Pantai Sepanjang, Si Pantai Kuta di Yogyakarta

Pantai Sepanjang, Si Pantai Kuta di Yogyakarta – Jika anda ingin merasakan nuansa Pantai Kuta tempo doeloe tanpa harus pergi ke Bali, Pantai Sepanjang adalah pilihan yang tepat. Pantai Sepanjang merupakan salah satu pantai yang berada di Gunung Kidul, Yogyakarta, Indonesia.

2

Nama “Sepanjang” diberikan karena memang ciri khas dari pantai ini yang mempunyai garis pantai terpanjang dari semua pantai yang ada di Gunung Kidul.

Suasana di pantai ini masih sangat alami. Di sekitar bibir pantai dihiasi tumbuhan palem dan beberapa gubug beratap daun kering. Batu karang di wilayah pasang surut pantai pun juga masih terawatt dengan hiasan hempasan ombak yang memantulkan warna biru menandai air laut di pantai ini belum banyak tercemar.

Suasana alami ini yang menjadikan Pantai Sepanjang lebih dari Pantai Kuta sehingga tidak salah jika pemerintah daerah maupun investor berencana untuk menjadikan pantai Sepanjang sebagai Pantai Kuta kedua.

Sepanjang tak menyuguhkan hal-hal klise layaknya beach cafe dan cottage mewah, akan tetapi sebuah kedekatan dengan alam. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan anda bisa menemukan berbagai jenis kerang-kerangan dan bintang laut di pantai ini.

Bahkan anda bisa menemukan limpet di batuan sekitar pantai dan mencerabut rumput laut yang tertanam alami yang tak akan akan Anda temui di Pantai Kuta

Kebudayaan masyarakat pantai pun masih sangat kental terbukti dengan tak adanya bangunan permanen di pinggir pantai dan hanya ada beberapa gubug serta ladang yang digunakan penduduk setempat untuk menanam kedelai dan jagung sebagai sumber makanan pokok.

Jika melihat ke belakang terdapat dua buah bukit yang telah dibeli investor untuk dibangun villa yang harapannya dapat digunakan sebagai penginapan untuk wisatawan.

Soal oleh-oleh, pengunjung tak usah repot-repot mencari. karena penduduk yang tinggal beberapa kilometer dari pantai sudah membuat kerajinan tangan dengan bahan dasar dari cangkang kerang-kerangan.

Meskipun tak sekomersil di Malaysia, kerajinan tangan yang buatan penduduk pantai ini cukup bervariasi. Terdapat kreasi berbentuk kereta kencana, barong, jepitan, atau hanya sekedar dikeringkan dan dipendam di dalam pasir. Beberapa diantaranya dilukis sederhana menggunakan cat.

Baca Artikel Lainnya :

Harganya pun tak begitu mahal, namun kerajinan yang murah tidak berarti bernilai rendah. Kerajinan berbahan dasar Mollusca ini sebenarnya memiliki nilai historis yang besar. Jika Anda pernah membaca buku ataupun artikel tentang Conchology, disitu dijelaskan bahwa kerajinan tersebut adalah bentuk kebudayaan maha tinggi yang berkembang di masyarakat pesisir.

Orang-orang Hawaii di Amerika Serikat, Kepulauan Melanesia, atapun Maori di Selandia Baru mengembangkan kerajinan serupa. Mereka merangkai cangkang kerang-kerangan menjadi kalung, rok, ikat pinggang, hingga memahat dan melukisnya menjadi seni rupa maha dahsyat.

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *