Pemampatan Tanah oleh Curah Hujan

Pemampatan Tanah oleh Curah Hujan – Tanah mengandung banyak sekali mikroba di dalamnya. Bahkan, dalam satu gram tanahmengandung 100 juta mikroorganisme. Namun, mokroorganisme ini juga sangat beperan penting bagi lahan pertanian dan perkebunan. Mikroba-mikroba tersebut dapat membantu merangsang tumbuhan untuk tumbuh dengan cepat, kemudian mendaur ulang unsur hara serta mendaur ualng pupuk organik. Jika tanah mengalami pemampatan tanah oleh curah hujanitu adalah salah satu faktor pemampatan tanah.

Untitled

Tanah merupakan unsur yang sangat mudah dijumpai. Manfaatnya pun juga sangat banyak. Mengenai pemampatan tanah oleh curah hujan ini tak terlepas dari bahasan mengenai jenistanah yang ada di muka bumi. Ada beberapa jenis tanah berdasarkan butirannya, antara lain:

  • Tanah dengan butiran kasar yakni tanah dengan kerikil dan pasir sebagai butirannya,
  • Tanah dengan butiran halus yakni tanah dengan lanau dan lempung sebagai butirannya,
  • Sedangkan tanah organik yakni bahan organik banyak terdapat dalam tanah ini.

Sedangkan untuk jenis tanah berdasarkan peletakannya, ada beberapa jenik antara lain:

  • Tanah kohesif adalah sifat lekatan tanah banyak dijumpai antar butirannya,
  • Tanah non kohesif merupakan kebalikan dari tanah kohesif, yakni tidak dijumpai atau hanya sedikit sekali dijumpai lekatan butiran dalam tanah ini.

Bertambahnya beban pada permukaan tanah juga menyebabkan lapisan tanah mengalamipemampatan. Curah hujan merupakan salah satu faktornya. Curah hujan melaluipemampatan tanah oleh curah hujan ini merupakan penyebab pemampatan tanah. Lebih lengkapnya pemampatan tanah sendiri disebabkan oleh keluarnya air atau bahkan udara dari pori, deformasi partiekl tanah, relokasi partikel serta sebab lainnya.

Pemampatan tanah oleh curah hujan ini dapat mengalami penurunan tanah. Hal tersebut disebabkan oleh pembebanan yang dapat dibagi menjadi dua hal. Pertama penurunan konsolidasi atau consolidation settlement yang berarti keluarnya air dari penempatan pori tanahmenyebabkan perubahan dari hasil perubahan volume tanah jenuh air. Hal kedua mengenai penurunan tanah yakni penurunan segera atau immediate settlement yang berarti tidak adanya perubahan kadar air sebagai hasil deformasi elastis tanah dengan keadaan kering, basah serta jenuh air.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Mas Joko

Bukan Indonesia Yang Membutuhkan Dunia, Namun Dunia Yang Membutuhkan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *