberikan. Panen ikan balon biasanya diperlukan untuk keperluan hias dan tidak untuk konsumsi.

Ikan balon yang berusia dewasa dapat dicirikan dengan panjang tubuh sudah mencapai 5-7 cm. Jika ikan balon sudah mencapai tahap ini, berarti ikan balon sudah siap dipasarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *