Pembunuhan The Black Dahlia yang Belum Terpecahkan

Pada tanggal 15 Januari tahun 1947 terjadi kasus pembunuhan yang menghebohkan dunia di Los Angeles. Pada hari itu, seorang wanita yang dikenal dengan nama Betty sedang berjalan-jalan di sekitar Leimert Park. Ia melihat seperti ada manekin di area taman tersebut dan betapa terkejutnya ia bahwa itu adalah mayat seorang wanita yang terpotong menjadi dua bagian.

a 33

Kondisi mayat wanita tersebut sangat mengenaskan terdapat banyak luka bekas jeratan tali, luka bekas tusukan pisau, dan lebih mengerikannya lagi selain mayat terpotong menjadi dua, mayat tersebut dirobek bagian bibir dan pipinya sekilas terlihat mayat itu seperti tersenyum.

Melihat mayat tersebut, Betty segera memanggil kepolisian setempat untuk melaporkan mayat yang ia liat tesebut.

Setelah diselidiki oleh pihak kepolisian, didapatkan fakta bahwa wanita itu bernama Elizabeth Short berusia 22 tahun yang berasal dari Massachusets. Dari hasil penyelidikan, Elizabeth di cekik menggunakan tali terlebih dahulu selama berhari hari dan juga seluruh badannya digores dan ditusuk menggunakan pisau hingga ia tewas.

Saat ditemukan kondisi mayat sangat mengenaskan, kaki mayat tersebut terbuka lebar dan ternyata ditemukan juga fakta bahwa korban sempat di perkosa dan disodomi sebelum dibunuh dan di mutilasi.

Elizabeth adalah pekerja seni yang pindah dari daerah asalnya ke Los Angeles untuk menjadi artis Hollywood. Namun, sebelum impiannya tercapai ia sudah tewas terbunuh.

Namun tidak mudah bagi polisi untuk menemukan Elizabeth. Polisi sempat mewawancarai beberapa kenalan Elizabeth tapi polisi tidak menemukan bukti yang kuat untuk itu. Polisi sempat mewawancarai teman Elizabeth yang mempunyai sebuah cafe dimana disitu ia bekerja sebagai PSK karena tidak jelasnya karir dia untuk mencapai Hollywood d ia memutuskan untuk menjadi PSK  untuk mendapatkan uang.

Dugaan lain, Elizabeth dibunuh oleh langganannya yang terobsesi dengan Elizabeth yang mempunyai paras yang cantik pada jaman itu. Namun lagi-lagi polisi tidak mempunyai bukti yang kuat untuk itu. Pembunuh Elizabeth adalah orang yang sangat rapi dan diduga ia telah merencanakan pembunuhan ini sehingga Polisi sangat sulit menemukan bukti yang dapat merujuk ke pembunuhnya.

Namun, beberapa hari setelah pembunuhan, polisi mendapatkan surat yang dikirimkan diduga oleh pembunuh Elizabeth. Surat itu berisi potongan koran yang dirangkai menjadi kalimat “Ini adalah barang-barang kepunyaan Dahlia (Elizabeth), surat akan menyusul”.

Di dalam surat itu juga terdapat kartu jaminan sosial kepunyaan elizabeth, akte kelahirannya, kartu nama dan foto-foto Elizabeth.. Polisi tidak tinggal diam, mereka langsung meneyelidiki sidik jari yang ada di surat tersebut ternyata tidak ditemukan satu sidik jari pun.

Hingga saat ini kasus tersebut belum terungkap dengan jelas. Dari beberapa orang yang mengaku-ngaku sebagai pembunuh Elizabeth, tidak ditemukan bukti yang cukup kuat untuk memenjarakan orang-orang tersebut.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

About Rita Elfianis

Segala sesuatu yang dikerjakan dengan ikhlas pasti akan membuahkan hasil. Tetaplah berusaha menggapai impian kita. Jangan menyerah.

  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *